Musim kemarau panjang sering kali membuat suasana rumah menjadi tidak nyaman karena akan terasa gerah san panas. Terlebih lagi jika tidak memiliki AC. Untuk yang rumahmya ber-AC pun terus-terusan menyalakan AC tentu bukan solusi yang baik karena tagihan listrik bulanan bisa membengkak. Untuk mengatasi rasa panas dan gerah di dalam rumah selama musim kemarau, moms bisa mengakalinya dengan beberapa tips berikut.

Tutup Tirai

Tirai yang terbuka akan membuat sinar matahari masuk ke dalam rumah sehingga suhu di dalam rumah menjadi semakin panas. Menutup tirai bisa membuat udara panas berkurang hingga 30%. Jika moms ingin ada udara yang masuk ke dalam, sebaiknya jendela yang terbuka dihalangi oleh tirai bambu atau kayu. Celah-celah dari tirai bambu dan kayu akan membuat udara yang masuk rumah menjadi lebih sejuk.

Tutup Tirai
baca juga

Mengganti Perabot berbahan Tekstil dengan Warna terang

Warna-warna terang dan warna putih bersifat memantulkan cahaya, sedangkan warna gelap bersifat sebaliknya. Agar suasana ruangan semakin sejuk dan udara panas berkurang, sebaiknya moms mengganti perabot rumah berbahan tekstil seperti tirai, sprei, dan sarung bantal dengan yang memiliki warna-warna terang atau putih. Pilih juga bahan yang bersifat sejuk dan "bisa bernapas" seperti katun atau sutra.

Mengganti Perabot berbahan Tekstil dengan Warna terang

Meletakkan Tanaman di Beberapa Bagian Rumah

Selain bisa menambah estetika dalam rumah, tanaman juga akan membuat rumah moms menjadi semakin sejuk dan bebas panas. Meletakkan beberapa tanaman di teras atau balkon akan membantu menurunkan suhu ruangan. Perlu diingat, jenis tanaman yang digunakan haruslah tanaman asli, karena yang bersifat menurunkan suhu udara adalah tanah yang digunakan sebagai media tanam tumbuhan tersebut.

Meletakkan Tanaman di Beberapa Bagian Rumah
baca juga

Mengelola Penggunaan Peralatan Elektronik

Jika moms menginginkan setiap ruangan dalam rumah terasa sejuk, maka moms harus memperhatikan penggunaan peralatan elektronik. Mematikan televisi, komputer, dan lampu yang tidak digunakan adalah cara efektif untuk menjaga ruangan tidak terlalu panas. Selain itu jangan juga terlalu sering membuka tutup pintu kulkas. Kulkas yang berada dalam kondisi terbuka akan memaksa mesin motornya untuk bekerja lebih keras sehingga suhu panas yang ditimbulkan pun jadi lebih banyak.

Mengelola Penggunaan Peralatan Elektronik

Buka dan Tutup Jendela di waktu yang Tepat

Jika moms ingin udara keluar masuk ruangan agar rumah tak terasa terlalu panas, maka moms harus memperhatikan waktu yang tepat untuk membuka dan menutup jendela. Buka jendela pada saat udara masih terasa sejuk, yaitu di bawah pukul 9 pagi atau malam hari, lalu segera tutup saat matahari mulai muncul untuk menghindari udara panas dari luar masuk ke dalam rumah.

Buka dan Tutup Jendela di waktu yang Tepat

Manfaatkan Es

Jika moms hanya memiliki kipas angin sebagai andalan untuk  menghalau panas, maka memanfaatkan bantuan es batu akan efektif menurunkan suhu ruangan. Caranya letakkan semangkuk es batu di depan kipas angin yang menyala. Maka udara dari kipas angin akan terasa semakin sejuk karena kabut dingin dari es batu jadi ikut tertiup.

Manfaatkan Es

Perhatikan Pintu yang Terbuka dan Tertutup

Mungkin moms menganggap bahwa membuka pintu bisa membuat sirkulasi udara semakin baik, sehingga suhu rumah menjadi semakin sejuk. Jangan salah moms, justru membuka pintu yang mengarah ke luar seperti pintu depan akan membuat udara panas leluasa masuk rumah. Cara yang tepat agar rumah terasa lebih sejuk yaitu dengan menutup pintu yang mengarah ke luar dan membuka pintu di dalam rumah seperti pintu kamar dan kamar mandi. Pintu dalam rumah yang terbuka akan membuat udara terus bergerak sehingga rumah terasa lebih sejuk.

Perhatikan Pintu yang Terbuka dan Tertutup