Penyebab Stretch Marks

9 Fakta Menarik Tentang Stretch Marks yang Jarang Diketahui
source: http://viralgossiptalk.info/

Stretch marks dapat muncul dalam berbagai fase kehidupan. Hal ini dikarenakan kemunculan stretch marks dikaitkan dengan peningkatan kortisol (hormon yang diproduksi oleh kelenjar adrenal) atau terkait dengan peningkatan massa tubuh. Penyebab paling umum dari stretch marks adalah kehamilan, dan stretch mark yang berhubungan dengan kehamilan secara medis dikenal sebagai striae gravidarum. 

9 Fakta Menarik Tentang Stretch Marks yang Jarang Diketahui
source: https://www.medicalnewstoday.com/

Stretch marks sangat umum muncul setelah kehamilan dan biasanya akan tampak pada dermis, atau lapisan tengah kulit. Ini terjadi akibat dari peregangan dari kenaikan berat badan atau penurunan berat badan setelah melahirkan. Saat pertama kali muncul, stretch marks dapat terlihat berwarna kemerahan-ungu setelah itu berubah hingga menjadi warna putih-perak.

baca juga
9 Fakta Menarik Tentang Stretch Marks yang Jarang Diketahui
source: https://www.cosmedicsbeauty.co.uk/

Selain itu, tingkat hormon juga dapat memengaruhi bagaimana seseorang bisa mendapatkan stretch marks. Pasalnya, hormon bertanggung jawab untuk membuat serat elastin dan kolagen, dan fluktuasi hormon dapat menurunkan elastisitas kulit. Itulah yang membuatnya lebih rentan terhadap tampilan yang tidak diinginkan ini.


9 Fakta tentang Stretch Marks

Nah, berikut ini adalah beberapa fakta menarik seputar stretch marks yang harus Mommy ketahui agar tidak salah dengan berbagai mitos yang tersebar.

  1. Penurunan berat badan tidak menghilangkan stretch marks. Meskipun menurunkan berat badan dapat membantu meminimalkan munculnya stretch mark, itu tidak dapat menghilangkannya.
  2. Genetika punya peran dalam munculnya stretch marks. Jika Mommy memiliki kecenderungan genetik untuk memiliki stretch marks, Mommy dapat memilikinya terlepas dari berat badan atau hormon.
  3. Ada dua kategori stretch mark yang berbeda. Stretch marks yang berada pada tahap awal diklasifikasikan sebagai "striae rubra." Sedangkan stretch mark yang telah berkembang menjadi warna putih atau perak diklasifikasikan sebagai "striae alba."
  4. Hidrasi dapat menyamarkan tampilan stretch marks. Menjaga kulit tetap terhidrasi adalah suatu keharusan untuk meminimalkan munculnya stretch mark. Selain itu, asupan minyak topikal tertentu dapat membantu meningkatkan elastisitas kulit.
  5. Minum banyak air dan makan makanan seimbang juga membantu menyamarkan stretch marks. Mendapatkan banyak air dan memilih makanan yang kaya akan vitamin C dan seng dapat menjaga kesehatan dan keindahan kulit.
  6. Berolahraga cukup lebih baik daripada olahraga yang terlalu keras. Beberapa teori menunjukkan bahwa saat ukuran otot tumbuh terlalu cepat, itu dapat menyebabkan stretch marks.
  7. Seseorang bisa kurus dan masih memiliki stretch marks. Untuk semua alasan yang telah disebutkan, stretch marks dapat terjadi pada siapa saja tanpa memandang berat tubuhnya.
  8. Stretch marks dapat mengindikasikan penyakit tertentu. Meskipun biasanya jinak, stretch mark telah dikaitkan dengan sindrom Cushing, sindrom Marfan atau sindrom Ehlers-Danlos (EDS).
  9. Mayoritas 75-90 persen wanita hamil akan mengalami stretch marks. Hal ini disebabkan oleh banyaknya peregangan yang terjadi pada kulit dan kurangnya hidrasi kulit selama kehamilan.
9 Fakta Menarik Tentang Stretch Marks yang Jarang Diketahui
source: https://www.empowher.com/

Itulah beberapa fakta seputar stretch marks yang harus Mommy tahu. Jadi, jangan sampai tertipu dengan mitos-mitos yang ada, ya!