Seperti dilansir Haibunda, Agung Herwandi, SH, pengacara Nenek Arpah, menceritakan bahwa kejadian ini berawal dari Nenek Arpah yang menjual tanah miliknya pada orangtua AKJ seluas 196 meter persegi. Saat itu total luas tanah milik Nenek Arpah adalah 299 meter persegi dan tidak dijual seluruhnya, sehingga Nenek Arpah masih memiliki sisa tanah dengan luas 103 meter persegi.

Agung juga mengatakan bahwa kasus ini sedang dalam tahap penyelidikan dan beberapa saksi sudah dipanggil. 

Kisah Sedih Nenek Arpah, Wanita Buta Huruf yang Ditipu Tetangga Sendiri Soal Jual Beli Tanah
source: https://www.jurnaldepok.id/
"Setelah dipecah, aktanya sudah jadi, akta nenek Arpah dipegang AKJ. Lalu, dia meminta nenek Arpah menandatangani surat jual beli yang enggak diketahui nenek Arpah," kata Agung, saat dihubungi HaiBunda, Rabu (16/10/2019).
source: https://www.jurnaldepok.id/

Tersangka AKJ memberikan berbagai macam alasan ketika meminta nenek Arpah untuk menandatangani berkas-berkas yang ternyata mengalihkan hak atas tanahnya. Karena keadaannya yang tidak paham soal baca tulis, akhirnya Nenek Arpah menurut saja dengan apa yang dikatakan AKJ. Kemudian, AKJ memberi uang Rp300 ribu pada Nenek Arpah dan mengatakan bahwa uang Rp300 ribu itu adalah uang untuk jajan.

Kisah Sedih Nenek Arpah, Wanita Buta Huruf yang Ditipu Tetangga Sendiri Soal Jual Beli Tanah
source: https://www.merdeka.com/

Selang beberapa waktu, keluarga Nenek Arpah baru menyadari bahwa sertifikat tanah milik Nenek Arpah ternyata telah dibeli AKJ dengan cara menipu. Parahnya lagi, sertifikat tanah tersebut sudah dijaminkan ke salah satu bank swasta. Dan seperti dilansir Hetanews, hal ini diketahui keluarga Nenek Arpah memang setelah pihak Bank datang untuk memberi surat peringatan. Padahal, tanah tersebut memiliki bangunan rumah yang dijadikan Nenek Arpah sebagai kontrakan.

baca juga

Penipuan yang dilakukan AKJ terhadap Nenek Arpah ini tentu bisa dikenai pasal 378 KUHP tentang penipuan dan pasal 372 KUHP tentang penggelapan. Orang yang melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan diancam penjara maksimal 4 tahun.

Buta Aksara Di Indonesia

Tahukah, Moms? Pada tahun 2018, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mencatat angka buta aksara tinggal sekitar 2,068 persen. Selain itu, penduduk Indonesia yang telah berhasil lepas dari buta huruf mencapai 97,932 persen. Sehingga dari persentase sisanya dapat dikatakan tinggal sekitar 3,474 juta orang yang masih belum bisa membaca.

Seperti dilansir Detik melalui Haibunda, menurut Abdul Kahar, Direktur Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan (Bindiktara), mengatakan bahwa dilihat dari masing-masing provinsi angka buta aksara di Indonesia masih belum diberantas habis. Masih terdapat 11 provinsi yang memiliki angka buta huruf di atas angka nasional.

Buta Aksara Di Indonesia
source: https://siedoo.com/
"Angka Buta Aksara usia 15 - 59 tahun di Indonesia dilihat dari masing-masing provinsi masih terdapat 11 provinsi memiliki angka buta huruf di atas angka nasional," kata Direktur Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan (Bindiktara) Abdul Kahar, dilansir Detik.
source: https://siedoo.com/
baca juga

Abdul Kahar juga menambahkan bahwa pencapaian keaksaraan Indonesia merupakan upaya besar selama bertahun-tahun. Dan hal ini bukan hanya sekadar prioritas pada aspek baca, tulis, dan hitung (pendidikan), tetapi merupakan investasi yang sangat penting bagi sebuah bangsa.

Buta Aksara Di Indonesia
source: https://www.haibunda.com/
"Keaksaraan bukan hanya sekadar prioritas pada aspek baca, tulis, dan hitung (pendidikan), tetapi merupakan investasi yang sangat penting bagi masa depan dan kemajuan bangsa yang bermartabat dan berbudaya. Capaian keaksaraan Indonesia merupakan upaya besar selama bertahun-tahun," ungkap Kahar.
source: https://www.haibunda.com/

Namun demikian, lanjut Kahar, upaya yang paling penting adalah meningkatkan kesadaran seluruh keluarga bahwa membaca harus dimulai dari keluarga atau rumah tangga. Karena itu Moms, yuk tanamkan minat membaca sejak kecil. Dengan begitu anak-anak akan semangat belajar membaca.

Semoga kasus Nenek Arpah ini segera menemukan titik terang ya, Moms. Dan Nenek Arpah bisa mendapatkan haknya kembali.