Kenalan dengan Zero Waste, Gaya Hidup Minim Sampah Untuk Selamatkan Bumi

Gaya hidup zero-waste merupakan salah satu filosofi yang mengajak kita untuk mengelola dan mendesain produk-produk secara sistematis demi mengurangi maupun menghindari jumlah dan dampak buruk dari sampah, serta material-material habis pakai lainnya yang sulit bahkan tidak bisa didaur ulang.

Gaya hidup zero-waste ini juga dapat diartikan sebagai gaya hidup yang bebas sampah. Tujuan dari menerapkan gaya hidup ini supaya sampah tidak dikirim ke landfill, dapat menjaga sumber daya, mengurangi penggunaan plastik, mengurangi sampah, dapat menghasilkan produk baru, dan tentunya bisa melestarikan alam.

Untuk menerapkan gaya hidup zero-waste ini bisa dimulai dari diri kita sendiri dan keluarga, moms. Awalnya bisa dengan menerapkan prinsip-prinsip gaya hidup zero-waste melalui gerakan 5R yang dipopulerkan oleh Bea Johnson, yaitu:

  • Refuse (Menolak): yaitu, menolak pemakaian barang sekali pakai yang tidak diperlukan.
  • Reduce (Mengurangi): yaitu, menghindari pemakaian dan pembelian produk yang menghasilkan sampah dalam jumlah besar.
  • Reuse (Menggunakan kembali): menggunakan berbagai peralatan kembali dengan fungsi yang sama secara berulang-ulang dibanding hanya menggunakannya sekali saja.
  • Recycle (Mendaur ulang): mengkreasikan produk atau kemasan yang dapat didaur ulang untuk dijadikan benda yang bermanfaat.
  • Rot (Membusukkan): membusukkan sampah organik menjadi pupuk kompos. Contohnya, yaitu dengan membuat lubang biopori.
Kenalan dengan Zero Waste, Gaya Hidup Minim Sampah Untuk Selamatkan Bumi

Memang moms, kelihatannya tidak mudah untuk mengubah kebiasaan kita yang sering menggunakan barang sekali pakai menuju gaya hidup zero-waste. Tapi, secara perlahan pasti kita bisa melakukannya jika disertai dengan keinginan untuk mengubah kebiasaan tersebut dan demi menyelamatkan bumi tempat tinggal ini dari bahaya yang secara perlahan mengancam kehidupan. Gaya hidup ini memang tidak bisa dilakukan secara instan, tapi moms bisa menerapkannya dari langkah-langkah kecil yang dapat dimulai dari diri sendiri dan keluarga.
 
Langkah-Langkah Untuk Memulai Gaya Hidup Zero-Waste
Apa saja yang bisa moms lakukan? Ini dia beberapa langkah sederhananya untuk memulai gaya hidup zero-waste:
 

Membawa tas belanjaaan sendiri
Saat berbelanja, moms bisa membawa reusable bag (tas yang bisa digunakan berkali-kali) kemanapun, sehingga tidak perlu lagi membungkus belanjaan dengan kantong plastik. Selain bisa mengurangi sampah plastik, pemakaian tas juga dapat membuat moms lebih berhemat karena di beberapa swalayan bisa bebas charge Rp200 untuk penggunaan plastik pembungkusnya.

Memakai botol minum dan tempat makan sendiri
Selain reusable bag, moms bisa membawakan botol minum dan tempat makan sendiri untuk si kecil ataupun keluarga setiap kali sekolah atau pergi ke luar. Selain bisa menghemat, upaya ini juga bisa menghindarkan moms dan keluarga dari bakteri dan virus berbahaya yang terdapat pada kemasan atau wadah makanan yang dijual di pinggir jalan.
baca juga
Kenalan dengan Zero Waste, Gaya Hidup Minim Sampah Untuk Selamatkan Bumi
Mengganti pembalut dengan tampon
Sampah pembalut pabrikan sekali pakai juga dapat menjadi sampah yang mencemari lingkungan lho, moms. Untuk itu moms cobalah secara pelan-pelan mengganti penggunaan pembalut tersebut dengan tampon.

Menggunakan non plastic straw
Sedotan plastik juga dapat menjadi sampah yang diam-diam membahayakan. Sebab, ternyata sampah sedotan dapat melukai dan membahayakan sejumlah biota laut. Karenanya, moms bisa mengurangi penggunaan sedotan plastik atau bahkan mengganti penggunaannya dengan jenis sedotan lain yang zero waste, contohnya, sedotan bambu, sedotan kertas, sedotan stainless, dan juga yang terbuat dari bahan akrilik.

Mengolah sampah plastik menjadi baru
Jika ada sampah plastik dari kemasan air mineral atau makanan, jangan langsung dibuang ya, moms. Setidaknya, moms bisa mendaur ulangnya menjadi barang yang lebih fungsional. Contohnya; tas plastik, pot tanaman, maupun barang kerajinan lainnya.

 
Perubahan besar memang selalu dimulai dengan tindakan sederhana. Sangat baik bila kita dapat menerapkannya secara berkelanjutan dan konsisten. Setidaknya melakukannya untuk diri sendiri dan keluarga, lalu jika memungkinkan bisa moms tularkan pada orang-orang di sekitar. Mari menerapkan gaya hidup zero-waste demi lingkungan yang lebih sehat untuk anak-cucu kita nanti. Selamat mencoba!