1. Batuk Disertai Demam

Kenali 5 Jenis Batuk Pada Anak yang Tak Boleh Disepelekan
source: https://raisingchildren.net.au/

Jenis batuk pertama yang diikuti dengan demam serta gejala badan lesu dan lemas harus Mommy waspadai. Biasanya, batuk anak yang disertai dengan demam yang tidak terlalu tinggi dan hidung mengeluarkan cairan adalah gejala batuk pilek biasa. Namun, pastikan dengan saksama suhu badan anak saat batuk yang disertai demam. Pasalnya, batuk dengan demam dapat menjadi tanda adanya infeksi atau radang. Jika ini terjadi, segera kompres anak menggunakan air hangat. Jika suhu sudah melebihi 38 derajat celcius, tidak ada salahnya untuk membawa si kecil ke dokter.


2. Batuk Mengi dan Memburuk di Malam Hari

Kenali 5 Jenis Batuk Pada Anak yang Tak Boleh Disepelekan
source: https://www.dailymail.co.uk/

Selanjutnya, jenis batuk yang juga harus diwaspadai adalah batuk mengi. Batuk seperti ini umumnya terdengar seperti gejala asma karena menimbulkan nafas mengi. Mengi sendiri adalah kondisi di mana suara nafas yang mirip siulan bernada tinggi saat anak batuk. Batuk mengi ini sebenarnya dapat menjadi tanda adanya sebuah sumbatan di nafas bagian bawah.

Sumbatan seperti ini dapat terjadi akibat pembengkakan karena infeksi pernapasan (bronkiolitis atau pneumonia) dan asma. Pastikan anak selalu mendapatkan asupan cairan yang cukup dan bawalah ia ke dokter jika semakin parah.

baca juga


3. Batuk Rejan

Kenali 5 Jenis Batuk Pada Anak yang Tak Boleh Disepelekan
source: http://cincinnatifamilymagazine.com/

Selanjutnya, batuk yang juga harus diwaspadai oleh Mommy adalah batuk rejan yang menyerang saluran pernafasan. Batuk seperti ini biasanya terjadi akibat infeksi bakteri pertusis yang menyerang saluran pernafasan anak. Pada kasus batuk rejan, biasanya pasien menunjukkan gejala berupa suara saat sedang mengambil napas dalam dan panjang setelah batuk terus-menerus selama berberapa kali.

Apabila si kecil mengeluarkan bunyi saat batuk sebanyak beberapa kali, kemungkinan besar ia mengalami gejala batuk rejan. Khususnya pada anak-anak yang belum menerima vaksinasi untuk difteri, tetanus, pertusis (DTP/DTaP). Jika ini terjadi pada si kecil, segera periksakan pada dokter.


4. Batuk Kering

Kenali 5 Jenis Batuk Pada Anak yang Tak Boleh Disepelekan
source: https://www.babycentre.co.uk/

Kemudian, jenis batuk pada anak balita selanjutnya yang umum terjadi adalah batuk kering. Batuk ini biasanya terjadi sebagai mekanisme untuk membersihkan tetesan postnasal atau iritasi karena sakit tenggorokan. Batuk seperti ini memang terasa sangat menyiksa, apalagi jika terjadi sangat lama akibat dari aktivitas mereka. Jika ini terjadi pada anak, pastikan untuk selalu menyediakan air putih hangat untuk melegakan tenggorokan yang kering dan perih serta menjaga tubuhnya tetap terhidrasi.

baca juga


5. Batuk Berdahak

Kenali 5 Jenis Batuk Pada Anak yang Tak Boleh Disepelekan
source: https://www.insider.com/

Terakhir, seperti halnya orang dewasa, anak-anak juga dapat mengalami batuk berhadak. Batuk seperti ini dapat dikatakan sebagai mekanisme tubuh untuk mengeluarkan lendir dahak dari paru-paru dan saluran pernafasan. Inilah yang menyebabkan batuk berdahak menimbulkan rasa sesak di dada. Biasanya, batuk berdahak pada balita terjadi akibat dari infeksi bakteri.

Untuk mengatasi batuk berdahak pada anak-anak, Mommy dapat memberikan obat batuk berdahak untuk anak. Namun, obat yang dijual bebas tidak disarankan untuk anak di bawah usia 6 tahun. Jadi, khusus untuk balita, bawalah anak ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih tepat.