"Sebelumnya SWAB (metode uji laboratorium untuk difteri), ada 212 siswa kami yang dinyatakan carrier difteri, dari 1.617 siswa yang ada. Masih carrier, makanya kami meliburkan para siswa untuk mencegah penularan," ungkap Kepala Sekolah MIN 1 Malang Suyanto.

Ia menjelaskan jika 212 siswanya dinyatakan positif tertular dan dikategorikan sebagai carrier atau memiliki indikasi membawa bakteri penyebab penyakit difteri berdasar hasil dari SWAB. Siswa yang positif ini tersebar dari kelas 1 hingga kelas 6. 

Darurat Difteri: MIN 1 Malang Diliburkan, Ratusan Siswa & Belasan Guru Pembawa Difteri
source: https://radarmalang.id

Sebagai bentuk menangani kasus ini, pihak MIN Malang 1 memberikan obat propilaksi sebagai bentuk pemulihan akan gejala yang sudah dialami. 

"212 Itu menyebar dari kelas 1 sampai 6. Propilaksi sebagai langkah pencegahan sudah diberikan kepada para siswa untuk dikonsumsi," terangnya.

Rupaya moms, selain 212 siswa yang terindikasi terjangkit difteri, ada juga 15 guru serta karyawan yang dinyatakan dalam kondisi sama. Pihak sekolah sudah melakukan karantina pada pihak guru dan karyawan tersebut. 

Darurat Difteri: MIN 1 Malang Diliburkan, Ratusan Siswa & Belasan Guru Pembawa Difteri
source: http://minmalang1.net
baca juga

Awal tersebarnya difteri di MIN Malang 1

Suyanto, Kepala Sekolah MIN Malang 1 mengungkapkan jika terjadinya peristiwa ini berawal dari salah seorang pelajar yang tengah menjalani perawatan intensif. Dari gejala yang dialami, diduga ia terserang bakteri difteri. 

Setelah itu Suyanto melakukan SWAB terhadap seluruh pelajar untuk mengetahui secara medis apakah sudah terjadi penularan pada siswa lainnya.  

Darurat Difteri: MIN 1 Malang Diliburkan, Ratusan Siswa & Belasan Guru Pembawa Difteri
source: http://minmalang1.net

"Ketika di SWAB, ditemukan 212 siswa positif carrier difteri dan 15 guru serta karyawan. Kemudian wali siswa meminta agar dilakukan penanganan secepat mungkin. Kami pun mengambil keputusan untuk diliburkan sambil memberikan penanganan kepada yang carrier," beber Suyanto.

Namun Suyanto menjamin bahwa MIN Malang 1 belum tervonis akan adanya penyakit difteri. Ia akan melakukan SWAB secara berkelanjutan untuk memastikan tidak adanya penyakit tersebut.  

Berrdasar informasi yang beredar, rupanya selain MIN Malang 1 masih ada satu lagi sekolah yang siswanya banyak terjangkit difteri di Malang. Sebagai informasi, difteri adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium Diphthetiae. Penyebaran bakteri ini bisa melalui cairan yang keluar dari hidung dan mulut. 

Darurat Difteri: MIN 1 Malang Diliburkan, Ratusan Siswa & Belasan Guru Pembawa Difteri
source: https://news.detik.com