Pelecehan Pengasuh pada Bocah Laki-Laki 11 Tahun

Kisah memilukan datang dari Florida, Amerika Serikat. Dilansir dari New York Post, seorang mantan pengasuh pernah berhubungan seks dengan anak laki-laki asuhannya saat masih berusia 11 tahun, yang kemudian melahirkan anak dari hubungan tersebut, telah dijatuhi hukuman 20 tahun penjara.

Waspada Pelecehan Seksual Anak, Pengasuh Ini Lakukan Pelecehan Hingga Hamil dan Melahirkan
source: https://www.fox32chicago.com/

Marissa Mowry (28) dihukum pada hari Rabu (16/10/2019), sekitar lima tahun setelah melakukan kekerasan seksual terhadap korbannya yang sekarang berusia 17 tahun berulang kali selama beberapa bulan sebelum akhirnya melahirkan anak pada bulan Oktober 2014. 

Waspada Pelecehan Seksual Anak, Pengasuh Ini Lakukan Pelecehan Hingga Hamil dan Melahirkan
source: https://www.tampabay.com/
baca juga

Mowry, yang terus melakukan hubungan seks dengan bocah itu sampai akhirnya sang anak memberi tahu ibunya tiga tahun kemudian. Korban yang akhirnya memberi tahu ibunya tentang pelecehan seksual pada tahun 2017, hingga akhirnya sang ibu pun menghubungi polisi. Tidak hanya itu, tes DNA juga dilakukan hingga akhirnya terbukti bahwa korban adalah ayah dari anak Mowry. Selain dijatuhi hukuman 20 tahun penjara, Mowry juga harus menjalani masa percobaan 10 tahun karena dianggap sebagai predator seksual.

Waspada Pelecehan Seksual Anak, Pengasuh Ini Lakukan Pelecehan Hingga Hamil dan Melahirkan
source: https://thenypost.wordpress.com/

Mowry pada awalnya dipekerjakan oleh keluarga tersebut sejak awal 2014 setelah mendapatkan rekomendasi dari seorang kerabat. Ia pun menjadi pengasuh yang secara penuh mengurus anaknya dan tinggal bersama mereka. Ibu dari korban, Nadene Campbell, mengatakan dia bahkan sudah menganggap Mowry seperti anaknya sendiri. 

Waspada Pelecehan Seksual Anak, Pengasuh Ini Lakukan Pelecehan Hingga Hamil dan Melahirkan
source: https://thenypost.wordpress.com/

Campbell juga mengatakan bahwa putranya sekarang merawat anaknya yang kini berusia 5 tahun itu sendiri. Bahkan, ia membawa anak itu ke sekolah sebelum ia pergi ke sekolah juga. Sayangnya, menjadi seorang ayah ternyata membatasi kehidupan sosialnya. Meskipun begitu, menurutnya memiliki anak tidak menghancurkan hidup putranya itu. 

"Memiliki anak tidak menghancurkan hidupnya, tetapi itu mengubah hidupnya. Dia telah berubah menjadi salah satu ayah paling hebat yang pernah ada," ujar Campbell.