Dilansir dari Haibunda, Soon membagikan pengalamannya melawan kanker ketika ia sedang mengandung anaknya empat tahun lalu di sebuah grup Facebook. Saat itu, usia kehamilannya sudah memasuki usia 5 bulan. Namun, ia mengaku ada hal yang aneh terasa di area payudaranya. Tanpa pikir panjang, ia segera memeriksakan diri ke dokter. Dokter pun memvonisnya kanker payudara stadium 3.

"Setelah diperiksa, dokter memvonis saya kanker payudara stadium 3. Saya sempat syok karena bingung apa yang harus saya lakukan," kata Soon.

Hadapi Kanker Payudara Saat Hamil 5 Bulan, Kisah Ibu Ini Menginspirasi Banyak Wanita
source: https://www.haibunda.com/

Untuk pengobatannya, dokter menyarankan Soon untuk menjalani treatment berupa kemoterapi dan mastektomi, yaitu pengangkatan seluruh payudara. Tak disangka, segala proses perawatan dijalaninya dengan penuh pengorbanan dan kesabaran. Ia mengaku tidak akan pernah lupa menjalani hari-hari menjadi ibu hamil dengan rambut botak dan tubuh yang sangat kurus. Lebih kurus daripada ibu hamil kurus pada umumnya.

Kondisi ini membuatnya semakin tertekan dan merasa kehilangan kepercayaan diri. Ia bahkan mempertanyakan dirinya sendiri, apakah ia seburuk itu? Apakah ia mampu untuk bertahan? Berbagai tekanan dan komentar dari luar dan lingkungan terkadang membuat segalanya terasa lebih buruk.

Hadapi Kanker Payudara Saat Hamil 5 Bulan, Kisah Ibu Ini Menginspirasi Banyak Wanita
source: https://www.haibunda.com/
baca juga

Namun, setelah menjalani dua siklus kemoterapi, bayi yang dikandungnya pun lahir di usia kehamilan 37 minggu. Meskipun khawatir dengan kondisi kesehatan bayinya, ia tetap harus melanjutkan pengobatan kemoterapinya. Ia mengaku bahwa setelah menjalani semua prosesnya dengan ikhlas dan lapang dada, ternyata semua tantangan bisa dilewati dengan mudah.

Setelah empat tahun dilewati, ia mendapatkan dirinya dan si kecil berada dalam kondisi sehat. Melalui masa-masa berat membuatnya merasa seperti dilahirkan kembali. Ia pun merasa sangat bersyukur karena sudah diberikan kesempatan untuk pulih dan menjalani hidup dengan normal seperti sediakala.

baca juga

Soon dangat berharap kisah perjalanan hidupnya menghadapi kanker di masa kehamilan dapat memberi energi positif untuk banyak orang. Khususnya bagi mereka yang juga menghadapi masalah serupa. Perlu diakui, kehidupan ini memang tidak bisa diprediksi jalannya.

Terkadang akan ada masalah yang harus dihadapi. Tentu bersedih tidak akan membantumu keluar dari masalah. Bagi Soon, memiliki pola pikir yang baik, berusaha menerima takdir dan menghadapi problem dengan ikhlas dapat membuat perjuangan menjadi lebih mudah.

Pada dasarnya kasus kanker payudara di masa kehamilan adalah suatu kondisi yang secara khusus dibahas karena penanganannya yang cukup kompleks dan rumit. Pasalnya, penanganan dan pengobatannya akan berbeda dengan kasus kanker payudara pada wanita yang tidak sedang hamil. Tidak ada salahnya pula nutuk mempertimbangkan menemui terapis untuk membantu mengatasi masa-masa sulit ini.