Ikan merupakan salah satu bahan pangan yang memiliki banyak zat gizi penting untuk tubuh. Cara terbaik untuk mengonsumsi ikan adalah dengan langsung mengolahnya dalam keadaan segar atau setelah ikan dibeli. Tapi tidak semua orang bisa pergi membeli ikan setiap hari, sehingga biasanya sisa ikan yang tidak habis diolah akan disimpan dengan cara dibekukan.

Dilansir dari Haibunda, menurut pakar keamanan pangan Cici Williamson, daging atau unggas yang dibekukan tidak akan mempengaruhi nilai gizinya. Daging beku, bahkan bisa disimpan selama sebulan atau lebih asalkan penyimpanannya benar. Lalu bagaimana cara menyimpan ikan yang benar agar tetap segar? Berikut tipsnya.

Pastikan Kebersihan Ikan

Sebelum menyimpan ikan di dalam freezer, pastikan ikan sudah berada dalam kondisi yang bersih. Cuci ikan di bawah air mengalir hingga benar-benar bersih. Pastikan juga kebersihan tangan moms saat memegang daging ikan. Ikan mentah harus dipegang oleh tangan yang bersih. 

Pastikan Kebersihan Ikan
baca juga

Bekukan Sesegera Mungkin

Jika sudah berniat akan menyimpan ikan, setelah membeli ikan mentah segar moms harus sesegera mungkin menyimpannya ke dalam freezer agar kualitas ikan tetap terjaga. Jangan menunda-nunda dalam membersihkan ikan, apalagi terlalu lama menyimpannya pada suhu ruangan dalam kondisi ikan masih terbungkus. 

Bekukan Sesegera Mungkin

Perhatikan Suhu Penyimpanan

Setelah ikan bersih dan siap untuk disimpan, hal selanjutnya yang harus moms perhatikan adalah suhu penyimpanan. Untuk ikan segar yang akan dimasak dalam waktu dekat, moms bisa menyimpannya pada suhu 4 derajat celsius atau kurang. Pada suhu ini ikan segar bisa bertahan hingga 3 hari. Sedangkan, jika moms ingin membekukan ikan maka freezer harus berada pada suhu 17 derajat celsius atau kurang.  

Perhatikan Suhu Penyimpanan
baca juga

Perhatikan Cara Pengemasan

Selain suhu penyimpanan, hal selanjutnya yang harus moms perhatikan adalah cara pengemasan ikan yang dibekukan. Sebaiknya moms membungkus potongan-potongan ikan ke dalam plastik atau foil. Pastikan wadah penyimpanan tertutup rapat dan tidak ada udara. Hindari juga untuk mengemas ikan dalam jumlah banyak, selain agar ikan mudah membeku, mengemas ikan dalam porsi-porsi kecil juga bertujuan agar tak ada kelebihan ikan saat diolah nantinya. 

Perhatikan Cara Pengemasan

Jangan Pernah Dibekukan Ulang

Ini juga alasan mengapa sebaiknya moms menyimpan ikan dalam porsi-porsi kecil. Ikan beku yang sudah dicairkan tidak bisa dibekukan kembali, karena kualitasnya sudah berubah. Untuk mencairkan ikan beku moms perlu merendamnya dalam air dingin dan menggantinya setiap 30 menit hingga daging ikan siap diolah. Hindari untuk membiarkan ikan beku mencair dengan sendirinya pada suhu ruangan karena berpotensi membuat daging ikan cepat busuk. 

Jangan Pernah Dibekukan Ulang

Penempatan yang Tepat

Hal terakhir yang harus diperhatikan saat ingin menyimpan ikan beku yaitu cara penataannya di dalam freezer. Moms harus menempatkan bungkusan-bungkusan ikan dalam posisi menyebar agar daging ikan membeku dengan lebih cepat dan merata. Hindari untuk menyimpan daging ikan secara bertumpuk di suatu area, karena dikhawatirkan akan ada bagian daging ikan yang tidak membeku sempurna. Moms bisa menata simpanan ikan beku dengan cara ditumpuk setelah memastikan keseluruhan daging ikan membeku dengan sempurna.  

Penempatan yang Tepat