Satu dari lima makanan bayi yang diuji memiliki lebih dari 10 kali lebih banyak dari batas kandungan timbal. Hal ini tentu sangat mengejutkan, apalagi saat mengetahui bahwa para ahli sepakat tidak ada tingkat kandungan timbal yang aman. Namun, penelitian yang dilakukan oleh Administrasi Obat-obatan dan Makanan (FDA) menemukan satu atau lebih logam yang sama terkandung di 33 dari 39 jenis makanan bayi yang diuji.

Dilansir dari CNN, Makanan dengan risiko tertinggi menyebabkan kerusakan neurotoksik adalah produk berbasis beras, ubi jalar dan jus buah. Keberadaan racun berbahaya ini dapat mengubah otak yang sedang berkembang dan mengikis IQ anak. 

Waspada! 95% Makanan Bayi yang Diuji Mengandung Logam Beracun Di Amerika
source: http://www.superbabyfood.com/


Makanan Bayi Berbasis Beras

Sebagai orang Indonesia, tentu Mommy sangat sering memberikan makanan bayi dengan bahan dasar beras. Namun, sereal beras bayi, olahan beras, dan makanan ringan berbasis beras ternyata menduduki daftar makanan paling beracun untuk bayi. Mereka tidak hanya tinggi kandungan arsenik anorganik, bentuk arsenik paling beracun, tetapi juga hampir selalu terkontaminasi dengan keempat logam beracun.

Waspada! 95% Makanan Bayi yang Diuji Mengandung Logam Beracun Di Amerika
source: https://tulamama.com/
baca juga


Teething Food

Biskuit tumbuh gigi juga berpotensi mengandung arsenik, timbal dan kadmium. Sebagai gantinya, Mommy dapat menenangkan rasa sakit dan tidak nyaman dengan pisang beku, mentimun yang sudah dikupas dan dingin, atau waslap basah yang bersih. Menggunakan makanan dan bahan alami serta aman lebih direkomendasika dibandingkan menggunakan teething food pabrikan.

Waspada! 95% Makanan Bayi yang Diuji Mengandung Logam Beracun Di Amerika
source: https://www.beechnut.com/


Minuman Kemasan

Terakhir, jus dan beragam minuman kemasan juga sering menjadi pilihan untuk anak-anak. Sayangnya, itu bukan pilihan yang baik. Menurut American Academy of Pediatrics, jus kemasan berbahaya karena tinggi gula, tidak memiliki cukup serat, dan dapat berkontribusi terhadap kerusakan gigi dan obesitas kemudian. Di sisi lain, buah-buahan segar seperti apel, pir, anggur, dan jus buah lainnya juga bisa mengandung timbal dan arsenik.

Namun, karena kandungan vitamin dan nutrisi yang baik, Mommy dapat mengurangi paparan logam berat dengan memberikan variasi buah dan sayuran pada anak. sering digunakan adalah sumber utama logam-logam berat ini.