Dilansir dari akun Instagram resmi Info BMKG, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menjabarkan beberapa informasi seputar angin puting beliung, tanda-tanda, dan cara menanggulanginya.

Tanda-Tanda Awal Angin Puting Beliung

Angin puting beliung dapat diidentifikasi dengan adanya beberapa gejala. Beberapa diantaranya adalah:

  • Udara pada malam hari hingga pagi hari di hari sebelumnya terasa sangat panas dan gerah
  • Udara sejak pagi hari terasa panas dengan matahari yang terik
  • Munculnya awan Cumulus, yaitu awan putih yang berlapis-lapis (biasanya muncul sejak pukul 10:00 pagi). Diantara awan itu ada satu jenis awan dengan batas tepi yang sangat jelas berwarna abu-abu. Bentuknya menjulang tinggi seperti kembang kol.
Waspada Angin Puting Beliung, Kenali Tanda-tandanya Berikut Ini
source: https://www.universetoday.com/

Setelah tanda-tanda ini muncul, biasanya awan tersebut akan cepat berubah warna menjadi kelabu atau hitam. Inilah yang disebut sebagai awan Cumulonimbus (CB). Setelah awan ini terbentuk, kita akan bisa merasakan hembusan angin yang cepat hingga dapat menggoyangkan daun dan ranting pohon besar. Udara mendadak terasa dingin dengan angin yang bergerak cepat.

Waspada Angin Puting Beliung, Kenali Tanda-tandanya Berikut Ini
source: https://www.vpr.org/
baca juga

Kemudian, biasanya akan muncul hujan yang pertama kali turun dengan intensitas yang tinggi. Hujan ini terjadi tiba-tiba dengan lebat. Namun, apabila hujan yang muncul hanya gerimis maka kejadian angin kencang berada jauh dari posisi kita berada.

Waspada Angin Puting Beliung, Kenali Tanda-tandanya Berikut Ini
source: https://reviewonline.co.za/

Pada kondisi lain, jika hujan tidak muncul selama 1-3 hari berturut-turut di masa pancaroba, maka akan ada indikasi terjadinya angin kencang yang mengikuti hujan lebat yang pertama kali turun. Angin ini dapat masuk dalam kategori angin puting beliung, tetapi mungkin juga tidak.

Waspada Angin Puting Beliung, Kenali Tanda-tandanya Berikut Ini
source: https://www.nytimes.com/
baca juga


Karakteristik Angin Puting Beliung 

Nah, berikut ini adalah beberapa karakteristik angin yang masuk dalam kategori angin puting beliung, beberapa diantaranya adalah:

  • angin berhembus dalam wilayah lokal, dengan jangkauan berkisar 5-10 km
  • waktu hembusan angin singkat, kurang lebih 10 menit
  • terjadi pada siang atau sore hari, atau menjelang malam
  • sulit diprediksi karena merupakan fenomena lokal
  • ditandai dengan munculnya awan cumulonimbus (CB)
Waspada Angin Puting Beliung, Kenali Tanda-tandanya Berikut Ini
source: http://www.beritasatu.com/


Imbauan BMKG untuk Menanggulangi Angin Puting Beliung

Untuk mengatasi beragam risiko dan bahaya yang ditimbulkan akibat angin puting beliung, ada beberapa imbauan yang dikeluarkan oleh BMKG, seperti:

  • Tebang dahan dan ranting pohon yang yang tampak rimbun dan tinggi. Khususnya jika pohon tersebut rapuh untuk mengurangi beban yang dimiliknya.
  • Perkuat bagian atap rumah yang rentan terhempas angin. Menggantinya dengan atap rumah yang permanen dapat meminimalisir kemungkinan untuk terhempas.
  • Saat melihat awan yang tiba-tiba menggelap, padahal sebelumnya langit tampak cerah, disarankan untuk tidak mendekati daerah di sekitar awan gelap tersebut.
  • Segera berlindung dalam ruangan yang kokoh dan hindari berdiri di dekat pohon yang berpotensi tumbang.
  • Sebisa mungkin menjauh dari lokasi kejadian.
Waspada Angin Puting Beliung, Kenali Tanda-tandanya Berikut Ini
source: http://fengshuifugui.com/


Itulah beberapa hal seputar angin puting beliung yang dapat Mommy ketahui. Pastikan untuk selalu waspada dengan risiko beragam bencana alam dengan memahami tanda-tanda dan cara menanggulanginya.