Faktor Penyebab Depresi pada Ayah

Dilansir dari HealthyChildren, tuntutan dan tanggung jawab baru selama mendampingi istri di masa kehamilan dan masa nifas sering menyebabkan perubahan besar dalam kehidupan sang suami. Itu sebabnya, sangat penting bagi ayah untuk bisa memahami faktor risiko apa saja yang dapat memengaruhi perkembangan depresi pada pria, seperti:

  • Kesulitan membangun ikatan dengan bayi
  • Kurangnya panutan sosok prean ayah yang baik
  • Kurangnya dukungan sosial atau bantuan dari keluarga dan teman
  • Perubahan dalam hubungan pernikahan, seperti kurangnya keintiman dengan pasangan
  • Merasa tersisih dan cemburu karena ikatan ibu-anak
  • Kurangnya apresiasi dalam mengasuh anak
  • Depresi ibu yang dialami istri
  • Stres masalah keuangan dan pekerjaan
  • Testosteron rendah
Tahukah Moms, Depresi Pasca Melahirkan Juga Bisa Dialami Ayah? Ini Faktanya!
source: http://www.safebee.com/


Gejala Depresi pada Ayah

Para pria mungkin akan merasakan adanya tanda-tanda depresi yang berbeda. Sebagian dari mereka mungkin merasa tidak ingin menangis, melainkan merasa frustrasi hingga ingin marah. Depresi dapat memanifestasikan seseorang dalam bentuk emosi yang menjadi mudah marah, impulsif, dan mood buruk yang membuatnya sulit untuk merasa senang dalam situasi apa pun. Jika sudah sangat parah, ayah yang depresi dapat terlibat dalam penggunaan narkoba, kekerasan dalam rumah tangga, hingga menghalangi pasangan mereka untuk menyusui anaknya.

Tahukah Moms, Depresi Pasca Melahirkan Juga Bisa Dialami Ayah? Ini Faktanya!
source: https://www.verywellfamily.com/
baca juga


Cara Mengatasi Postpartum Depression pada Ayah

AAP merekomendasikan bahwa semua ibu harus diperiksa secara rutin untuk mengidentifikasi adanya potensi depresi selama kehamilan dan pada 1, 2, 4, dan 6 bulan setelah melahirkan. Hal ini juga dapat dilakukan pada ayah untuk mencegah depresi yang berkelanjutan. Identifikasi awal pada depresi dapat membantu dalam mendapatkan dukungan dan perawatan sehingga tekanan dapat perlahan berkurang dan membaik.

Tahukah Moms, Depresi Pasca Melahirkan Juga Bisa Dialami Ayah? Ini Faktanya!
source: https://www.30seconds.com/


Dampak Buruk Ayah yang Depresi

Suasana hati seorang ayah akan sangat berpengaruh dengan cara dia berinteraksi dengan anak-anak dan pasangannya. Seorang ayah yang depresi cenderung jauh lebih mungkin untuk memukul anak-anak mereka daripada mereka yang tidak mengalami depresi. Berbeda dengan ayah lain yang tidak depresi di mana mereka dapat berinteraksi secara positif dengan seluruh anggota keluarga, seperti dengan bermain game, menyanyikan lagu, atau membaca bersama anak-anak.

Tahukah Moms, Depresi Pasca Melahirkan Juga Bisa Dialami Ayah? Ini Faktanya!
source: https://www.ppdil.org/

Perlu diwaspadai juga, anak-anak dari ayah yang mengalami depresi akan mendapatkan dampak langsung di mana mereka memiliki kemungkinan lebih besar mengalami masalah emosi dan perilaku di usia-usia yang akan datang. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa depresi seorang ayah di awal kehidupan seorang anak dapat membuat anak itu berisiko mengalami keterlambatan perkembangan.

Jadi, pastikan Mommy dan suami selalu menjaga hubungan dan komunikasi baik untuk menghindari adanya risiko depresi yang berbahaya. Jika sudah terjadi, tidak ada salahnya untuk berkonsultas dengan ahlinya.