Pada awal Oktober lalu, beberapa minggu sebelum Evans melahirkan anak kembarnya, ia mengalami sesak nafas yang diikuti dengan tekanan kuat dari dalam dadanya. Hampir 20 menit kemudian, serangan itu berlalu dan dokter menganggap si kembar hanya menekan tulang rusuknya dari dalam rahim.

Alami 2 Kali Serangan Jantung Saat Hamil, Wanita Ini Selamat dan Lahirkan Bayi Kembar
source: https://www.yahoo.com/

Dilansir dari People, pada awalnya ia merasa bahwa anak kembarnya berada di tempat di mana mereka menekan tulang rusuknya hingga menyebabkan saya kehilangan napas. Namun, keesokan harinya serangan terjadi lagi dan gejalanya menjadi lebih buruk. Ia juga mulai merasa sangat mual dengan seluruh lengan kirinya mati rasa. Evans merasa sangat kesakitan dan sang suami segera membawanya untuk memeriksakan diri ke dokter.

Alami 2 Kali Serangan Jantung Saat Hamil, Wanita Ini Selamat dan Lahirkan Bayi Kembar
source: https://people.com/
baca juga

Saat ia sampai di ruang gawat darurat, dokter kemudian mengatakan kepadanya bahwa ia baru saja selamat dari dua serangan jantung. Hal ini tentu sangat mengejutkan, apalagi mengingat Evans memiliki kondisi tubuh yang sangat sehat dan keluarganya juga tidak memiliki riwayat penyakit kardiovaskular atau serangan jantung.

Alami 2 Kali Serangan Jantung Saat Hamil, Wanita Ini Selamat dan Lahirkan Bayi Kembar
source: https://people.com/

Dokter kemudian memastikan dia dan bayinya selamat, Evans pun mendapatkan perawatan intensif di Medical City McKinney di McKinney, Texas, selama dua minggu. Ia melahirkan anak laki-laki dan perempuan pada 21 Oktober di usia kehamilan 34 minggu. Shiloh memiliki berat 2,3 kilogram, sedangkan Sage memiliki berat 2,2 kilogram.

Alami 2 Kali Serangan Jantung Saat Hamil, Wanita Ini Selamat dan Lahirkan Bayi Kembar
source: https://i.dailymail.co.uk/
baca juga

Berdasarkan pemeriksaan, dokter percaya bahwa serangan jantung yang dialami Evans adalah hasil dari dua anak kembarnya yang memberikan tekanan ekstra pada jantung Evans untuk bekerja lebih keras daripada kehamilan pada umumnya. Pasalnya, dalam masa kehamilan, sistem kardiovaskular harus mengalami perubahan besar pada strukturnya untuk mempertahankan peningkatan volume darah yang lebih besar dari biasanya. Bahkan, menurut ACOG, penyakit jantung sekarang menjadi penyebab utama kematian pada kehamilan. Selain itu, risiko serangan jantung telah menjadi bahaya yang meningkat bagi wanita hamil dalam beberapa tahun terakhir.