Dilansir dari Healthline, sebuah penelitian menunjukkan bahwa ketika para murid dipaksa untuk mengerjakan pekerjaan rumah dan tugas yang tidak selaras dengan tingkat perkembangan mereka, akan terjadi risiko gangguan stres yang signifikan baik itu untuk anak-anak dan orangtuanya. Itulah sebabnya Asosiasi Pendidikan Nasional (NEA) dan PTA Nasional (NPTA) di Amerika Serikat mendukung kampanye "10 minutes of homework per grade level."

Sekolah Memberi Murid Banyak PR, Apakah Berbahaya?
source: https://www.cnn.com/

Itu artinya, anak-anak yang duduk di kelas satu haya boleh menghabiskan waktu 10 menit  untuk mengerjakan PR dalam semalam. Sedangkan, untuk siswa sekolah menengah, mereka boleh mendapatkan dua jam pekerjaan rumah per malam. Para ahli mengatakan bahwa akan ada dampak buruk pada anak-anak yang mengerjakan pekerjaan rumah lebih dari waktu yang dianjurkan tersebut.

Sekolah Memberi Murid Banyak PR, Apakah Berbahaya?
source: https://www.njfamily.com/
baca juga

Membatasi kuantitas pekerjaan rumah dan tugas sangat penting untuk membentuk persepsi anak-anak mengenai pendidikan dan sekolah. Tugas yang terlalu banyak berisiko merusak sikap dan pandangan mereka tentang sekolah, nilai mereka, kepercayaan diri, keterampilan sosial, dan berpengaruh langsung pada kualitas hidup anak.

Sekolah Memberi Murid Banyak PR, Apakah Berbahaya?
source: https://nj1015.com/

Perlu diingat, untuk anak-anak yang masih duduk di taman kanak-kanak, mereka tidak seharusnya mendapatkan pekerjaan rumah sama sekali. Tugas tambahan dari sekolah dapat menyebabkan stres keluarga, terutama ketika orang tua dengan pendidikan terbatas tidak dapat percaya diri dengan kemampuan mereka untuk membantu pekerjaan anak mereka.

Sekolah Memberi Murid Banyak PR, Apakah Berbahaya?
source: https://newfieldpress.org/
baca juga

Anak-anak seharusnya menghabiskan waktu mereka untuk bermain. Dari permainan sekitar itulah mereka akan mengembangkan konsep dan fondasi belajar yang baik. Pemberian pekerjaan rumah yang terlalu banyak akan membuat anak kehilangan momen untuk membentuk fondasi kemampuan berpikir mereka. Itulah sebabnya pekerjaan rumah yang banyak akan menimbulkan stres dan kehilangan keinginan untuk belajar ke depannya.