"Musim RSV: Bagi para orang dewasa, sadari bahwa kalian dapat menularkan virus dan penyakit bahkan sejak 24 jam sebelum kalian mulai merasakan gejala! Jadi, jauhkan mulut dan napas kalian dari wajah, tangan, dan kaki bayi. Jangan menjadi penyebab mengapa seorang bayi harus dirawat di rumah sakit (atau bahkan meninggal) hanya dengan alasan bayi itu "sangat lucu aku mau menciumnya!".

Ini adalah hal yang sangat sulit bagi orang tua untuk mengatakan kepada seseorang (terutama anggota keluarga atau teman) untuk menjauh dari bayinya. Akan sangat sulit juga untuk menghentikan seseorang mencium anakmu setelah mereka memulai ciuman itu.

Jangan egois. Jangan mencium bayi. Itu tidak layak.

Jangan Asal Cium Bayi! Ini Pesan Seorang Ibu yang Anaknya Terserang Virus Pernapasan
source: https://www.webmd.com/

Itulah yang dituliskan Ariana DiGrigorio dalam postingan Facebook-nya. Ia pun mengunggah foto anaknya saat sedang mendapatkan perawatan di rumah sakit karena terkena VSR. Siapa sangka, postingan ini sepertinya menjadi ungkapan isi hati para ibu yang selalu geram melihat orang-orang tanpa peduli mencium dan menyentuh bayinya tanpa memikirkan risiko penularan virus berbahaya.

Penting untuk Mommy ketahui, hampir semua anak di Amerika Serikat terinfeksi RSV pada saat mereka berusia 2 tahun. Banyak dari mereka mengalami gejala yang sangat parah. Tidak heran jika virus tersebut selalu menyumbang puluhan pasien ribu anak-anak ke rumah sakit setiap tahun. 

Jangan Asal Cium Bayi! Ini Pesan Seorang Ibu yang Anaknya Terserang Virus Pernapasan
source: https://www.webmd.com/

Dilansir dari WebMD, untuk mencegah virus dan penyakit pada bayi, mintalah keluarga dan kerabatmu untuk mempraktikkan kebiasaan sehat yang dapat membantu mencegah kuman menyebar. Biasakan untuk selalu mencuci tangan dengan sabun dan air, khususnya saat kembali dari luar rumah. Jangan berbagi cangkir, peralatan, atau barang pribadi lainnya. Selain itu, pastikan untuk bersin atau batuk pada tisu atau lekukan siku untuk menghindari penyebaran virus melalui telapak tangan. Bersihkan dan disinfeksi semua permukaan yang terkena bersin dan batuk. Dan jangan lupa untuk beristirahat saat sedang sakit.

baca juga

Hal ini sudah seharusnya dipahami oleh semua orang dewasa, baik itu yang sudah memiliki anak ataupun yang belum memiliki anak. Sadari bahwa anak-anak dan balita merupakan kelompok yang paling rentan terkena penyakit. Pastikan mereka tetap aman dan terhindar dari paparan virus dan kuman yang kalian bawa.