Hari ini, 9 November 2019 bertepatan dengan tanggal 12 Rabiul awal yang oleh para umat muslim diperingati sebagai hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, atau sering juga disebut Maulid Nabi. Di Indonesia yang mayoritas warganya beragama muslim, Maulid Nabi dijadikan sebagai salah satu hari libur nasional. Selain itu, Maulid Nabi di Indonesia juga diperingati dengan cukup meriah, seperti dengan diadakannya pawai dan karnaval, serta terdapat beragam tradisi peringatan Maulid Nabi yang berbeda di beberapa daerah. Di balik meriahnya peringatan Maulid Nabi, yuk moms cari tahu lebih mendalam soal hari kelahiran Nabi Muhammad ini. 

Sejarah Maulid Nabi Serta Hikmah yang Bisa Dipetik dari Memperingatinya

Sejarah Kelahiran Nabi Muhammad

Dikutip dari CNNIndonesia, Nabi Muhammad lahir dari ibu bernama Aminah dan ayah bernama Abdullah. Sejarah percaya bahwa Nabi Muhammad lahir di Makkah pada hari Senin, 12 Rabiul Awal pada tahun pertama sejak peristiwa tentara bergajah atau Amul Fiil, yang menurut kalender Romawi berada di tahun 571. Meski terdapat pendapat lain yang menyebutkan bahwa Nabi Muhammad lahir ada 9 Rabiul Awal, tapi berdasarkan sebuah Hadis yang diriwayatkan oleh Muslim, disebutkan bahwa Nabi Muhammad lahir pada hari Senin, hal tersebut sesuai dengan sejarah yang banyak dipercayai. 

Sejarah Kelahiran Nabi Muhammad
baca juga

Keajaiban Saat Nabi Muhammad Lahir

Diriwayatkan oleh Ibnu Sa'ad Ahmad ibn Hanbal Darini, saat Nabi Muhammad lahir, cahaya bersinar menerangi istana-istana di Rum. Nama Muhammad sendiri diberikan oleh kakeknya, Abdul Mutalib, sang pemegang kunci Kakbah. Setelah Nabi Muhammad lahir, seekor kambing disembelih sebagai bentuk akikah, beliau juga disunat atau khitan saat berusia tujuh hari. Nabi Muhammad yang saat itu terlahir dalam golongan orang miskin, membuat tak ada yang mau untuk menyusui beliau. Tapi kemudian, seorang ibu bernama Halimah dengan ikhlas mau menyusui Nabi Muhammad hingga diberikan balasan oleh Allah SWT berupa keledai kurus milik Halimah menjadi gemuk serta ASI-nya yang sebelumnya seret menjadi lancar dan berlimpah.

Keajaiban Saat Nabi Muhammad Lahir

Tanda Kenabian Muhammad SAW

Nabi Muhammad tumbuh sebagai anak yatim piatu karena ditinggal sang ayah sejak usia 3 tahun, ibunya, Siti Aminah juga meninggal ketika berusia 6 tahun. Beliaupun kemudian dibesarkan oleh sang kakek, Abdul Mutalib. Tanda Kenabian Muhammad sudah tampak saat beliau masih anak-anak hingga remaja. Di usia yang ke 10 tahun, malaikat Jibril membelah dada Nabi Muhammad dan mencuci jantung Nabi sebagai bentuk pensucian diri. Ketika beranjak remaja dan pergi berdagang, seorang pendeta Bahira juga melihat tanda kerasulan Muhammad. Nabi Muhammad kemudian menerima wahyu yang pertama ketika berusia 40 tahun di Gua Hira. Sebagai Nabi, Muhammad dipercaya memiliki empat sifat, yaitu benar, dapat dipercaya, menyampaikan wahyu, serta cerdas. 

Tanda Kenabian Muhammad SAW
baca juga

Hikmah Memperingati Maulid Nabi

Dalam sebuah wawancara yang dilakukan oleh CNNIndonesia, pada 2018, Ustadz Yusuf Mansur menyampaikan bahwa, "Dari kisah ini (sejarah kelahiran Nabi Muhammad), dapat diambil hikmah bahwa siapa yang dekat dengan Nabi akan diberi kemudahan, rezeki ngalir terus". Bagi umat muslim, Maulid Nabi dapat dijadikan momentum untuk mendekatkan diri kepada Rasulullah dengan cara meneladani kisah serta sifat-sifat beliau. 

Hikmah Memperingati Maulid Nabi