Apa itu Penyakit Autoimun?

Penyakit autoimun adalah penyakit yang terjadi akibat sistem kekebalan tubuh (sistem imun) menyerang sel-sel sehat dalam tubuh Moms sendiri. Penyakit ini berkembang ketika sistem kekebalan tubuh Mommies salah dalam menilai sel sehat yang ada dalam tubuh, namun malah menganggapnya sebagai zat asing. Akibatnya, tubuh Mommies mulai memproduksi antibodi yang akan menyerang dan merusak sel sehat dalam tubuh Mommies sendiri.

Apa itu Penyakit Autoimun?
source: https://www.sehatq.com/

Penyakit autoimun dapat memengaruhi hampir semua bagian tubuh, termasuk otak, saraf, otot, kulit, sendi, mata, jantung, paru-paru, ginjal, saluran pencernaan, kelenjar, dan pembuluh darah. Ada sebanyak 80 jenis penyakit autoimun.

Bergantung pada jenisnya, penyakit autoimun ini dapat memengaruhi satu atau banyak jaringan tubuh. Hal ini menyebabkan pertumbuhan organ menjadi abnormal dan mengakibatkan perubahan fungsi pada organ.

Jenis-Jenis Penyakit Autoimun

Dilansir Theasiaparent, jenis-jenis penyakit autoimun menunjukkan banyaknya ragam penyakit sistemik yang bersifat kronis dan berpengaruh pada metabolisme seluruh  tubuh. Kekacauan ini terjadi  ketika sistem kekebalan tubuh yang seharusnya memerangi penyakit yang berasal dari luar berbalik menyerang diri sendiri.

Jenis-Jenis Penyakit Autoimun
source: https://www.halodoc.com/

Dan yang mengherankan adalah penyakit ini lebih banyak menyerang wanita usia produktif. Belum satu pun ilmu kedokteran yang bisa mengetahui apa penyebab terjadinya kekacauan sistem kekebalan tubuh ini. Faktor penyebab ini berbeda antara satu penderita dengan yang lainnya.

baca juga

Nah Moms, berikut ini adalah jenis-jenis penyakit autoimun yang banyak menyerang wanita, antara lain:

  • Antibody Syndrome / Antiphospholipid (APS), Jenis penyakit autoimun ini bekerja dengan menyerang lapisan dalam pembuluh darah yang mengakibatkan terjadinya pembekuan darah pada saluran darah, baik saluran vena maupun arteri. Akibatnya kulit meruam, terutama di bagian tangan dan lutut.
  • Autoimun Hepatitis, penyakit autoimun jenis ini menyerang sel-sel hati dan sistem kekebalan tubuh yang bisa mengakibatkan hati mengeras dan gagal hati. Gejala yang muncul biasanya berupa: kelelahan, kulit dan mata menjadi kuning, nyeri di bagian sendi dan gatal-gatal.
  • Celiac Dease, Penyakit ini bekerja dengan cara merusak lapisan usus dan bisa mengakibatkan penderitanya mengalami kelelahan yang amat sangat, kelumpuhan di beberapa bagian tubuh, nyeri di bagian perut dan kembung, diare dan sembelit, serta gatal pada kulit. Hal ini disebabkan karena penderitanya tidak mampu menerima gluten, zat yang terkandung dalam gandum.
  • Ideophathic Thrombosythopenic Purpura (ITP), Sistem kekebalan tubuh  ini menyerang trombosit yang berguna untuk pembekuan darah, hal ini bisa menyebabkan pecahnya jaringan darah dalam tubuh dan bisa menyebabkan kematian akibat pendarahan, termasuk pendarahan otak. Gejala yang muncul secara fisik hampir sama dengan penyakit demam berdarah, hanya saja penderita tidak mengalami rasa mual dan sakit di daerah ulu hati.
  • Diabetes, Jenis penyakit autoimun ini menyerang sel-sel insulin, sehingga tubuh tidak bisa memenuhi kebutuhannya akan insulin. Hal ini tentu saja menyebabkan terlalu banyak gula beredar dalam darah. Akibatnya, terjadi kerusakan pada mata, ginjal, saraf, gusi serta gigi. Dan bisa mengakibatkan serangan jantung. Gejala yang dirasakan penderita seperti: sering merasa haus; sering buang air kecil; sering merasa lemas dan lapar; berat badan turun; luka susah sembuh; penglihatan menjadi buram; kaki sering mati rasa dan kesemutan.
Jenis-Jenis Penyakit Autoimun
source: https://cantik.tempo.co/
  • Guillain-Barre Syndrome (GBS), Penyakit autoimun ini menyerang saraf yang menghubungkan otak dan tulang belakang dengan seluruh. Akibatnya otak mengalami kesulitan untuk memberikan perintah pada saraf otot, hingga menimbulkan kelumpuhan. Gejala awalnya biasanya muncul dalam bentuk rasa lelah, kesemutan yang berawal dari kaki lalu menyebar ke seluruh tubuh, serta kelumpuhan.
  • Hemolytic Anemia, Penyakit autoimun ini bekerja dengan menghancurkan sel darah merah yang terdapat dalam tubuh, sementara itu tubuh yang tidak mampu memproduksi sel darah merah secepat kerusakan yang terjadi pada darah merah tersebut. Hal ini menyebabkan tubuh kekurangan oksigen yang amat dibutuhkan oleh tubuh. Akibatnya penderita akan mengalami kelelahan, pucat, mata dan kulit menguning, pusing, sesak napas dan mengalami gagal jantung.
  • Lupus Eritematosus Sistemik, Penderita yang mengalami serangan penyakit autoimun ini ditandai dengan tanda merah di bagian wajah seperti sepasang sayap kupu-kupu. Karena gejala yang bervariasi dengan menyerang jantung, ginjal, hati, kulit, sendi dan seluruh tubuh. Gejala yang timbul seperti kehilangan berat badan, nyeri dan bengkak di bagian sendi, dan ruam pada wajah.
  • Multiple Sclerosis, Penyakit autoimun ini menyerang lapisan pelindung di sekitar syaraf, hingga menyebabkan terganggunya kerja otak dan syaraf tulang belakang. Biasanya penderita mengalami mati rasa dan kesemutan, kelumpuhan dan sulit melakukan keseimbangan tubuh serta sulit bicara.
  • Psoriasis, Penyakit autoimun ini ditandai dengan penumpukan sel kulit yang terjadi akibat sel- kulit yang tumbuh di dalam kulit tumbuh cepat dan segera naik ke permukaan hingga kulit menebal dan menumpuk di permukaaan kulit. Gejala yang terlihat dengan adanya bercak merah tebal dan bersisik yang tumbuh di bagian kepala, siku dan lutut disertai rasa gatal dan nyeri.

Cara Mencegah Penyakit Autoimun

Berapa penyakit autoimun memang memiliki ciri yang khas, tapi gejala yang muncul biasanya bersifat umum dan menyerupai gangguan penyakit lain. Untuk memastikan apakah seseorang mengalami penyakit autoimun atau tidak, biasanya akan dilakukan sejumlah tes, seperti tes antinuclear antibody (ANA) dan jenis tes untuk mengetahui peradangan yang mungkin terjadi karena penyakit autoimun.

Cara Mencegah Penyakit Autoimun
source: https://doktersehat.com/

Meski belum diketahui cara untuk mencegah penyakit autoimun, tapi ada berbagai hal yang bisa diterapkan untuk mencegahnya, di antaranya:

  • Hindari stres
  • Menjaga nutrisi agar tetap seimbang
  • Rutin berolahraga
Nah Moms, itu tadi tentang jenis penyakit autoimun yang dapat paling sering menyerang wanita. Sebaiknya Moms melakukan langkah pencegahan yang sudah disebutkan tadi ya, Moms, agar terhindar dari penyakit autoimun.