Mengasuh anak memang bukanlah hal yang mudah. Terlebih untuk membuat anak tumbuh jadi pribadi tangguh dan tidak mudah menyerah. Hal pertama yang harus moms lakukan agar anak jadi tangguh dan tak mudah menyerah adalah dengan mengajarkannya jadi pribadi yang pemberani. Anak harus bisa melawan rasa takut, dan sebagai orang tua moms wajib menekankan karakter resilent.

Dilansir dari Haibunda, resilent adalah kemampuan atau kapasitas insani yang dimiliki seseorang dalam menghadapi, mencegah, bahkan menghilangkan dampak yang merugikan dari kondisi yang tidak menyenangkan. Dengan diterapkannya karakter ini, anak akan mampu bangkit setelah gagal dalam meraih kesuksesan. Lalu bagaimana cara untuk menerapkan karakter ini pada anak?

Dukung Si Kecil Jadi Pemberani, Ini 4 Tips Agar Anak Tak Takut Gagal

Ajak Anak Bermain di Luar Rumah

Karakter pemberani dan semangat pantang menyerah bisa dibangun melalui beragam kegiatan, terutama yang melibatkan aktivitas di luar rumah. Moms bisa mengajak anak untuk melakukan aktivitas yang menuntut anak untuk berkompetisi seperti berkegiatan outbond atau olahraga. Atau jika moms belum punya cukup waktu untuk melakukan kegiatan yang melibatkan aktivitas fisik, bisa ajak anak untuk menonton acara olahraga. Dengan kegiatan-kegiatan tersebut anak jadi dapat memberanikan diri untuk mencari teman dan belajar untuk bersemangat juga pantang menyerah saat kalah atau gagal.

Ajak Anak Bermain di Luar Rumah
baca juga

Menghargai Perbedaan

Wajib hukumnya bagi orang tua untuk mengajarkan anak menghargai perbedaan. Anak yang tumbuh dengan dapat menghargai perbedaan akan memiliki rasa toleransi serta peduli terhadap sesama. Anak akan belajar menghargai perbedaan dengan cara melihat bagaimana moms memperlakukan orang lain dan bersosialisasi. Oleh karena itu, jangan ragu untuk mengajak anak saat moms memiliki acara yang mengharuskan untuk bertemu banyak orang.

Menghargai Perbedaan

Belajar Agar Tidak Membully

Selain penting untuk mengajarkan anak menghargai perbedaan, penting juga untuk memberi pengertian anak agar tidak melakukan bully. Moms bisa memberikan penjelasan agar anak tidak membully temannya dengan mengumpamakan dirinya sebagai korban bully. Perlu moms ingat bahwa perilaku bully adalah bentuk dari rasa ketidakpercayaan diri anak untuk mendapatkan pengakuan.

Setelah semua usaha dan trik sudah moms lakukan, maka selanjutnya orang tua harus selalu memonitor sejauh mana perkembangan anak dan juga mendampingi dalam setiap tahap tumbuh kembangnya.

Belajar Agar Tidak Membully