Brown sugar adalah gula yang memiliki ciri warna coklat gelap. Brown sugar berasal dari pohon tebu, sama dengan gula pasir. Namun, berbeda dengan gula pasir yang berwarna putih. Warna coklat dari brown sugar berasal dari molase. Molase adalah produk sampingan dari proses pengolahan gula tebu. Di Indonesia, molase dikenal juga dengan istilah gula tetes tebu. Outlet-outlet yang menjual minuman berlomba-lomba membuat varian bubble tea brown sugar. Tidak hanya sebagai pemanis, brown sugar juga dimasak bersama bobanya.

Minuman Brown Sugar Lagi Hits, Gula Aren Lebih Sehat dari Gula Biasa?
source: http://www.shutterstock.com

Kandungan brown sugar

Banyak orang beranggapan bahwa brown sugar lebih sehat dibandingkan gula pasir biasa. Dilansir dari Honest Docs, brown sugar memiliki mineral yang lebih banyak dibanding gula pasir biasa. Setiap 100 gram brown sugar, mengandung 9 mg magnesiun, 133 mg kalium dan 83 mg kalsium. Hal ini menandakan mineral brown sugar lebih banyak dibanding gula pasir, di mana kandungan gula pasir : 2 mg kalium, 1 mg kalsium dan nol magnesium.

Namun, bukan berarti brown sugar tetap baik dikonsumsi dalam jumlah berlebih. Dilansir dari DetikHealth, dr Rudy Kurniawan, founder Sobat Diabet, mengatakan semua gula sama saja sebab gula apapun jenisnya akan dipecah menjadi glukosa. Menurutnya, mengonsumsi gula berlebih tidak baik untuk tubuh. "Mau itu gula aren, gula tebu, gula buah juga itu nggak sehat kalau berlebihan," ungkapnya.

Kandungan brown sugar
source: http://www.123rf.com
baca juga

Minuman bubble tea brown sugar memang manis dan mengenyangkan. Namun, kandungan dalam minuman tersebut tidak semuanya baik. Brown sugar atau gula yang ditambahkan dalam minuman hits ini terlampau banyak. Menurut Mout Alvernia Hospital baru-baru ini mengungkapkan ada 18,5 sendok makan gula yang terdapat pada varian bubble tea brown sugar ini.

Padahal, menurut Kementrian Kesehatan RI mengungkapkan batas konsumsi gula per hari untuk orang dewasa adalah 5-9 sendok teh. Menurut dokter Rudy, konsumsi gula yang direkomendasikan adalah maksimal 25 gram dalam sehari. Sehingga, dapat disimpulkan gula pada varian minuman bubble tea brown sugar melampaui batas konsumsi gula harian.

Kandungan brown sugar
source: http://www.youtube.com

Efek bubble tea brown sugar pada kesehatan

Konsumsi gula yang berlebihan ini tidak baik bagi tubuh. Bila mengonsumsi gula yang terlalu banyak dapat memicu kegemukan, obesitas dan diabetes. Kelebihan gula juga dapat mengakibatkan penyakit jantung, gagal ginjal dan penyakit kronis lainnya.

Selain itu, minuman bubble tea brown sugar umumnya diberi tambahan topping bubble atau boba yang terbuat tepung kanji atau tapioka. Bahkan beberapa boba diberi agen pengental yang membuat semakin kenyal dan sulit dicerna. Bila terlalu banyak mengonsumsi boba atau boba sulit untuk dicerna akan menyulitkan saluran percernaan. Sehingga sistem pencernaan harus ekstra untuk menghancurkan boba tersebut dan dapat berdampak mengganggu kesehatan pencernaan.
Efek bubble tea brown sugar pada kesehatan
source: http://www.ehealthonline.com
baca juga

Tips mengonsumsi

Dokter Rudy berpesan untuk membatasi konsumsi gula. Pilih opsi yang lebih sehat, seperti meminta less sugar atau bahkan tidak memakai gula. Selain itu, ada beberapa cara yang dapat diterapkan bila ingin mengonsumsi bubble tea brown sugar dengan lebih sehat, yaitu:
  • pilih gelas yang lebih kecil saat hendak membeli bubble tea brown sugar
  • kurangi gulanya, menjadi 30% atau tidak pakai gula sama sekali
  • pilih topping yang kalorinya rendah atau tidak menggunakan topping sama sekali
  • pilih susu yang rendah lemak atau susu skim
  • batasi frekuensi konsumsi bubble tea brown sugar dalam seminggu, misal 1-2 kali seminggu
Tips mengonsumsi
source: http://www.junandtonic.com
Menyukai minuman manis seperti bubble tea brown sugar sah-sah saja. Namun, ada baiknya membatasi konsumsinya. Perhatikan juga asupan gula yang masuk ke dalam tubuh. Kalau berlebihan juga tidak baik, kan, Moms?