1. Batasi saldo dompet digital

Ada baiknya saldo yang terisi dalam aplikasi pembayaran online atau dompet digital tidak terlalu banyak. Hal ini mengantisipasi untuk menjadi sasaran empuk di-hack atau diretas orang. Mambatasi saldo yang terisi dapat menghindari tindak kejahatan.

Memang top-up sekali dalam jumlah banyak, memudahkan aktivitas dan keperluan. Sehingga tidak perlu repot-repot top-up kembali atau tidak perlu cemas bila uangnya kurang. Namun, bila angka saldo yang terdapat di dalam aplikasi terlampau banyak, rentan hilang atau diraup orang. Beberapa aplikasi sudah menerapkan batas maksimal pengisian saldo dompet digital. Selain menghindarkan dari tindak kejahatan, juga dapat menghindari kesalahan sistem atau sistem error. Dengan saldo yang tidak terlalu banyak pada aplikasi juga membuat Moms lebih teliti mengatur keuangan dan lebih berhemat.
1. Batasi saldo dompet digital
source: http://www.yellowobjects.com

2. Pilih aplikasi yang aman

Dewasa ini cukup banyak yang menawarkan aplikasi dompet digital atau pembayaran online. Sistemnya pun kurang lebih sama antar aplikasi. Adanya aplikasi dompet digital ini memang memudahkan penggunanya. Namun, Moms harus teliti dalam memilih salah satu aplikasi. Jika ingin menggunakan aplikasi tertentu, ada baiknya pahami dulu ketentuan dan cara penggunaan aplikasi.

Cari review atau pendapat orang lain terhadap aplikasi ini. Pilih aplikasi yang aman dan terpercaya. Selain itu cermati juga kebutuhan Moms terhadap aplikasi dompet digital ini. Memiliki banyak aplikasi dompet digital akan menyulitkan riwayat transaksi dan dapat membuat Moms menjadi lebih boros.

2. Pilih aplikasi yang aman
source: http://www.shutterstock.com
baca juga

3. Memonitor saldo secara berkala

Dengan memiliki hanya 1 sampai 2 aplikasi dompet digital memudahkan Moms untuk memonitor saldo dan riwayat transaksi yang dilakukan. Bila terlalu banyak aplikasi, akan menyulitkan untuk memonitor. Ada baiknya setelah menggunakan aplikasi dompet digital, Moms mengecek dan mengingat saldo terakhir. Dan bila memiliki waktu luang, disarankan untuk mengecek riwayat transaksi. Hal ini bertujuan untuk menghindari saldo yang tiba-tiba berkurang karena di-hack orang ataupun kesalahan sistem.

3. Memonitor saldo secara berkala
source: http://www.gettyimages.com

4. Hati-hati bila melakukan top-up

Dalam aplikasi dompet digital, diberikan banyak cara untuk top-up saldo. Dari top-up melalui ATM, transfer antar bank, mbanking, hingga transfer antar aplikasi. Saat melakukan top-up saldo melalui ATM, pastikan Moms menutup panel saat memasukkan pin ATM. Sedangkan saat melakukan top-up melalui mbanking atau transfer antar aplikasi, hindari menggunakan Wi-Fi umum.

Sebab saat melakukan transaksi perbankan melalui Wi-Fi umum yang gratis tidak dapat dijamin keamanannya. Bisa saja, mbanking Moms diretas oleh hacker. Usahakan bila melakukan top-up tidak berada di tempat umum yang ramai, untuk menghindari orang-orang yang mengamati pin dan transaksi mbanking milik Moms.

4. Hati-hati bila melakukan top-up
source: http://www.shutterstock.com
Aplikasi dompet digital atau pembayaran online memang memudahkan hidup. Namun, bukan berarti Moms lengah dan tidak memperhatikan keamanannya. Semoga tips-tips ini bisa diterapkan dan membantu dalam menjaga uang di dalam aplikasi online milik Moms, ya!