Dilansir dari HaiBunda, makanan ikan sangat penting untuk dimasukkan dalam menu makanan anak. Studi oleh University of Pennsylvania School of Nursing di Philadelphia menunjukkan, makan ikan minimal seminggu sekali bisa meningkatkan inteligensi atau IQ anak. Selain itu, makan ikan juga dapat membantu anak untuk tidur lebih nyenyak. "Pada anak, makan ikan juga membantu mereka tidur lebih baik. Untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak, orang tua baiknya menyediakan ikan untuk menu harian, minimal seminggu sekali," papar ketua peneliti, Jianghong Liu, mengutip Web MD.

Salah satu jenis ikan yang favorit adalah Salmon. Namun, harga salmon cenderung tinggi. Bila mengonsumsi salmon setiap hari dapat merogoh kocek yang cukup dalam. Tidak kalah kandungan gizinya dari salmon, jenis ikan ini bisa menjadi pengganti salmon, loh! Apa saja?

1. Lele

Ikan lele umumnya merupakan ikan air tawar. Walaupun begitu, ikan lele memiliki kandungan gizi yang baik. Ikan lele mengandung omega 3 yang dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan menurunkan kadar lemak dalam darah atau trigliserida. Dalam 3 ons lele terkandung 0,22 - 0,3 gram asam lemak omega-3. Bahkan omega-3 juga dapat menurunkan risiko radang sendi dan kanker. Ada banyak cara untuk memasak ikan lele, antara lain, digoreng, dikukus atau dibumbu pesmol.

1. Lele
source: http://www.istockphoto.com
baca juga

2. Ikan kembung

Ikan kembung adalah salah satu jenis ikan yang murah dan dapat ditemui di mana-mana, termasuk pasar tradisional. Ikan jenis ini tak kalah dengan ikan salmon bila dibandingkan nilai gizinya. Ikan kembung mengandung asam lemak omega-3 yang baik buat kecerdasan dan pertumbuhan anak. Tidak berhenti sampai di situ, ikan kembung juga kaya akan protein dan vitamin B12. Diketahui vitamin B12 ini baik untuk kesehatan saraf dan sel darah merah, sehingga menghindari risiko anemia. Ikan kembung dapat dimasak dengan cara digoreng atau dibumbu pedas.

2. Ikan kembung
source: http://www.istockphoto.com

3. Tuna

Banyak orang yang menggemari ikan tuna juga. Ikan jenis ini sering diolah menjadi sushi. Harga ikan tuna relatif lebih murah dibandingkan salmon. Dikutip dari Very Well Fit, kandungan dalam ikan tuna bebas sodium, rendah lemah, tinggi serat dan bebas gluten. Selain itu, ikan tuna kaya akan serat dan vitamin C. Dalam 56 gram ikan tuna terkandung 1 gram lemak, 10 gram protein, kurang dari 1 gram serat dan karbohidrat, dan 50 kalori. Konsumsi ikan tuna secara rutin dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan kesehatan sistem kardiovaskular.

3. Tuna
source: http://www.indiamart.com
baca juga

4. Belut

Ikan jenis air tawar ini juga memiliki kandungan gizi yang baik. Belut juga mudah ditemukan di supermarket maupun pasar tradisional. Belut mengandung lemak baik dan vitamin A, C, B1, B2, D dan E. Di mana vitamin-vitamin ini penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Tak hanya itu, belut juga kaya akan mineral dan protein yang terkandung di dalamnya. Olahan belut pun beragam, bisa digoreng atau dibumbu pesmol.

4. Belut
source: http://www.indiamart.com

5. Bandeng

Ikan Bandeng juga menjadi favorit banyak orang. Meskipun terkenal memiliki banyak duri, namun ikan bandeng kaya akan asam lemak omega-3. Asam lemak omega-3 dapat meningkatkan kesehatan otak anak. Selain itu, omega-3 ini dapat membantu meningkatkan ketahanan tubuh si kecil dan menghindari risiko penyakit jantung dan kolesterol tinggi. Dikutip dari Health Benefit Times, ikan bandeng juga merupakan sumber protein yang penting bagi tubuh. Protein ini berfungsi dalam membangun dan mengganti jaringan tulak. Peran protein lainnya yang tak kalah penting adalah membantu pembentukan tulang, enzim dan hormon dalam tubuh.

5. Bandeng
source: http://www.thinkstock.com
Nah, itu dia 5 jenis ikan yang bisa menjadi pengganti ikan salmon. Beberapa di antaranya memiliki harga yang murah dan mudah didapat. Ragam masakan olahan ikan pun banyak sekali. Selamat makan ikan, ya, Moms!