Banyak masyarakat awam yang menduga anak yang tidak sesuai dengan usianya sebagai autisme, termasuk dalam hal lambat bicara. Padahal, menurut Nuryanti Yamin, Ortopedagog dan Co-Founder Drisana Center, seperti dilansir dari Detik mengatakan bahwa seorang anak yang mengalami lambat bicara belum tentu menderita autisme.

Bukan Tanda Utama Autisme, Ini Ciri Speech Delay Pada Anak
source: https://health.detik.com/
"Anak yang belum bisa bicara itu belum tentu autis. Tapi, anak autis pasti lambat berbicara," ujar Nuryanti Yamin, Ortopedagog dan Co-Founder Drisana Center pada detikcom, Rabu (20/11/2019).
source: https://health.detik.com/

Menurut Nuryanti, anak yang belum bisa bicara mungkin bisa jadi hanya mengalami speech delay (lambat bicara) atau disleksia. Ia menyarakankan, sebagai orangtua, agar Moms terus memantau gejala yang terihat sampai usia tertentu, minimal saat usia 3 bulan.

Nah, dari gejala-gejala yang Moms amati tersebut, Moms bisa melihat adanya gejala atau hambatan di perilakunya, seperti mudah marah dan semacamnya. Nuryanti mengatakan, jika terlihat ada hambatan perilaku, pasti akan diikuti dengan hambatan sosial.

"Saat anak itu mengalami hambatan dari sisi perilaku, pasti hambatan sosial akan mendekati. Sehingga akan hanya ada 2 kemungkinan, dia akan nolak lingkungan atau lingkungan yang nolak keadaan dia," katanya.

Bukan Tanda Utama Autisme, Ini Ciri Speech Delay Pada Anak

Nuryanti mengatakan, untuk mengetahui apakah si kecil menderita autis atau bukan, Moms bisa melihatnya ketika si kecil sudah memasuki usia sekolah. Jika si kecil terindikasi menderita autisme, maka si kecil pasti tidak bisa mengikuti pelajaran yang diberikan.

Nuryanti pun juga menyarankan, dari pada Moms menduga-duga, lebih baik bawa segera si kecil menemui psikolog atau psikiater jika pada usia tertentu perkembangannya ternyata tidak sesuai.Jangan sampai terlambat ya, Moms. Karena baik autis maupun lambat bicara, jika dibiarkan atau terlambat penangannya, maka bisa berakibat fatal bagi anak.

baca juga

Tanda Anak Terlambat Bicara

Sebenarnya tak ada patokan usia untuk perkembangan linguistik balita, karena setiap anak memang memiliki tahap perkembangan yang berbeda. Namun untuk mengetahui apakah si kecil termasuk anak yang terlambat bicara atau tidak, ada beberapa tanda yang bisa dilihat:

  • Jarang Mengeluarkan Suara, pada usia 9 bulan, anak pada umumnya sudah bisa mengeluarkan beberapa suara seperti mama atau papa untuk memanggil kedua orangtuanya. Dan di atas usia 12 bulan, dia biasanya sudah dapat mengidentifikasi beberapa objek benda yang ada di sekitarnya. Kalau si kecil masih sangat jarang mengeluarkan suara saat berumur 12 bulan, itu tandanya dia kurang diberikan stimulasi untuk berbicara. Moms bisa lebih sering mengajak si kecil mengobrol, dengan cara bercerita atau memberikan pertanyaan serta meminta pendapat untuk merangsangnya berbicara.
  • Tidak Mengerti Gestur Dan Gerak Tangan, Meskipun balita belum bisa berbicara, pada umumnya mereka akan mengerti gestur atau gerak tangan yang dilakukan orang lain. Saat si kecil berumur 2 tahun dan belum mengerti gerakan tangan yang sederhana seperti menunjuk, besar kemungkinan si kecil punya masalah dalam perkembangan linguistiknya.
Tanda Anak Terlambat Bicara
source: https://brantmentalhealth.com/
  • Memiliki Kosakata Konsonan yang Sedikit, Selain memiliki kosakata konsonan yang sedikit, balita juga akan kesulitan untuk mengenali kata sederhana seperti 'tidak' atau 'dadah'. Dia tidak tahu arti dari kata yang kita ucapkan, dan sering terlihat bingung saat kita berbicara padanya. 
  • Tidak Bisa Mengikuti Apa yang Kita Ucapkan, Kemampuan mengikuti atau meniru apa yang diucapkan orang lain bisa menjadi salah satu tanda anak terlambat bicara atau tidak. Kalau si kecil tidak bisa mengikuti dengan baik nada dan jenis suara yang Moms ucapkan, ada beberapa kemungkinan yang perlu diwaspadai. Seperti gangguan pada indera pendengarannya atau dia kurang berlatih.
Nah Moms, jangan lupa untuk selalu mengamati setiap perkembangan si kecil ya, Moms. Dengan begitu, Moms akan cepat tahu apakah ada yang salah dengan tumbuh kembangnya atau tidak.