Dilansir dari Haibunda, seorang bayi laki-laki bernama Ja'bari Gray didapatkan lahir dengan kondisi kulit yang hanya terdapat pada bagian kepala dan kakinya. Gray didiagnosis dokter mengidap epidermolysis bullosa, yautu gangguan pada jaringan ikat yang hanya terjadi pada 20 bayi dari sekian juta bayi yang lahir di Amerika.

Kisah Haru Bayi Laki-laki yang Lahir Tanpa Kulit, Sempat Kritis dan Nyaris Dimakamkan
source: https://abc13.com/

Diketahui Gray lahir dengan berat badan 1,3 kg tanpa adanya kulit pada sebagian besar bagian tubuhnya. Ia hanya memiliki kulit pada bagian kepala dan kaki. Selain itu, matanya pun menyatu tertutup serta leher yang menempel ke dadanya. Bahkan, beberapa jari tangan serta kakinya juga tidak mengalami pemisahan.

Setelah lahir, Gray pun mendapatkan perawatan khusus dari rumah sakit. Namun, selama menjalani beragam tindakan medis untuk dapat bertahan hidup dalam waktu beberapa minggu, Gray sempat dinyatakan meninggal dua kali secara medis. Namun, para dokter pun berhasil kembali membangunkan serta mestabilkan kondisinya lagi.

Kisah Haru Bayi Laki-laki yang Lahir Tanpa Kulit, Sempat Kritis dan Nyaris Dimakamkan
source: https://foxsanantonio.com/

Melihat kondisi buah hatinya yang sangat kritis, orangtua Gray bersiap untuk kemungkinan terburuk dan berusaha mengikhlaskan anaknya jika memang harus pergi. Ibu Gray, Pricilla mengatakan bahwa ia bahkan telah merencanakan prosesi dengan segala persiapan untuk pemakaman putranya saat Gray memasuki usia 3 bulan.

baca juga

Namun, takdir berkata lain. Gray masih hidup dan berangsur membaik dengan kondisi yang terus stabil. Pricilla dan keluarga tentu sangat bahagia mendapati anaknya dapat melalui masa-masa berat dan kritis. Orangtua Gray pun akhirnya bisa membawa bayinya yang saat sudah berusia 11 bulan dari rumah sakit kembali ke rumah di Texas.

Kisah Haru Bayi Laki-laki yang Lahir Tanpa Kulit, Sempat Kritis dan Nyaris Dimakamkan
source: https://s.hdnux.com/

Selama 11 bulan perawatan di rumah sakit Gray melakukan perawatan dan penanganan media untuk menumbuhkan sel-sel kulit dari sel kulitnya yang sudah ada di laboratorium di Boston. Pada dasarnya, metode ini sama dengan metode yang dilakukan pada pasien luka bakar. Gray pun harus menjalani dua operasi cangkok kulit besar serta operasi untuk membuka matanya.

Meskipun sudah diperbolehkan untuk pulang, bayi ini masih membutuhkan perawatan intensif. Apapun itu, Pricilla sebagai ibu tentu merasa senang karena buah hatinya dapat dipulang ke rumah. Salah satu hal yang membahagiakan baginya adalah saat ia sudah bisa memakaikan Gray pakaian bayi untuk pertama kalinya. Mengharukan sekali ya, Moms!

Kisah Haru Bayi Laki-laki yang Lahir Tanpa Kulit, Sempat Kritis dan Nyaris Dimakamkan
source: https://abc3340.com/

Saat ini, tubuh Gray sudah terlapisi kulit seutuhnya. Penanganan cangkok kulit yang dilakukan pada bayi ini berhasil. Ia juga sudah dapat bernafas dengan normal sejak tabung oksigen yang dipakaikan padanya dilepas pada bulan September lalu. Namun, Gray masih harus menggunakan tabung gastronomi di perutnya untuk bisa makan.

baca juga

Secara umum, kondisi yang dialami Gray bukanlah hal yang baru. Ini adalah sebuah keadaan medis disebut aplasia cutis. Yaitu sebuah istilah sederhana yang menggambarkan kelainan lahir karena tidak adanya kulit. Namun, sampai saat ini dokter masih belum mengetahui penyebab atau pemicu kondisi ini.