Dalam pidatonya yang viral, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim mengatakan menjadi guru adalah tugas yang termulia sekaligus yang tersulit, karena ditugasi untuk membentuk masa depan bangsa, tetapi lebih sering diberi aturan dibandingkan dengan pertolongan.

Dilansir Detik, menurut CEO Personal Growth, Ratih Ibrahim, SPsi, guru punya peran yang super signifikan terhadap tumbuh kembang siswa. Guru yang visi dan misi hidupnya sepenuhnya untuk mendidik anak didiknya menjadi pribadi-pribadi yang unggul.

Ratih menambahkan, guru yang bekerja dengan passion merupakan guru yang dapat membantu anak didiknya untuk tumbuh menjadi pribadi yang serupa dengan guru tersebut. Dan Indonesia membutuhkan guru yang gembira dan positif.

Hari Guru Nasional, Bagaimana Peran Guru yang Benar dalam Tumbuh Kembang Anak?
"Untuk itu guru yang antusias, yang bekerja dengan passion, passionate adalah guru yang membantu anak-anak didik tumbuh menjadi pribadi yang serupa dengan dia. Karena guru adalah teladan. Kita butuh guru yang gembira dan positif," kata Ratih.
source: http://www.kesekolah.com/

Ratih juga menyebutkan bahwa Indonesia membutuhkan guru yang berdaya juang dan kreatif. Dan tentunya yang sangat Indonesia, yang mengamalkan nilai-nilai Pancasila dengan sungguh-sungguh.

"Guru yang setia dengan profesinya. Guru yang sayang dengan anak didiknya," imbuh dia lagi.

Menurut Nadiem, semua itu tidak hanya menjadi tugas guru. Orangtua juga harus turut andil dalam pendidikan putra-putrinya. Nadiem berharap ke depannya guru diberi kesempatan berinovasi dan siswa jadi menikmati proses belajar.

Nadiem mengajak kita semua, terutama orang tua secara aktif melibatkan diri dalam pendidikan anak-anaknya. dan menurut Ratih, Nadiem sudah melakukan hal yang benar.

"Nadiem mengajak kita semua, terutama orang tua secara aktif melibatkan diri dalam pendidikan anak-anaknya. Menurut saya, Nadiem betul banget. Kita, Indonesia membutuhkan anak-anak kita untuk Indonesia masa depan. Our children are our future. Menjadi orangtua itu berkat sekaligus amanah dari Tuhan Allah. Ini serius," pungkasnya.

Tips Membangun Hubungan Guru dan Murid

Guru pasti akan dituntut untuk mengetahui dan menguasai segala persoalan dalam sistem pendidikan dan pengajaran. Guru yang baik akan selalu dapat memaksimalkan potensi belajar setiap siswanya di kelas. Guru yang hebat paham bahwa membangun relasi yang solid dengan muridnya adalah parameter keberhasilan baik bagi guru maupun muridnya dalam hal akademis. 

Beberapa guru mungkin memang memiliki bakat khusus dalam membangun hubungan antar guru-murid. Namun, banyak guru lainnya yang tidak tahu bagaimana caranya membina relasi dengan para murid. Untuk itu berikut ini tipsnya.

Tips Membangun Hubungan Guru dan Murid
source: https://www.ilmubahasainggris.com/

Mengajar dengan Antusias dan Semangat
Murid akan merespon dengan positif pada guru yang mengajar dengan semangat tentang apa yang diajarkannya. Perasaan semangat pada seseorang ini dapat menular ketika guru mengajar dengan semangat, murid akan merasa semangat untuk memperhatikan. 

Memiliki Kelakuan yang Baik
Guru yang positif akan menghasilkan siswa yang positif. Guru merupakan role model bagi murid-muridnya. Berusahalah untuk bersikap dengan baik. Jadi jika seorang guru membuat peraturan pada murid, taati juga peraturan tersebut.

Jangan Jadi Membosankan
Guru yang membosankan akan cenderung lebih sulit dalam membangun hubungan yang baik dengan murid mereka. Salah satu cara agar tidak menjadi guru yang membosankan adalah dengan memasukkan unsur-unsur humor saat mengajar.

Gunakan Ketertarikan Murid
Setiap siswa memiliki hobi, cita-cita atau ketertarikan terhadap suatu hal. Nah, sebagai seorang guru mengetahui hobi murid belum cukup. Coba bahas apa yang mereka sukai, dan berikan saran yang bermanfaat mengenai ketertarikan mereka.

Nah Moms, peran guru ternyata benar-benar penting ya untuk mencerdaskan buah hati kita. Dukung selalu peran positif guru ya, Moms. Selamat Hari Guru Nasional!