1. Fugu

Dilansir dari DetikFood, makanan berbahaya pertama yang sering dikonsumsi adalah Fugu. Fugu atau ikan buntal ini biasa dikonsumsi masyarakat Jepang. Biasanya, diolah menjadi sashimi dan dimakan dengan kecap asin. Tidak semua orang bisa mengolah ikan buntal ini, sebab bila salah mengolahnya, dapat berakibat fatal bagi tubuh.

Fugu atau ikan buntal memiliki karakteristik tubuh yang bulat dan akan menggembung bila terancam bahaya. Dalam tubuhnya akan mengeluarkan duri. Dari durinya, ikan buntal akan mengeluarkan racun 1.200 kali yang lebih mematikan dibandingkan sianida. Fugu diklaim sebagai salah satu makanan beracun di dunia. Sebab, bila terkena duri atau saat mengolahnya ikan fugu tidak sesuai dapat mengakibatkan kematian.

1. Fugu
source: http://en.wikipedia.org

2. Gurita mentah (Sannakji)

Gurita kalau diolah memang menjadi salah satu santapan yang enak. Daging gurita pun menjadi bahan utama takoyaki, salah satu makanan khas Jepang. Namun, bagaimana bila gurita yang disantap adalah gurita mentah? Gurita mentah atau Sannakji adalah salah satu santapan umum di Korea Selatan. Gurita mentah ini disajikan seperti sashimi dan dikonsumsi ketika gurita ini masih hidup dan segar. Sannakji adalah salah satu makanan ekstrem yang banyak dikenal turis di Korea.

Tidak hanya dijual di restoran, bahkan saking populernya, Sannakji juga dijajakan di kedai-kedai kecil atau jajanan kaki lima. Walau begitu, hidangan Sannakjii ini tetaplah berbahaya. Karena ketika gurita mentah dipotong, potongannya akan menggeliat. Potongan yang menggeliat ini dapat menempel di tenggorokan dan menyebabkan tersedak karena tidak bisa langsung ditelan. Dilaporkan ada 6 orang yang meninggal karena mengonsumsi Sannakji.

2. Gurita mentah (Sannakji)
source: http://en.wikipedia.org
baca juga

3. Keju Busuk (Casu Marzu)

Keju adalah hasil fermentasi dari susu. Namun bila fermentasi berlangsung cukup lama, keju akan menjadi busuk. Umumnya orang tidak akan mengonsumsi keju busuk, namun tidak dengan warga Sardinia, keju busuk menjadi santapan umum. Bukan hanya keju busuk biasa namun disebut juga Casu Marzu, yaitu keju busuk yang difermentasi dari susu domba dengan adanya belatung di dalamnya.

Warga negara Sardinia mengonsumsi Casu Marzu saat belatungnya masih hidup didalamnya dengan rasa tajam dan tekstur yang lunak. Bila belatungnya sudah mati, Casu Marzu menjadi busuk dan beracun bagi manusia. Efek buruk yang ditimbulkan Casu Marzu bagi kesehatan adalah sakit perut, mual, muntah, diare hingga penyakit usus kronis.
3. Keju Busuk (Casu Marzu)
source: http://en.wikipedia.org

4. Kentang hijau

Kentang adalah salah satu sumber karbohidrat yang baik untuk tubuh. Kentang yang dikonsumsi umumnya memiliki warna yang kuning kecoklatan. Tapi di beberapa negara memiliki kentang berkulit hijau untuk dikonsumsi. Kentang yang berkulit hijau ini ternyata memiliki kandungan zat racun berbahaya, yang disebut zat solanin.

Zat solanin ini merupakan zat yang berbahaya bila dikonsumi melebihi batas. Batasan ini berada pada 3-6 mg. Dan bila melebihi batas dapat berakibat buruk pada kesehatan hingga dapat menyebabkan kematian.

4. Kentang hijau
source: http://en.wikipedia.org
baca juga

5. Buah ceri

Buah ini umumnya jadi penghias di atas kue ulang tahun. Buah ceri yang berukuran kecil ini banyak ditemui di Amerika, Eropa maupun Asia. Tak hanya buah ceri, buah lain seperti persit, plum, aprikot dan apel juga dapat menjadi buah yang berbahaya yang berakibat fatal. Hal ini dikarenakan dalam buah tersebut terdapat zat hidrogen sianida yang merupakan zat beracun. Zat ini berada di dalam biji buah-buahan tersebut.

Tapi, hidrogen sianida ini baru akan berbahaya bila dikonsumsi bijinya sebanyak 1 ton biji ceri. Menurut National Institute of Health, hidrogen sianida bisa dikonsumsi oleh manusia, namun dalam batasan, yaitu sebanyak 150 pon atau 703 mg per harinya. Bila di bawah batasan tersebut, biji ceri masih aman dikonsumsi.

5. Buah ceri
source: http://creandoidee.com/

Nah, itu dia 5 makanan berbahaya yang lazim dikonsumsi di negara lain. Unik-unik ya, Moms!