Kejadian puluhan siswa SMPN 20 Depok beserta beberapa guru dan karyawannya tertular infeksi virus Hepatitis A memang cukup membuat resah. Seperti dilansir HealthDetik, meskipun penyebabnya masih harus menunggu hasil penelitian, Praktisi kesehatan dan guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), dr Ari F Syam SpPD-KGEH menduga disebabkan oleh makanan dan minuman yang tercemar.

dr Ari mengatakan, penyakit ini sebenarnya tidak mudah menular dari satu orang ke orang lainnya yang hanya bertemu di saat-saat tertentu, seperti di sekolah. Selain itu, ditemukannya virus Hepatitis A pada feses pasien tersebut, semakin memperkuat kalau makanan dan minuman menjadi media penularannya.

Hepatitis A Mewabah Di Depok, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya
source: https://health.detik.com/

Melihat kasus ini, dr Ari merasa sangat miris karena penularannya terjadi di lingkungan sekolah. Ini menandakan keamanan pangan yang ada di area tersebut masih kurang diperhatikan.

Masih dilansir HealthDetik, menurut Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung, dr Wiendra Waworuntu, M Kes, penyakit ini seharusnya sudah diberikan status Kejadian Luar Biasa (KLB).

Kejadian Luar Biasa (KLB) merupakan salah satu status yang diterapkan di Indonesia. Status ini digunakan untuk mengklasifikasikan peristiwa penyakit yang merebak telah berkembang menjadi wabah penyakit.

Masalah Hepatitis A menurut dr Wiendra tidak bisa selesai dengan cepat karena masa penularannya 28-30 hari. Namun untuk sementara pihak Kemenkes dengan Dinkes Depok terus melakukan berbagai upaya untuk menurunkan angka kasus ini.

Gejala dan Cara Mencegah Hepatitis A

Karena sudah ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa, untuk itu Moms harus tahu seperti apa gejala Hepatitis A, agar ketika salah satu keluarga atau Moms sendiri terjangkir virus ini, Moms bisa segera mendapatkan pertolongan medis. Selain itu, Moms juga wajib mengetahui bagaimaca cara mencegah virus Hepatitis A.

Virus hepatitis A ini merupakan salah satu virus hepatitis yang menyebabkan peradangan dan memengaruhi fungsi hati. Kemungkinan besar makanan atau minuman yang terkontaminasi virus tersebut adalah penyebabnya. Pada kasus berat, hepatitis A dapat menyebabkan kerusakan hati secara permanen. Maka dari itu, mengenali gejala hepatitis A sangat penting agar terdeteksi lebih cepat.

Gejala Hepatitis A
Dikutip dari WebMD, gejala dapat muncul 15-50 hari setelah kontak dengan virus hepatitis A. Gejalanya adalah:

  • Kelelahan ekstrem
  • Kehilangan nafsu makan
  • Nyeri dan sakit pada otot-otot tubuh
  • Mual dan muntah
  • Demam ringan
Gejala dan Cara Mencegah Hepatitis A
source: https://health.detik.com/

Namun pada beberapa hari kemudian, gejala dari masalah pada hati dapat terlihat, seperti:

  • Warna urine menjadi gelap
  • Kulit menguning (kurang umum pada anak di bawah usia 6 tahun)
  • Mata menguning
  • Rasa sakit di bagian kanan atas perut
  • Kulit gatal
Gejala yang muncul pada setiap orang berbeda-beda, bahkan ada yang tidak memiliki gejala apapun. Lama berlangsungnya hepatitis A juga berbeda pada setiap individu. Namun perlu diingat, hepatitis A ringan dapat berlangsung dalam 1-2 minggu. Sedangkan pada anak kecil, gejalanya akan membaik dalam 2 bulan.

Cara Mencegah Hepatitis A
Untuk mencegah penyakit Hepatitis A, yang terpenting adalah hidup sehat dengan makan yang teratur dan cukup gizi, istirahat cukup dan banyak mengonsumsi buah dan sayur-sayuran. Cuci tangan dengan sabun secara rutin, sebelum dan sesudah makan dan setelah keluar dari toilet, terlebih penyakit ini tertular melalui makanan dan minuman.

Selain itu, untuk mencegah terjangkitnya virus Hepatitis A, Moms harus menjaga daya tahan tubuh keluarga dengan baik. Jika perlu Moms bisa mengonsumsi suplemen vitamin atau mineral. Vaksinasi Hepatitis virus A sebaiknya diberikan bagi orang yang memang akan berkunjung pada daerah yang sedang terjangkit KLB (Kejadian Luar Biasa) atau wabah 2 minggu sebelum berada di lokasi terjadinya KLB.

Nah Moms, karena mencegah lebih baik dari pada mengobati, jadi lebih baik Moms menerapkan tips mencegah virus Hepatitis A. Jangan sampai terlambat ya, Moms.