Sumber Energi

Manfaat pertama beras merah untuk ibu hamil adalah sebagai sumber energi. Beras merah mengandung karbohidrat yang lebih tinggi dibandingkan dengan beras putih. Sebagai sumber karbohidrat kompleks, beras merah akan memberikan rasa kenyang yang lebih lama.

Sumber Energi

Nah, proses inilah yang akan membuat tubuh Moms lebih bertenaga serta mencegah kelelahan. Beras merah juga mengandung gula yang rendah, sehingga aman dikonsumsi untuk ibu hamil yang memiliki masalah dengan kenaikan gula darah.

Menjaga Imunitas

Warna merah alami pada beras merah juga menandakan bahwa beras merah mengandung antosianin yang bersifat antioksidan, anti hipertensi, anti hiperglikemik, dan anti kanker. 

Menjaga Imunitas

Nah, kandungan antioksidan yang tinggi di dalamnya bermanfaat untuk menjaga kekebalan tubuh. Jadi, jika Moms rajin mengonsumsi beras merah saat hamil, maka Moms akan terhindar dari berbagai gangguan kehamilan yang dapat berefek buruk pada janin. 

baca juga

Atasi Sembelit

Umumnya, ibu hamil rentan mengalami sembelit, khususnya saat memasuki trimester ketiga kehamilan. Nah, untuk mencegah sembelit, Moms harus menjaga kestabilan sistem metabolisme tubuh dengan cara memperbanyak asupan serat. Salah satu makanan yang tinggi akan serat adalah beras merah.

Atasi Sembelit
source: https://health.detik.com/

Kandungan serat di dalamnya tak hanya berkhasiat untuk mencegah masalah pencernaan saja, namun juga dapat mencegah risiko penyakit kanker pada usus ibu hamil yang disebabkan karena sembelit.

Pembentuk Sel Darah

Zat besi bermanfaat untuk membantu produksi enzim, membangun otot, meningkatkan sistem imun tubuh, dan yang terpenting adalah memproduksi lebih banyak sel darah merah agar Moms tidak mudah kelelahan.

Pembentuk Sel Darah

Oleh karena itu, ibu hamil harus memenuhi kebutuhan nutrisi zat besi harian dengan cara mengonsumsi beras merah setiap hari. Zat besi yang terkandung di dalam beras merah adalah mineral penting yang dibutuhkan ibu untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh, termasuk ke rahim sehingga janin akan mendapatkan oksigen yang cukup.

baca juga

Kurangi Kolesterol Jahat

 Mengonsumsi beras merah selama kehamilan akan berdampak baik pada tingkat kolesterol ibu hamil. Beras merah berfungsi sebagai pengontrol kolesterol tanpa mengganggu sistem pada tubuh. Karenanya, penting untuk ibu hamil untuk mengonsumsi beras merah setiap harinya.

Kurangi Kolesterol Jahat

Cara Memasak Beras Merah Agar Pulen dan Empuk

Jika biasanya Moms malas mengonsumsi beras merah karena keras, kalau begitu Moms harus tahu bagaimana cara memasak beras merah yang benar, agar rasanya pulen dan empuk tanpa mengurangi kandungan nutrisinya. Catat ya, Moms.

  • Memasak beras merah perlu waktu yang lebih lama dan air yang lebih banyak daripada beras putih biasa. Hal ini disebabkan oleh kandungan serat yang terkandung dalam beras merah cukup tinggi. Nasi beras merah bisa kurang matang/tanak dan masih keras jika Anda hanya memasaknya sebentar dan kurang air.
  • Sebaiknya, jangan menggunakan rice cooker untuk memasak beras merah. Biasanya nasi akan kurang matang dan masih keras. Ada baiknya menggunakan cara tradisional untuk memasak beras merah, yaitu dengan ditanak atau direbus terlebih dahulu kemudian dikukus sampai matang.
  • Untuk mendapatkan nasi yang empuk dan lebih cepat matang, sebaiknya beras merah direndam terlebih dahulu sekitar setengah jam setelah beras merah dicuci bersih.
Cara Memasak Beras Merah Agar Pulen dan Empuk
source: https://www.youtube.com/
  • Setelah beras merah dicuci bersih, kemudian ditanak atau dimasak dengan air. Ketika menanak, air yang digunakan lebih banyak dibanding menanak nasi biasa, tetapi jangan terlalu banyak, khawatir justru akan menjadi lembek seperti bubur.
  • Ketika air yang digunakan untuk merebus beras merah sudah habis, tandanya nasi telah setengah matang. Kukuslah nasi yang setengah matang tersebut menggunakan dandang atau kukusan. Panaskan air dalam dandang terlebih dahulu jika nasi ingin lebih cepat matang, kemudian masukkan nasi setengah matang tadi.
Perlu diketahui ya, Moms. Terlalu sedikit air menyebabkan nasi masih terlalu keras, tetapi kebanyakan air juga bisa membuat nasi terlalu lembek. Jadi, ukuran air harus diperhatikan. Sebagai contoh untuk memasak ½ cup beras merah dibutuhkan air 1 ¼ cup.

Jangan menutup nasi terlalu lama. Jika hal ini terjadi, uap panas yang terkurung di dalam alat memasak nasi tetap berputar sehingga proses pemasakan nasi tetap berlangsung. Hal ini bisa menjadikan nasi lebih lembek.

Jangan terlalu sering mengaduk. Proses pengadukan yang terlalu sering akan mengaktifkan kandungan pati pada nasi sehingga nasi akan menempel satu sama lain. Disamping itu, juga akan mengakibatkan nasi menjadi lembek dan hancur bahkan bisa menjadi bubur.

Jangan menggunakan api besar dengan temperatur tinggi ketika memasak. Saat air yang digunakan memasak telah mendidih, kecilkan api atau turunkan perlahan temperaturnya. Jika terlalu tinggi temperaturnya ketika memasak, air akan cepat menguap sedangkan beras belum matang sehingga nasi bisa cepat gosong.

Jadi, apa Moms sudah ada rencana mengonsumsi beras merah mulai besok?