Video yang sempat beredar tersebut disebar secara broadcast. Dalam video tersebut memperlihatkan seorang pria yang semula tak sadarkan diri, kemudian langsung diberi pertolongan dengan cara 'ditepuk siku'. Tak lama setelah ditepuk, pria tersebut langsung sadarkan diri dan muntah.

Dilansir HealthDetik, dr Siska Suridanda Danny, Sp.JP(K), Kardiolog Pusat Jantung Nasional Harapan Kita Jakarta mengatakan, serangan jantung rupanya tidak dapat diatasi dengan cara ditepuk.

Benarkah Mengatasi Serangan Jantung Dengan Cara Ditepuk? Ini Faktanya
source: https://health.detik.com/
"Sekarang ini banyak beredar video yang ditepuk sikunya, ditepuk pundaknya, ditepuk dadanya. Itu tidak terbukti bermanfaat, jadi kalau memang kita menemukan seseorang yang terkena serangan jantung berat sampai dengan henti jantung berarti serangannya sedemikian berat jantungnya berhenti berdenyut itu yang pertama dilakukan adalah kompresi jantung, atau RJP," ujar dr Siska saat ditemui di Shangri-La Hotel, Jakarta Pusat, Kamis (28/11/2019).
source: https://health.detik.com/

Tindakan Resusitasi Jantung Paru (RJP) atau yang biasa disebut Cardiopulmonary Resuscitation (CPR) adalah teknik kompresi dada dan pemberian napas buatan untuk orang-orang yang detak jantung atau pernapasannya terhenti.

dr. Siska menjelaskan, beberapa yayasan di setiap daerah kini aktif menawarkan pelatihan CPR untuk atasi pertolongan pertama yang dapat dilakukan jika ada yang mengalami henti jantung di tempat tersebut.

"Pelatihan CPR di sekolah, kantor, maupun perusahaan itu berpotensi membantu sekali untuk pertolongan pertama, yang tadinya jantung ngambek nih kaget karena dia terjadi serangan itu bisa berdenyut kembali sampai dibawa ke rumah sakit untuk pertolongan selanjutnya, bukan dalam ditepuk-tepuk sini atau sisi lain itu nggak ada," pungkas dr Siska.

Pertolongan Pertama Atasi Serangan Jantung

Serangan jantung adalah kondisi gawat darurat yang perlu ditangani secepatnya. Perbedaan datangnya pertolongan dalam hitungan detik dapat menentukan hidup matinya seseorang. Ini mengapa teknik pertolongan pertama serangan jantung sangat penting dikuasai, terutama bagi mereka yang sering berada dekat dengan penderita penyakit jantung.

Nah, selain Tindakan Resusitasi Jantung Paru (RJP) yang telah disebutkan tadi. Ada beberapa bentuk pertolongan pertama yang bisa dilakukan jika Moms menemui seseorang yang mendapat serangan jantung. Dilansir Alodokter, berikut ini pertolongan pertama yang harus dilakukan.

Pertolongan Pertama Atasi Serangan Jantung
  • Pasien harus duduk beristirahat dan berusaha tetap tenang. Ia dapat duduk di kursi, di lantai, atau bersandar pada dinding. Duduk di lantai membuat mereka lebih tidak berisiko mengalami cedera jika pingsan.
  • Longgarkan semua pakaian.
  • Jika sudah pernah diresepkan obat nitrogliserin sebelumnya oleh1 dokter, segera berikan. Caranya pemberiannya dengan meletakkan tablet di bawah lidah.
  • Jika pasien tidak memiliki riwayat perdarahan atau pun alergi, pasien dapat diberikan aspirin 325 mg untuk dikunyah. Hindari memberikan apa pun melalui mulut, kecuali nitrogliserin atau obat lain yang sudah pernah diresepkan sebelumnya.
  • Segera hubungi UGD atau rumah sakit terdekat.
  • Segera lakukan RJP (resusitasi jantung paru) setelah menghubungi UGD, jika pasien tidak sadar atau tidak merespons. Lakukan RJP lebih dulu selama satu menit sebelum mengontak UGD jika pasien adalah balita atau anak-anak.
  • Panggil bantuan terdekat jika Moms merasa panik. Tetapi jangan sekali-sekali meninggalkan pasien sendirian.
  • Berikan persuasi positif sambil menunggu ambulans datang.
  • Jangan menunggu hingga gejala berlalu untuk memanggil bantuan. Juga jangan membujuk pasien untuk menganggap bahwa gejalanya adalah hal biasa.
Nah Moms, sudah dijelaskan, ya. Jadi cara menepuk dengan siku bukan cara benar mengatasi serangan jantung. Semoga informasi ini bermanfaat.