Dilansir dari HaiBunda, penyebab mimisan dibedakan menjadi 2, yaitu penyebab lokal dan sistemik.

Penyebab mimisan lokal

Penyebab mimisan lokal biasanya disebabkan oleh kelainan dalam hidung. Namun bisa juga disebabkan oleh kondisi berikut:

  • kongenital (multiple teleangiektasis)
  • trauma
  • infeksi (rhinitis, sinusitis, granuloma spesifik)
  • peradangan
  • benda asing
  • keganasan (angiofibroma)
Penyebab mimisan lokal
source: https://www.ellahoy.es
baca juga

Penyebab mimisan sistemik

Mimisan juga menandakan kondisi atau sistem tubuh yang tidak sehat. Berbeda dengan penyebab mimisan lokal, penyebab mimisan sistemik biasanya mengindikasikan kondisi yang lebih serius, di antaranya:

  • hemophilia (gangguan darah)
  • pengaruh ketinggian
  • hawa yang panas dan kering
  • infeksi (tiroid, influenza, campak)
  • gangguan horom
  • pengaruh obat (contohnya, aspirin)
Penyebab mimisan sistemik
source: https://www.drjuliewei.com

Penyebab umum

Selain dua penyebab di atas, ada penyebab umum anak-anak mengalami mimisan, antara lain:

  • Udara kering. Udara kering dapat memicu hidung menjadi berdarah, karena udara kering dari cuaca yang ekstrem dapat membuat membran hidung iritasi
  • Menggaruk. Terkadang anak-anak tidak sadar bila menggaruk hidung bagian dalam terlalu keras, sehingga dapat menyebabkan pendarahan
  • Trauma. Hal ini terjadi ketika anak mengalami cedera hidung. Bila cedera dalam hidung belum sembuh, anak bisa mengalami mimisan.
  • Infeksi (pilek, sinus, alergi, infeksi bakteri). Penyakit yang menjangkit daerah hidung dapat membuat hidung terasa sakit, tersumbat, meradang dan iritasi
Penyebab umum
source: https://www.rachaelrayshow.com
baca juga

Penanganan pada mimisan

Setelah mengetahui penyebab mimisan, bagaimana bila anak mengalami mimisan? Moms bisa menanganinya terlebih dahulu atau memberi pertolongan pertama pada anak yang mimisan. Dilansir Health Line Parenthood, berikut beberapa langkah untuk menghentikan mimisan yang dialami anak-anak:

  1. Dudukkan anak di kursi, tegakkan tubuh dan miringkan kepala sedikit ke depan. Hal ini agar darah tidak masuk ke dalam tenggorokan yang dapat membuat anak tersedak dan muntah.
  2. Jepit bagian atas/bagian lunak di bawah tulang hidung. Minta si kecil untuk bernafas melalui mulut dulu.
  3. Biarkan darah mimisan keluar lebih dahulu. Setelah 10 menit darah keluar, letakkan es pada pangkal hidung untuk mengurangi aliran darah
  4. Jika mimisan tidak kunjung berhenti, sumpal hidung anak dengan kapas.Pastikan memasukkan kapas dengan perlahan dan berikan ekor pada kapas agar mudah ditarik.
  5. Tenangkan anak. Minta si kecil untuk duduk dan tenang. Usahakan agar anak tidak mengaruk, menggosok atau menyentuh bagian hidung dengan kasar.
Penanganan pada mimisan
source: http://www.istock.com

Dr. Gustrin Oktaviayu Cendhikalistya mengatakan, ada 3 cara untuk mengatasi mimisan, yaitu menghentikan pendarahan hidung, mencegah komplikasi dan kekambuhan. "Tenangkanlah anak, minta ia duduk diam dan menunduk. Pijatlah hidung kuat-kuat selama 10 menit sampai pendarahan berhenti," jelas Gustrin. Bila pendarahan belum berhenti, kompres hidung anak dengan es batu.

Untuk mencegah mimisan kambuh, disarankan untuk mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin C, seperti jeruk, tomat dan buah-buahan. Makanan kaya vitamin C ini dapat membantu menguatkan pembuluh darah balik (vena), sehingga pendarahan pada hidung tidak terjadi lagi.

Periksa ke dokter

Namun, bila penanganan di atas belum cukup ampuh dan anak masih terus mengalami mimisan, sebaiknya bawa anak untuk diperiksakan ke dokter. Terutama bila anak mengalami gejala berikut:
  • mimisan sering terjadi
  • bagian tubuh juga mengeluarkan darah dan memar
  • mimisan setelah minum obat
  • mimisan terjadi dalam waktu yang cukup lama (lebih dari 20 menit)
  • mimisan terjadi setelah cedera kepala, jatuh atau terkena pukulan ke wajah
  • anak mengalami sakit kepala hebat dan demam
  • hidung tampak cacat atau patah
  • anak terlihat pucat, lemas, pusing bahkan pingsan
  • anak batuk atau muntah darah
Periksa ke dokter
source: http://www.istock.com
Nah, itu penyebab dan cara penanganan mimisan pada anak. Tidak perlu panik Moms bila anak mengalami mimisan. Namun, bila mimisan tidak kunjung sembuh, segera periksakan ke dokter, ya!