Apa yang Moms bayangkan saat membicarakan sebuah parit? Tentu yang terpikir adalah saluran air yang bau dan penuh dengan sampah. Ya, itu adalah kenampakan yang memang sudah biasa dilihat untuk sebuah parit, khususnya parit di depan sebuah kantor pemerintahan di Kota Pekanbaru. Parit ini sangat kotor, penuh sampah, dan mengeluarkan bau tak sedap. Namun, kini semuanya sudah berubah total.

Penampilan Baru Parit di Pekanbaru yang Dulunya Kumuh, Kini Bersih dan Indah!
source: https://www.travel.detik.com/

Apabila Moms melalui Jalan Sudirman menuju Bandara Sultan Syarif Kasim II dari arah pusat kota. Mommy akan melihat sebuah parit yang berada tepat di depan Kantor Dinas Energi dan Sumber (ESDM) Daya Mineral Provinsi Riau. Menariknya, parit ini tak lagi kotor dan bau. Sebaliknya, Moms akan mendapati tampilan parit yang indah dan bersih.

Jangankan kotor dan sampah, parit ini bahkan tampak cantik dengan kesan ceria seperti sebuah kolam renang untuk anak-anak. Jika dilihat, Mommy akan mendapati sisi sebelah kiri dan kanan parit dengan lebar 6 meter serta panjang 25 meter dicat dengan warna-warni yang cerah.

Tak hanya itu, parit ini juga menggunakan sistem canal blocking sehingga menyulapnya menjadi Kolam Warna yang dijadikan sebagai wadah pembiakan berbagai jenis ikan. Mommy akan melihat ada ikan-ikan yang berenang di sana, mulai dari ikan Mas, Nila, hingga ikan Koi.

baca juga

Terkait hal ini, kepala Dinas ESDM Indra Agus Lukman mengungkap bahwa mereka memang sengaja mengubah saluran parit tersebut menjadi kolam ikan untuk mengubah persepsi tentang parit yang kotor dan bau. Inovasinya untuk mengubah parit menjadi kolam ikan juga diharapkan bisa memberikan nilai tambah pada lokasi tersebut.

Penampilan Baru Parit di Pekanbaru yang Dulunya Kumuh, Kini Bersih dan Indah!
source: https://www.travel.detik.com/

Dilansir dari Detik, Indra juga mengatakan bahwa Bapak Gubernur Riau (Syamsuar) juga ingin memanfaatkan parit sebagai area yang memiliki nilai tambah. Itulah sebabnya dibuatlah sistem canal blocking.

Indra juga menambahkan bahwa pihaknya berencana membuat Kolam Warna dengan tujuan jangka pajang di mana akan dilakukan penyaringan dan penjernihan airnya. Salah satu cara yang digunakan adalah dengan menggunakan tanaman penetralisir air.

Tidak hanya dinding parit, Dinas ESDM Provinsi Riau juga melakukan pengecataan untuk trotoar tepi jalan dengan kombinasi berbagai warna cerah. Dengan perubahan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat agar tidak lagi buang sampah sembarangan. Selain itu, trotoar yang bersih dan cantik juga dapat membuat para pejalan kaki merasa lebih nyaman ketika berjalan kaki dan melintas.