Beberapa jamur memiliki kandungan potasium yang lebih banyak dari pisang. Bahan makanan ini juga menjadi sumber zat besi, serat, dan selenium yang baik untuk bayi.

"Jika jamur tumbuh dengan cahaya yang baik, beberapa varietas bisa menjadi sumber vitamin D yang membantu membangun tulang dan melawan kanker usus besar," ujar Gill.

Jamur juga bisa dijadikan finger food untuk pengenalan makan. Teksturnya yang lunak bisa dipotong menjadi ukuran yang aman untuk dimakan, khususnya pada bayi yang sedang tumbuh gigi. Mengutip dari Haibunda, yuk simak 6 manfaat jamur untuk Bayi!

1. Meningkatkan metabolisme

Asupan jamur secara teratur bisa meningkatkan metabolisme pada bayi. Jamur kaya akan vitamin B12, fosfor, dan nutrisi penting lain untuk memberi energi.

baca juga

2. Kaya zat besi

2. Kaya zat besi

Zat besi dalam jamur bisa mendorong pembentukan sel darah baru untuk memasok oksigen ke tubuh. Cukup makan jamur satu porsi setiap hari, bisa mencukupi kebutuhan zat besi si kecil, Moms.

3. Kekebalan tubuh

3. Kekebalan tubuh

Studi yang dilakukan American Society fo Nutrition menyimpulkan jika jamur bisa merangsang dan mengatur sistem kekebalan tubuh. Jamur juga membantu pematangan sel sistem kekebalan dari sumsum tulang.

baca juga

4. Kaya antioksidan

Antioksidan dalam jamur bisa membantu melawan radikal bebas yang disebabkan oksidasi dalam tubuh. Selain itu, antioksidan juga bisa meningkatkan kesehatan kulit dan mencegah penyakit.

5. Kaya kalsium

5. Kaya kalsium

Tingginya kadar kalsium dalam jamur bisa membantu pertumbuhan tulang dan merangsang penyerapan zat besi.

6. Baik untuk sistem ekskresi

Selenium dalam jamur membantu menjaga kesehatan sistem ekskresi anak. Sebanyak 100 gram jamur cremini mentah bisa memberi 47 persen selenium untuk kebutuhan harian. Jamur juga mampu menurunkan risiko kanker kandung kemih.

Nah, Moms bisa mencampurkan jamur dengan nasi yang kemudian dihaluskan Moms. Jika tidak ingin menggunakan air, Moms bisa juga mencampurnya dengan susu lho.