Casugay, sang peselancar berjiwa besar ini akhirnya benar-benar menduduki puncak podium dengan skor akhir 14,50, dengan poin yang unggul tipis mengalahkan Esquivel di angka 14,20. Sebelumnya, pria berusia 25 tahun ini juga berhasil mengalahkan seorang teman sekaligus pesaingnya, Arit Nurhidayat Indonesia, dalam pertandingan ulang pendahuluan.

Aksi Heroiknya Selamatkan Peselancar Indonesia Viral, Atlet Filipina Ini Raih Medali Emas SEA Games 2019
source: https://scroll.in/

Dilansir dari Rappler, sejak hari Jumat (6/12/2019), Casugay memang mendadak menjadi perbincangan warganet karena viral di media sosial setelah aksi heroiknya menyelamatkan pesaingnya dari Indonesia yang nyaris tenggelam di tengah-tengah putaran ke-3 kompetisi papan selancar.

Tidak berhenti sampai di situ, Casugay juga melakukan aksi yang heroik untuk dirinya sendiri selama pertandingan final di longboard terbuka. Di tengah-tengah pertandingan dengan Esquivel, papan selancar Casugay pecah. Ia pun dengan cepat menuju ke pesisir pantai dan menggantinya. Saat itu, Esquivel tetap dengan mudahnya mengayuh ombak dan mencetak 7.25 angka.

Aksi Heroiknya Selamatkan Peselancar Indonesia Viral, Atlet Filipina Ini Raih Medali Emas SEA Games 2019
source: https://www.pia.gov.ph/

Casugay kemudian mendayung mundur dan mendapat ombak bersih hingga berhasil mencetak 8,75 poin. Ia pun semakin agresif, hingga kembali naik ke ombak berikutnya dengan 4 menit tersisa dan berhasil mencetak 5,75 poin dengan total 14,5 poin.

baca juga

Kisah perjuangan Casugay dalam memenangkan kompetisi memang tidak mudah. Bahkan, ia harus menghentikan ambisinya untuk terus mengejar poin demi menyelamatkan pesaingnya yang sedang ada dalam bahaya. Ia mendapatkan banyak apresiasi, tidak sekadar atas kemenangannya, tetapi juga untuk jiwa besar yang dimilikinya.

Aksi Heroiknya Selamatkan Peselancar Indonesia Viral, Atlet Filipina Ini Raih Medali Emas SEA Games 2019
source: https://www.abante.com.ph/

Perjuangan seperti ini dapat menjadi contoh bagi kita semua dan anak-anak di masa depan. Tidak perlu takut kehilangan kesempatan untuk berhenti dan membantu orang lain. Karena sebenarnya kebaikan akan berbuah manis pada akhirnya.