Cacar Air


Varicella simplex atau yang biasa dikenal dengan nama cacar air adalah sebuah penyakit menular yang disebarkan oleh infeksi virus varicella-zoster (VZV).  Penyakit ini biasanya disebarkan melalui proses aerogen atau melalui udara. Cacar air biasa terjadi pada anak-anak. Memang terlihat kasian, tetapi sekali terkena cacar, anakmu tidak akan lagi terjangkit cacar sebab akan terjadi proses imunisasi alami. 
 

source: http://www.eyecareasli.com/


Akan tetapi, jika cacar air terjadi pada anak usia di bawah 1 tahun, ibu harus menjadi lebih ekstra siaga dalam merawat dan menenangkan bayi yang pastinya akan rewel. 
 

Tips Merawat Bayi Yang Terkena Cacar Air


1. Berikan Parasetamol
Parasetamol adalah obat untuk mengatasi demam serta membantu meredakan rasa sakit dan nyeri saat cacar menginfeksi anak. Jangan lupa untuk berkonsultasi dengan ahli kesehatan jika demam anak tidak kunjung turun.

2. Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh Anak
Pastikan anak tidak mengalami dehidrasi saat menderita cacar. Pastikan kamu selalu ada untuk memberikan ASI secara rutin. ASI sangat baik untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh serta nutrisi dan gizi yang bermanfaat untuk si kecil. Selain itu, kekebalan tubuh anak juga akan meningkat sehingga cacar dapat cepat pulih.

3. Pastikan Kuku Jari Anak Tetap Pendek
Selalu periksa kuku jari anak setiap kali ia tidur untuk memastikan kukunya tidak panjang. Kuku yang panjang dapat melukai kulitnya saat ia menggaruk bagian kulit yang gatal.

4. Gunakan Baju Yang Longgar Dengan Bahan Sejuk
Jangan sampai kulit anak menjadi kegerahan atau berkeringat. Keringat saat cacar dapat memperparah kondisi anak. Pastikan kulit anak tetap kering sepanjang waktu.

5. Mandikan Bayi Dengan Sabun Antiseptik
Tak masalah jika kamu ingin memandikan si kecil saat terkena cacar. Tapi pastikan air yang kamu gunakan sudah steril dan sabun yang dipakai juga mengandung antiseptik untuk mengurangi rasa gatal pada bayi.

 

source: http://www.alodokter.com/


Nah, itulah beberapa tips merawat bayi yang terkena cacar air. Yang terpenting adalah kamu tidak boleh panik dan harus selalu standby untuk mendampingi anak saat ia membutuhkan.