Melalui Instagramnya, Pacquiao membagikan kebahagiaannya setelah berhasil mendapatkan gelar sarjananya. Dalam unggahannya tersebut, pria yang memiliki julukan ‘Pacman’ tersebut mengungkapkan rasa bahagianya sekaligus memberi pesan-pesan, bahwa mimpi harus terus digapai meskipun waktunya terlambat. Selain itu Ia juga berpesan bahwa kita harus menjalani apa yang kita minati dan bermanfaat untuk keluarga dan negara.

Tak Ada Kata Terlambat, Manny Pacquiao Raih Gelar Sarjana di Usia 40 Tahun
source: https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn%3AANd9GcQAtEsaow2mskXjTSn8O7HQyH8jXi9AYeFtip6xWvDszYmijYCZ

"Ayo tanamkan dalam hati bahwa tidak pernah terlambat untuk bermimpi besar. Tidak pernah terlambat untuk mewujudkan mimpi kita. Jalani minatmu, bukan hanya untuk diri sendiri tapi juga untuk keluarga dan negaramu," tulis Manny Pacquiao dalam kolom komentar pada foto unggahannya dikutip dari Detik.

Ayah dari lima anak ini mendedikasikan gelar sarjananya untuk keluarga tercinta, terutama istri dan anak-anaknya. Selain keluarga kecilnya, Pacquiao juga mendedikasikan keberhasilannya kepada keluarga terdekatnya.

"Aku sangat senang bisa menerima diplomaku dan memajangnya di dinding. Aku mendedikasikan ini untuk istriku yang sangat cantik dan mendukung, dan untuk anak-anakku yang hebat, Jimuel, Michael, Princess, Queenie, dan Israel. Aku juga akan menunjukkan diploma ini untuk ibu Dionisia, ayahku, dan saudara-saudaraku dan mengingatkan mereka dengan kesetiaan Tuhan. Dari banyak pencapaianku, ini akan menjadi yang paling bermakna," tulisnya.

Tak Ada Kata Terlambat, Manny Pacquiao Raih Gelar Sarjana di Usia 40 Tahun
source: https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn%3AANd9GcT5-nH8YFdZ1DF19Dp03MDJ8eSm8iHSK3sU2bim7GlwHtntW4Oj
baca juga

Pacquiao juga menuliskan "Biarkan kemenangan di luar ring tinju menjadi sebuah inspirasi untuk banyak orang yang sedang kesulitan berjuang, untuk bangkit dari kesulitan, untuk menaklukkan dan menerima hidup beserta segala kesulitannya.”

Kalimat tersebut Ia tuliskan untuk memberikan semangat pada para penggemarnya bahwa setiap kesulitan pasti ada jalan keluarnya. Meskipun Pacquio baru mendapat gelar sarjananya pada usia 40 tahun, Ia tidak merasa malu melainkan sangat bangga karena telah berhasil menggapai cita-citanya.