Ibu Ini Tanam Ganja dengan Alasan Obat Kanker, Benarkah Berkhasiat Untuk Kesehatan?
source: https://news.detik.com/
"Saya punya teman seorang naturalis, katanya minyak ganja ini bisa mengobati penyakit kanker," ucap RT yang mengaku tidak mengetahui jika menanam ganja untuk pengobatan merupakan tindak kejahatan.
source: https://news.detik.com/

Sementara itu Kapolres Cimahi AKBP M Yoris Maulana mengatakan ia menerima informasi soal ada yang menanam ganja di rumah ini.

"Dipimpin Kapolsek Cisarua Kompol Ikhwan, kami mendapatkan info bahwa ada yang menanam ganja di rumah ini," ujar Yoris di lokasi penemuan ganja, Senin (16/12/2019).

Ibu Ini Tanam Ganja dengan Alasan Obat Kanker, Benarkah Berkhasiat Untuk Kesehatan?

Polisi mengamankan 21 batang tanamam ganja berbagai ukuran dari 17 pot, baik bibit, persemaian hingga tanaman ganja setinggi 130 cm. Tanaman ganja tersebut ditanam di samping pagar bungalow villa mewah tersebut. Tampak raut ketegangan dari sejumlah pekerja saat polisi menggeledah villa tersebut.

"Ibu RT ini sudah tiga bulan melakukan penanam ganja dan sebagian lagi dalam pot seminggu yang lalu. Dia belajar menanam ganja sendiri," ujarnya.

baca juga

Rencananya polisi akan melakukan pemeriksaan mendalam, sekaligus melakukan tes urine untuk melihat apakah R merupakan pemakai atau tidak. "Ini baru penangkapan, nanti kita lihat," katanya.

Yoris mengatakan, menanam ganja tidak bisa ditolerir oleh hukum di Indonesia. "Terancam pasal 111 ayat 2 UU tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman kurungan 5 sampai 20 tahun, dengan denda mencapai Rp 800 juta," katanya.

Ibu Ini Tanam Ganja dengan Alasan Obat Kanker, Benarkah Berkhasiat Untuk Kesehatan?

Mengenal Manfaat Ganja

Ganja atau marijuana, merupakan obat depresan yang dibuat dari daun cannabis. Disebut obat depresan karena ganja dapat mempengaruhi sistem saraf dengan cara membuat lambat sistem saraf. Kandungan zat Tetrahidrokanibinol (THC) di dalamnya diklaim sebagai salah satu dari 400 zat kimia yang dapat menyebabkan efek perubahan suasana hati.

Ganja termasuk dalam daftar obat terlarang yang penggunaan serta peredarannya diatur undang-undang. Meskipun termasuk sejenis obat, ganja tak dikenal sebagai obat. Ia lebih masuk dalam jajaran sejenis narkotika. Ganja biasanya dikonsumsi dalam bentuk rokok atau dimakan. Ada juga yang mencampurnya dengan minuman keras dan atau jenis narkotika lainnya. Sejauh mana manfaatnya? Dilansir CNNIndonesia berikut ini manfaat ganja untuk kesehatan:

Mengenal Manfaat Ganja
source: https://www.cnnindonesia.com/

Menenangkan kecemasan
Sejumlah peneliti dari Harvard Medical School mengungkapkan ganja memiliki efek yang bisa membantu menenangkan kecemasan seseorang. Tentu saja, dengan catatan hal ini hanya berlaku dengan penggunaan ganja dosis tepat. Jika dikonsumsi dosis tinggi justru malah membahayakan.

Mengobati epilepsi
Virginia Commonwealth University pernah menyampaikan penelitian bahwa ganja dapat digunakan untuk mengehntikan serangan epilepsi. Namun, penelitian masih baru dilakukan pada hewan, belum diujicoba pada manusia.

Memperlambat alzheimer
Penelitian Scripss Research Institute pernah melaporkan ganja dapat memperlambat penyakit Alzheimer yang menyerang otak. Laporan ini dimuat di jurnal Molecular Pharmaceutics.

Obat kanker
Sebuah penelitian yang dimuat jurnal Molecular Cancer Therapeutics pernah mengungkapkan zat cannabidiol (CBD) yang ada dalam ganja dapat 'mematikan' gen 'Id-1' yang digunakan sel kanker menyebar ke seluruh tubuh.

Meredam gejala Multiple Sclerosis
Kandungan cannabidiol di dalam ganja disebut dapat menurunkan gejala dan rasa sakit yang disebabkan multiple sclerosis atau penyakit yang menyerang saraf-saraf pusat, seperti saraf otak, sumsum tulang belakang dan saraf optik. Hal itu dimuat dalam laporan penelitian yang dimuat di jurnal Canadian Medical Association.

Mengatasi penyakit parkinson
Penelitian terhadap manfaat ganja terus dilakukan. Salah satu laporan yang dimuat medPage Today misalnya, pernah melaporkan ganja dapat digunakan untuk mengatasi tremor dan meningkatkan kemampuan motorik pada pasien parkison.

Mengobati radang usus
Penelitian yang dilakukan University of Nottingham pada 2010 pernah mengungkapkan bahan kimia dalam ganja, termasuk THC dan cannabidiol berinteraksi dengan sel-sel dalam tubuh yang memainkan peran penting dalam fungsi usus dan respon imun.

Wah ternyata banyak ya Moms manfaat tanaman ganja. Namun, jangan sekali-kali mencoba menanam ganja di rumah ya. Karena segala hal yang berkaitan dengan tanaman ganja memiliki undang-undang. Jangan sampai hal seperti seorang wanita di Bandung tadi menimpa Mommies.