Sang suami bernama HT alias Ko Ahuang (65), dan si istri yang berumur 35 tahun berinisial M. Korban dilaporkan dipukul berkali-kali ke arah badan sampai kepala. Dan kejadian ini pun viral.

Dalam video yang beredar tersebut, pelaku M berbicara sendiri. Dia menyebutkan bahwa dirinya telah mengurusi suaminya yang menderita stroke, seusai buang air besar.

Viral Istri Pukuli Suami yang Stroke, Ini Tips Atasi Stres Agar Tak Gangguan Jiwa
source: https://www.haibunda.com/

M juga mengeluh karena merasa lelah mengurusi suaminya yang stroke tersebut. Bahkan, pelaku sempat menyebutkan meminta kompensasi Rp1 miliar jika sang suami ingin bercerai dari dirinya.

"Kalau dia mau pisah sama gua boleh, bayar Rp1 M sama syaratnya dia stroke lagi di ranjang. Tolong jaga dia hanya di ranjang aja," tuturnya lagi.

Kemudian, barulah pelaku mendekat dan memukul korban berkali-kali dengan walker. Korban pun tidak mampu berbuat apa-apa lantaran menderita stroke dan hanya meraung kesakitan.

Dari hasil pemeriksaan, M diduga mengalami gangguan jiwa. Untuk memastikan hal itu, polisi membawa M ke rumah sakit jiwa di Grogol, Jakarta Barat. Di sana, kejiwaan M akan diobservasi selama 2 minggu.

Menurut Kapolsek Penjaringan AKBP Imam Rifa', dirinya mendapatkan informasi bahwa M menderita stres karena mendapati suaminya kena stroke.

"Iya begitu dikonfirmasi, informasinya istrinya stres karena mendapati suaminya kena stroke itu," kata Kapolsek Penjaringan AKBP Imam Rifa.

Viral Istri Pukuli Suami yang Stroke, Ini Tips Atasi Stres Agar Tak Gangguan Jiwa

Pelaku pun terancam pidana kekerasan dalam rumah tangga apabila hasil pemeriksaan di rumah sakit jiwa menyatakan tidak ada gangguan kejiwaan. Saat ini, fisik HT dilaporkan sudah membaik meski dia masih trauma karena penganiayaan yang dialami.

baca juga

Mengurus Pasangan yang Tengah Sakit

Mengurus pasangan yang stroke memang bisa jadi tantangan tersendiri. Lagipula, perawat si suami bukan orang lain tetapi istrinya sendiri. Pastinya, ada kedekatan emosional yang berbeda.

Dilansir Haibunda, psikolog Dr.Barry Jaccobs mengutip Stroke Association mengatakan bahwa menjadi perawat untuk pasangan memang bisa membuat seseorang merasa kehilangan sosok penting dalam hidupnya.

Mengurus Pasangan yang Tengah Sakit
source: https://www.haibunda.com/
"Menjadi caregiver untuk pasangan bisa membuat kita merasa kehilangan sosok penting dalam hidup. Ketika pasangan hidup dengan stroke, secara enggak langsung seseorang harus bernegosiasi dengan hubungan yang baru," kata psikolog Dr.Barry Jaccobs.
source: https://www.haibunda.com/

Pada caregiver pasien penyakit kronis dan cukup parah, ada beberapa hal yang bisa dilakukan demi menjaga kewarasan dan menghindari stres, yaitu:

  • Minta bantuan dan pertolongan orang terdekat
  • Jika terlampau stres, Moms bisa meminta bantuan profesional
  • Berusaha menerima nasihat yang nyatanya kurang tepat dari orang lain
  • Tetap perhatikan diri Moms
  • Jangan segan berbagi keluh kesah dengan seseorang yang bikin Moms nyaman.

Tips Jika Pasangan Sakit

Moms, hidup bersama pasangan yang masih sehat wal afiat, tentu akan menyenangkan. Namun bagaimana tiba-tiba pasangan sakit dalam kurun waktu yang cukup lama? Untuk menghindari stres seperti yang terjadi dalam video yang tengah viral tersebut, Moms bisa melakukan beberapa tips berikut ini.

Sabar dan berdoa
Saat pasangan sakit, kondisi yang seperti ini pastinya sangat tidak nyaman. Pasangan mungkin akan jadi lebih manja dan menuntut perhatian penuh pada orang terkasih. Hal itu biasa terjadi karena emosi orang yang sedang sakit menjadi tidak labil, bahkan lebih mudah marah lho. Dan yang harus Moms lakukan adalah sabar dan berdoa. Tersenyum dan pandanglah wajahnya dengan penuh kasih sayang.

Beri Motivasi
Moms juga bisa memberi semangat dan motivasi agar pasangan lekas sembuh. Salah satu cara yang bisa Moms lakukan dengan kondisi pasangan yang sakit yaitu cobalah untuk membahas apa saja yang membuatnya senang dan tertawa. Membantunya agar tetap berpikir positif dengan memberi motivasi pun juga sangat penting Moms lakukan.

Tips Jika Pasangan Sakit
source: https://www.haibunda.com/

Manjakan Pasangan
Kendalikan emosi dan pertimbangkan kondisinya dengan lapang dada. Bukan hal yang aneh jika orang sakit sering kali menjadi malas bergerak dan bahkan hilangnya nafsu makan. Pahami dan manjakan pasangan sesuai keinginannya. Dengan begitu bisa membuat ia merasa lebih nyaman. Berikanlah dia semangat dalam memenuhi nutrisinya, suapi pasangan makan dengan penuh kasih sayang dan ketulusan.

Peluk dengan Ketulusan
Moms juga bisa mengurangi level rasa sakit yang diderita pasangan dengan cara memberikan pelukan hangat dan penuh kasih sayang, maka pelukan itu dapat mengurangi rasa sakit dan bahkan menurunkan tekanan darahnya. Selain itu sebuah pelukan akan melepas senyawa kimia seperti oksitoksin yang menimbulkan rasa senang yang menentramkan. Pelukan pun bisa membuat otot yang tegang menjadi lebih rileks serta meningkatkan sirkulasi darah pada jaringan-jaringan lunak.

Menjaga Kesehatan Diri
Memenuhi kebutuhan dan menemani pasangan selama sakit, tentunya membuat Moms lelah bukan main. Jika pasangan sakit maka Moms pun harus lebih sehat dan fit. Jangan abaikan kesehatan Moms sendiri. Yang harus Moms lakukan adalah dengan mengonsumsi makanan berserat seperti, buah, sayur dan kacangan-kacangan. Dengan makanan berserat, manfaat yang didapat pun beragam seperti menjaga tubuh dari serangan bakteri dan membuat kerja sistem kekebalan tubuh jadi lebih optimal.

Jadi jika pasangan sedang sakit, percayalah tidak hanya obat yang bisa menyembuhkannya. Tapi keberadaan Mommies disampingnya tentu bisa menjadi penyembuh paling utama.