Dilansir dari Haibunda, Berikut langkah pertolongan pertama saat anak pingsan dari dr.Reisa Broto Asmoro, dalam program Dr.OZ Indonesia Trans TV:

Baringkan tubuh anak
Pastikan posisi kepala anak sejajar dengan tubuh. Tidak perlu menggunakan bantal untuk menyangga kepala. Saat pingsan dikhawatirkan oksigen ke otak berkurang. Oleh karena itu pastikan bagian tubuh bagian bawah lebih tinggi.

"Langsung posisikan kaki lebih tinggi 25 derajat dari jantung, supaya peredaran darah lebih banyak ke area kepala," ucap Reisa.

Longgarkan Pakaian
Bunda bisa melonggarkan pakaian anak yang dapat membuat pernapasan semakin sulit.

Cek Kondisi Nadi
Jika saat diraba nadi anak masih kencang dan kuat, maka kita tidak perlu khawatir, Bunda. Namun, jika nadi tidak teraba dan bahkan wajah anak memberi maka kita harus hati-hati.

"Harus melakukan pertolongan pertama, seperti pemberian napas buatan dan resusitasi jantung paru," kata Reisa.

Jangan Panik! Ini Pertolongan Pertama yang Harus Moms Lakukan Saat Anak Pingsan
source: https://health.detik.com/

Beri Aroma Menyengat
Moms bisa memberi aroma menyengat seperti minyak kayu putih untuk membangunkan anak yang pingsan.

Beri Air Minum Hangat
Setelah anak sadar, Bunda bisa memberinya air minum hangat.

Hal yang Harus Dihindari Saat Anak Pingsan

Dilansir HealthDetik, menurut dr Meta Hanindita, SpA, dari RS Dr Soetomo Surabaya, ketika anak pingsan, jangan sekali-kali memasukkan apapun ke dalam mulut anak.

"Pertama, jangan panik. Baringkan anak di tempat yang rata supaya aliran darah ke otak membaik, jangan masukkan sesuatu ke dalam mulutnya," pesan dr Meta Hanindita, SpA, dari RS Dr Soetomo Surabaya.

Hal yang Harus Dihindari Saat Anak Pingsan

Jika ada sesuatu yang dimasukkan ke mulut anak pingsan, misalnya saja air, dikhawatirkan akan membuat yang bersangkutan tersedak pada saat sadar. Air bisa diberikan saat anak sudah sadar. Ingat pula untuk menjauhkan benda keras atau benda tajam yang bisa melukai anak.

Selain itu, Sebagai orang tua, Moms juga perlu mengetahui gejala prodomal anak pingsan yang meliputi pusing, mual, perubahan penglihatan (bisa kabur atau telihat gelap), pucat, dan berkeringat dingin. Beberapa orang juga mengalami gejala pingsan seperti pupil melebar dan denyut nadi lebih rendah dari 60 ketukan/menit.

Kebingungan, tinitus (dering atau sensasi meledak di salah satu atau kedua telinga), menggigit lidah, dan kejang berkelanjutan adalah beberapa faktor yang juga bisa terjadi sebelum pingsan.

Nah, jadi jangan panik ya, Moms. Lakukan langkah yang sudah disebutkan tadi, dan ingat jangan memasukka apapun ke dalam mulut anak saat pingsan. Semoga informasi ini bermanfaat.