Tujuh elemen kunci interior Jepang untuk rumah minimalis

Mengutip Architecture Art Design melalui Haibunda, ada beberapa elemen kunci yang membuat ruangan sempit terlihat lebih luas. Interior Jepang lebih banyak menggunakan warna putih dan netral mendominasi desain minimalis. Namun, di kamar anak-anak di rumah dengan interior gaya Jepang memiliki warna-warna moderat dan cerah.

Ingin Punya Rumah Minimalis Khas Jepang? Ini 7 Kunci Elemen Dasarnya, Moms!
source: https://www.haibunda.com/moms-life/20191219134427-76-72869/7-elemen-kunci-interior-jepang-untuk-rumah-minimalis

Arsitektur dan desain interior minimalis di Jepang mengacu pada filsafat tradisional mereka, Zen Buddhism. Dan berikut tujuh elemen kuncinya dikutip dari Lifestyle Asia:

1. Pintu geser

Shoji atau pintu geser adalah salah satu elemen paling ikonik dari interior Jepang. Secara tradisional, Shoji dibuat dari kertas beras transparan yang dibingkai oleh kayu. Tidak seperti pintu geser biasa, Shoji digeser bolak-balik, menghemat ruang di rumah-rumah kecil.

Ingin Punya Rumah Minimalis Khas Jepang? Ini 7 Kunci Elemen Dasarnya, Moms!
source: http://inspiredho.me/

Versi modern Shoji menggunakan panel kaca untuk perawatan yang lebih mudah. Fitur utama dari Shoji modern dan tradisional adalah bahwa pintu tidak menghalangi cahaya alami masuk ke rumah.

baca juga

2. Perabotan rumah serba kayu

Salah satu cara terbaik untuk mengharmonisasikan rumah dengan alam adalah dengan menambahkan elemen kayu natural kedalam rumah, Moms. Kebudayaan Jepang sudah terbiasa dalam menggunakan elemen kayu pada tiap dekorasi rumahnya, mulai dari dinding, pintu, layar pembatas, dan bingkai, semua terbuat dari elemen kayu. Bambu juga terkadang menjadi alternatif dalam desain interior rumah minimalis ala Jepang.

Ingin Punya Rumah Minimalis Khas Jepang? Ini 7 Kunci Elemen Dasarnya, Moms!
source: https://www.idesignarch.com/timber-framed-japanese-house-built-around-private-gardens/

3. Pintu masuk dan ruang depan yang minimalis

Ruang depan dengan desain interior rumah minimalis bertemakan jepang dinamakan genkan. Ini adalah area dimana pemilik rumah menyapa pengunjung rumah sekaligus tempat menaruh alas kaki dan biasanya ditukar dengan sandal dalam ruangan. Pada desain ini, identik juga dengan penggunaan getabako, yakni rak sepatu yang terbuat dari kayu. Desain ruang depan ini pun terbilang simpel dan diisi pencahayaan yang natural.

Tak hanya itu, pintu masuk gaya Jepang membuat cara yang lebih eksplisit untuk melepas sepatu. Pintu masuk rumah sering diatur pada tingkat yang lebih rendah dari sisa rumah sehingga debu dan kotoran tidak masuk. Ini juga membuat ruang transisi yang baik antara dalam dan luar ruangan.

4. Perabotan atau furnitur yang juga minimalis

Pada sebagaian besar rumah minimalis bergaya Jepang tidak memiliki sofa, melainkan bantal lantai untuk menggantikan sofa tersebut. Orang-orang Jepang lebih menyukai duduk di lantai. Seperti filosofinya, kesederhanaan. Namun, jika Moms ingin lebih modern, bisa menggunakan perabotan yang tak terlalu tinggi.

Ingin Punya Rumah Minimalis Khas Jepang? Ini 7 Kunci Elemen Dasarnya, Moms!
source: https://www.haibunda.com/moms-life/20191219134427-76-72869/7-elemen-kunci-interior-jepang-untuk-rumah-minimalis

5. Ruang terbuka dan pencahayaan alami

Desain minimalis dan ruang terbuka merupakan elemen interior Jepang, dan salah satu cara untuk mencapai estetika desain ini adalah penggunaan pencahayaan alami. Penelitian juga telah membuktikan bahwa pencahayaan alami membantu kita menjadi lebih produktif, lebih bahagia dan lebih tenang.

Seperti disebutkan di atas, ruang terbuka dan prinsip-prinsip desain minimalis sangat kental pada desain Jepang. Jika memungkinkan, Moms bisa coba untuk menggabungkan skylight, dan jendela yang luas untuk membuka rumah. Jika terlalu cerah, pilih panel gorden tipis untuk membingkai jendela.

Moms juga bisa menggunakan banyak jendela dan instalasi jenis plafon minimalis yang pas, jangan lupa taruh tirai minimalis untuk melengkapi jendela Moms.

baca juga

6. Adanya elemen alam dalam rumah minimalis bergaya Jepang

Kultur budaya Jepang tercermin dalam kecintaannya terhadap alam. Ini sebagai bagian dari estetika penyeimbangan antara buatan manusia dan alami. Maka dari itu, cara terbaik dalam menata desain interior rumah minimalis ala Jepang yang alami adalah dengan membawa nuansa natural ke dalam rumah. 

Caranya dengan menambahkan dekorasi tanaman khas Jepang seperti pohon bonsai dan pohon bambu atau taman batu internal yang sederhana. Taman batu biasanya terdiri dari bebatuan, fitur air dan beberapa tanaman hijau di atas pasir atau kerikil.

Ingin Punya Rumah Minimalis Khas Jepang? Ini 7 Kunci Elemen Dasarnya, Moms!
source: https://id.pinterest.com/pin/140878294564610729/

7. Tikar jerami

Rumah tradisional Jepang memiliki lantai tatami atau tikar jerami yang diletakkan di kamar, bukan lantai parkit karena sejuk di musim panas dan hangat di musim dingin. Biasanya terbuat dari anyaman igusa yang tumbuh di daerah selatan Jepang. Ketika baru saja dipasang, ada aroma segar dan berumput yang berembus melalui ruangan yang menenangkan dan menenangkan pikiran.

Nah, bagaimana? Apakah interior rumah minimalis ala Jepang di atas berhasil menginspirasi Moms?