Panci presto menggunakan tekanan dan uap panas untuk memasak daging. Desain yang khusus dan cenderung lebih berat ini butuh panduan dalam mengoperasikannya. Sebab bila salah menggunakan panci presto dapat membahayakan Moms. Yang berbahaya dari panci presto ialah uap panasnya. Lalu, bagaimana mengoperasikan panci presto yang aman?

1. Pahami buku manual

Setelah membeli panci presto, bukan berarti Moms langsung bisa menggunakannya. Sebaiknya pahami terlebih dahulu buku panduan atau buku manualnya. Sebab, banyak kompartemen atau tombol dapat membuat bingung. Pahami berapa listrik atau watt yang digunakan, dan sesuaikan dengan kondisi rumah. Jangan sampai menggunakan watt yang kurang, sebab dapat membuat panci presto konslet. Bila menggunakan panci presto yang menggunakan kompor api, pastikan seberapa besar api yang harus digunakan. Pahami cara mengoperasikan panci presto. Dimulai dari membuka-menutup panci, menekan tombol hingga cara memasaknya yang benar.
1. Pahami buku manual
source: http://www.shutterstock.com
baca juga

2. Buka tutup panci presto dengan benar

Tips aman dalam mengoperasikan panci presto yang selanjutnya adalah dengan membuka dan menutup panci presto dengan benar. Bila Moms sudah membaca buku manualnya, maka Moms mengerti cara membuka dan menutup panci presto dengan benar dan tidak sembarangan. Tutup panci presto tidak seperti panci biasa, sebab panci presto memiliki tutup yang bisa 'mengunci' agar uap panas tidak keluar.
2. Buka tutup panci presto dengan benar
source: https://pinterest.com/

Pastikan panci presto ditutup dengan benar dan rapat. Sebab bila tidak rapat, uap panas dari panci bisa bocor dan makanan tidak matang dengan sempurna. Bila Moms tidak menutup panci presto dengan benar, dikhawatirkan daging tidak akan empuk dan matang walau sudah dimasak dengan waktu yang lama.

3. Jangan menyentuh dengan tangan kosong

Jangan menyentuh panci presto dengan tangan kosong. Bila Moms ingin mengecek apakah daging sudah matang atau belum, tunggu proses prestonya selesai lalu Moms bisa membuka panci presto dan mengeceknya. Pastikan menggunakan sarung tangan saat mencoba membuka tutup panci. Setelah dibuka, biarkan uapnya hilang dan Moms bisa mengecek tingkat kematangan daging.
3. Jangan menyentuh dengan tangan kosong
source: https://www.williams-sonoma.com

Hindari menggunakan spatula dari besi atau alumunium. Selain bisa menghantarkan panas, permukaan panci bisa tergores. Gunakan spatula yang terbuat dari kayu atau karet untuk mengecek daging. Bila daging dirasa belum matang atau empuk, Moms bisa mengulangi langkah memasak dengan panci presto.

baca juga

4. Tunggu agak dingin

Biasanya panci presto mengeluarkan bunyi atau tanda proses memasak telah selesai. Tapi, jangan buru-buru membuka tutup panci presto, Moms. Sebab uap panasnya masih mengumpul dalam panci dan belum hilang. Takutnya bila terburu-buru dibuka, uap panas dapat melukai tubuh. Sebaiknya, tunggu 10-15 menit, setelah proses memasak selesai. Lalu angkat tutup panci presto perlahan-lahan.

Setelah tutup panci presto diangkat, pastikan uap panas sudah keluar semua. Dan bila sudah 'agak dingin' atau tidak terlalu panas, dengan menggunakan sarung tangan, Moms bisa memindahkan masakan dari panci presto ke piring saji. Pastikan memindahkannya dengan hati-hati, sebab masakan masih dalam keadaan panas.

4. Tunggu agak dingin
source: https://thewirecutter.com/
Nah, itu dia 4 tips dalam mengoperasikan panci presto dengan aman. Kuncinya adalah memahami panduan menggunakan panci presto dan tidak memegangnya dengan tangan kosong. Selalu berhati-hati saat menggunakan peralatan dapur, ya! Selamat memasak, Moms!