Kontraksi yang terjadi pada kehamilan muda

Kram perut terasa serupa dengan berbagai nyeri dan kram lain. Ibu hamil mungkin mengalami sakit seperti mulas atau nyeri haid di awal kehamilan.

Normalkah Kontraksi Saat Hamil Muda? Yuk, Kenali Jenis dan Cara Mengatasinya
source: https://babyology.com.au/pregnancy/stages-of-pregnancy/so-what-exactly-is-braxton-hicks-and-how-do-i-know-im-not-in-labour/

"Pertumbuhan rahim yang cepat dalam dua trimester pertama kehamilan juga dapat menyebabkan kram. Plus, perubahan kadar hormon dapat menyebabkan peningkatan gas, kembung, dan sembelit. Mayoritas kehamilan akan mengalami kram ringan selama enam minggu pertama," kata Chad Klauser, M.D., asisten klinis profesor kebidanan dan kandungan di Fakultas Kedokteran Mount Sinai School of Medicine di New York City.

Lalu berikut ini bentuk kontraksi yang kerap Moms rasakan saat hamil muda:

1. Braxton-hicks (kontraksi palsu)

Di sekitar usia kehamilan 4 bulan, Bumil mungkin merasakan otot rahim berkontraksi secara tidak teratur. Tetapi kontraksi ini sebenarnya belum menjadi tanda persalinan, Moms. Kontraksi ini cenderung dapat mereda jika ibu hamil mengubah posisi tubuh, misalnya dari berbaring lalu berdiri dan berjalan sejenak.

Normalkah Kontraksi Saat Hamil Muda? Yuk, Kenali Jenis dan Cara Mengatasinya
source: https://blog.pregistry.com/braxton-hicks-contractions/

Umumnya kontraksi yang disebut Braxton-Hicks atau kontraksi palsu ini ditandai dengan gejala perut terasa kencang namun tidak nyeri, kontraksi terpusat pada bagian perut, dan mulai terasa jika ibu hamil kelelahan atau kurang minum.

Moms tak perlu khawatir, kontraksi jenis ini tidak bertambah kuat dan tidak menyebabkan perubahan atau pembukaan pada leher rahim. Jadi kontraksi palsu ini masih dianggap wajar terjadi pada awal kehamilan.

baca juga

2. Kontraksi dini

Selain kontraksi palsu, kita juga mengenal istilah kontraksi dini pada ibu hamil. Berbeda dengan kontraksi palsu, kontraksi dini tidak dapat reda dengan istirahat. Biasanya kontraksi ini memiliki pola tertentu, misalnya setiap 10 menit hingga satu jam.

Selain perut yang terasa kencang, biasanya kontraksi dini disertai gejala:

  • Sakit punggung
  • Kram perut
  • Terasa tekanan pada perut, panggul, dan kemaluan
  • Konstipasi
  • Sering buang angin
Normalkah Kontraksi Saat Hamil Muda? Yuk, Kenali Jenis dan Cara Mengatasinya
source: https://www.which.co.uk/reviews/giving-birth/article/signs-and-stages-of-labour

Ada anggapan bahwa kontraksi di awal kehamilan ini merupakan bentuk adaptasi tubuh dengan peregangan ligamen di sekitar rahim. Namun mengingat bahwa kontraksi jenis ini berisiko menyebabkan persalinan prematur dan bisa jadi pertanda atas sesuatu yang bersifat patologis. 

Hal ini merupakan salah satu pertanda jika ibu hamil mungkin mengalami infeksi. Hormon prostaglandin keluar jika ada infeksi di tubuh Moms. Akibatnya, tubuh menjadi demam dan memicu kontraksi. 

Selain itu, bisa juga itu merupakan tanda adanya suatu gangguan pada janin, seperti gangguan kromosom. Ada baiknya ibu hamil memeriksakan kandungan ke dokter jika mengalaminya, terutama jika disertai dengan perdarahan atau air ketuban merembes.

Penyebab terjadinya kontraksi di awal kehamilan

Beberapa wanita mengalami kram dengan sedikit perdarahan saat embrio 'menanamkan' dirinya ke dinding rahim. Hal ini sama seperti dimulainya menstruasi.

Ibu hamil juga akan mengalami kram saat rahim mulai berubah bentuk dan siap untuk menampung bayi. Sementara sebagian wanita mengalami kram ketika mereka orgasme saat berhubungan seksual. Ini bisa membahayakan dan perlu konsultasi dokter.

Normalkah Kontraksi Saat Hamil Muda? Yuk, Kenali Jenis dan Cara Mengatasinya
source: https://amp.cnn.com/cnn/2019/09/24/asia/korea-wrong-abortion-intl-hnk-scli/index.html

Sekitar usia kehamilan 12 minggu, banyak ibu hamil merasakan nyeri kuat di pangkal paha. Sebenarnya, ini hanya ligamen yang mendukung peregangan rahim saat tumbuh.

Rasa nyeri pada perut, terutama perut bagian bawah juga biasanya disebabkan:

  • Infeksi saluran kencing
  • Kontraksi pada rahim seperti mau melahirkan. Biasanya akibat stres fisik atau psikis yang berlebihan.
  • Sembelit. Ini cukup sering terjadi pada ibu hamil karena kadar hormon progesteron yang tinggi dalam darah.
baca juga

Cara meredakan kontraksi pada kehamilan muda

Jika Moms mengalami kontraksi di usia kehamilan yang masih muda, cobalah untuk beristirahat sejenak. Ketika Moms sedang berdiri, cobalah untuk berbaring dan tarik nafas dalam serta hembuskan perlahan. 

Moms juga bisa mandi air hangat untuk meredakan kram atau kontraksi ini, sehingga tubuh Moms bisa lebih rileks. Tak ada salahnya juga meminta Dads untuk mengusap atau memijit pelan punggung Moms untuk memberikan rasa nyaman dan meredakan kontraksi.

Normalkah Kontraksi Saat Hamil Muda? Yuk, Kenali Jenis dan Cara Mengatasinya
source: https://www.123rf.com/photo_24108957_health-pregnancy-and-happy-people-concept-husband-giving-his-wife-back-massage-at-home.html

Minumlah air putih yang cukup agar Moms tidak mengalami dehidrasi dan janin yang ada di dalam kandungan pun terasa nyaman.

Namun jika rasa sakit akibat kontraksi tidak kunjung membaik, disertai mual, pusing dan perdarahan ringan segera konsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.