Manfaat Cuka Sari Apel

1. Menurunkan Kadar Kolesterol

Detoks Tubuh dengan Cuka Apel, Efektifkah Saat Perut Kosong?

Cuka sari apel mengandung antioksidan tinggi yang dapat melawan kolesterol jahat.Hal ini karena antioksidan yang terkandung dalam cuka sari apel bermanfaat untuk mencegah kerusakan sel-sel atau jaringan pembuluh darah. Secara bersamaan, antioksidan ini dapat meningkatkan kolesterol baik (HDL) sehingga dapat menurunkan risiko penyakit jantung, pembuluh darah dan stroke. Tak hanya itu, dalam Cuka sari apel juga ditemukan asam D-glucaric yang berguna untuk mengurangi kadar kolesterol jahat hingga 35%.

2. Mencegah Penyakit Kanker

Detoks Tubuh dengan Cuka Apel, Efektifkah Saat Perut Kosong?

Menurut penelitian yang dilakukan oleh National Cancer Institute di Amerika Serikat, cuka sari apel mengandung senyawa antioksidan jenis flavonoid yang tinggi. Zat ini mampu menurunkan risiko terkena penyakit kanker paru-paru hingga 50%. Selain kanker paru-paru, cuka sari apel juga dapat mencegah penyakit kanker prostat pada pria dewasa. Penelitian lain menyebutkan, zat fitokimia yang terdapat pada cuka sari apel secara signifikan dapat menghambat pertumbuhan sel kanker usus hingga 43%.

baca juga

3. Mengeluarkan Racun Tubuh

Detoks Tubuh dengan Cuka Apel, Efektifkah Saat Perut Kosong?

Sejatinya, tubuh kita setiap harinya melakukan proses detoksifikasi atau pengeluaran racun. Pengeluaran racun tersebut dapat melewati air kencing maupun keringat. Meskipun dilakukan secara alami oleh tubuh, proses pengeluaran racun bagi setiap individu juga berbeda. Oleh karena itu, banyak orang yang melakukan detoksifikasi tambahan salah satunya dengan menggunakan cuka apel. Berbeda dengan detoksifikasi alami tubuh, detoksifikasi dengan menggunakan cuka sari apel cenderung berpacu pada pembersihan organ pencernaan. Tak heran, seseorang yang sedang melakukan detoksifikasi cuka sari apel akan menemukan warna feses lebih hitam dibanding biasanya.

4. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Detoks Tubuh dengan Cuka Apel, Efektifkah Saat Perut Kosong?

Cuka sari apel mengandung probiotik yang dihasilkan dari proses fermentasi. Menurut penelitian yang dilakukan pada tahun 2011, probiotik sangat baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh sehingga membuat tubuh seseorang menjadi lebih sehat dan bugar. Tak hanya itu, cuka sari apel juga sering digunakan untuk mengatasi flu yang diakibatkan oleh virus.

baca juga

5. Memperbaiki Tekstur Kulit

Detoks Tubuh dengan Cuka Apel, Efektifkah Saat Perut Kosong?

Tak hanya untuk kesehatan tubuh dari dalam, cuka sari apel juga sangat baik untuk memperbaiki tekstur kulit. Cuka sari apel dapat berperan sebagai astringent yang mana dapat meningkatkan sirkulasi darah ke kulit dan mengecilkan pori-pori. Sangat baik untuk kulit yang berminyak.

Kapan Waktu yang Tepat Mengonsumsi Cuka Sari Apel?
 

Detoks Tubuh dengan Cuka Apel, Efektifkah Saat Perut Kosong?

Kebanyakan orang lebih memilih mengonsumsi cuka sari apel pada waktu-waktu tertentu mulai dari saat bangun tidur, pagi hari sebelum sarapan dan malam sebelum tidur. Namun ternyata hingga saat ini belum ada penelitian resmi yang secara spesifik menjelaskan cuka sari apel lebih efektif saat dikonsumsi dalam keadaan perut kosong atau tidak. Ada baiknya untuk selalu berkonsultasi dahulu dengan dokter sebelum memutuskan untuk mengkonsumsi cuka sari apel. Karena rasanya yang asam, sangat tidak disarankan dikonsumsi oleh penderita penyakit asam lambung.