Daun kelor

Daun kelor atau merunggai adalah jenis tumbuhan dari suku Moringaceae. Daun kelor memiliki nama lain seperti moringa, limaran, horseradish tree, hingga malunggay di Filipina. 

Di Jawa, kelor biasa dijumpai tumbuh sampai pada ketinggian 300 m di atas permukaan laut. Ia sanggup tumbuh dengan baik di kawasan tropik yang lembap juga di daerah panas. Bahkan, tanah kering-kerontang sekalipun tak ditampiknya.

Usir Setan Hingga Peluntur Susuk, Ini Ragam Fakta Daun Kelor yang Kaya Nutrisi
source: https://www.exportersindia.com/rudraksh-alovera-exports/moringa-plant-4030461.htm

Bentuk batang pokoknya tidak lurus betul, melainkan sedikit membengkok dan bercabang-cabang justru bermanfaat sebagai pohon pendukung untuk tanaman merambat, seperti sirih atau lada.

Nutrisi daun kelor

Daun kelor memiliki banyak nutrisi yang baik bagi tubuh. Tiap cangkir atau 21 gram daun kelor segar mengandung:

  • Protein 2 gram
  • Vitamin B6 19% dari Angka Kecukupan Gizi (AKG)
  • Vitamin C 12% dari AKG
  • Vitamin A 9% dari AKG
  • Magnesium 8% dari AKG
Usir Setan Hingga Peluntur Susuk, Ini Ragam Fakta Daun Kelor yang Kaya Nutrisi
source: http://www.maremaia.com/product/moringa-leaf-spagyric-tincture-alchemically-enhanced-plant-extraction

Manfaat daun kelor untuk kesehatan

Dikutip dari Healthline melakui DetikFood, daun kelor kaya antioksidan yang bisa menyebabkan stress oksidatif. Misalnya saja antioksidan quercetin untuk bantu turunkan tekanan darah. Sementara asam klorogenik bisa menstabilkan kadar gula darah usai makan.

Manfaat lainnya, daun kelor bisa mengurangi inflamasi karena kandungan isothiocyanates di dalamnya. Bagi Moms yang ingin menurunkan kolesterol juga disarankan mengonsumsi daun kelor karena daun ini memiliki manfaat penurun kolesterol serupa oat dan almond.

Sedangkan sebagai obat dalam, air rebusan akarnya dianggap ampuh untuk obat rematik, epilepsi, antiskorbut, diuretikum, hingga obat kencing nanah. Akarnya pun bagus untuk pengobatan malaria dan mengurangi rasa sakit.

baca juga

Manfaat daun kelor dari segi mistis

Masyarakat Indonesia, terutama Jawa, memang masih kental dengan kehidupan mistis. Di Jawa sendiri, tanaman kelor juga sering digunakan sebagai campuran air untuk memandikan jenazah.

Menurut kepercayaan, campuran tersebut dimaksudkan untuk membuang ajimat, seperti melunturkan susuk yang masih melekat pada jasadnya. Manfaat lain dari tanaman kelor, masih menurut kepercayaan tertentu, bisa sebagai penangkal kekuatan magis, ilmu hitam atau guna-guna, serta ajimat kesaktian.

Caranya, cukup dengan mengibas-ibaskan setangkai daun kelor ke bagian muka korban. Bisa juga air rendaman tanaman kelor disiramkan ke sekujur tubuhnya.

Usir Setan Hingga Peluntur Susuk, Ini Ragam Fakta Daun Kelor yang Kaya Nutrisi
source: https://m.khaleejtimes.com/wknd/fit-and-fab/7-reasons-why-moringa-is-the-next-superfood

Kelor terkadang juga dijuluki "si kayu gaib", terutama galihnya (inti kayu kelor yang keras, coklat tua hingga hitam). Adakalanya kayu galih kelor yang biasanya langka itu "dipuja-puja" oleh kalangan dukun di Jawa. Karena kekuatan magis yang tersimpan di dalamnya dianggap mampu menangkis energi (kekuatan) negatif dari ilmu hitam maupun serangan fisik.

Konon, bersama bahan-bahan lain, seperti pala, bawang merah, bawang putih, dan lainnya, kelor bisa dibuat bedak pupur untuk sarana mengobati orang kurang waras. Mereka yang suka ngomong sendiri, ngomel-ngomel sendiri, melucu sendiri, dan tertawa sendiri. Begitu pun mengusir jin atau setan yang sedang merasuki tubuh seseorang.

Olahan daun kelor

Daun kelor yang belum terlalu banyak peminatnya di Indonesia, namun dangat laku jika di ekspor ke negara-negara Asia, seperti Korea Selatan hingga Taiwan ini sebenarnya sangat mudah diolah menjadi masakan apapun.

Usir Setan Hingga Peluntur Susuk, Ini Ragam Fakta Daun Kelor yang Kaya Nutrisi
source: https://www.instructables.com/id/How-to-Cook-Moringa-Leaves/

Namun yang paling populer adalah sayur bening daun kelor. Bumbu untuk membuatnya antara lain temu kunci, bawang merah, bawang putih, dan daun salam. Olahan ini banyak ditemui di Sulawesi Tengah dan di Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Selain sayur bening, daun kelor juga bisa ditumis, didadar bersama telur, dibuat menjadi bakwan, hingga jadi adonan bolu. Beberapa chef bahkan menyajikan daun kelor dengan olahan gaya western, seperti dijadikan salad sayuran yang sehat dan segar. Juga enak dibuat campuran jus atau smoothies sayuran.