Peraturan larangan menggunakan kantong plastik di DKI Jakarta

Kantong plastik sebagian besar terbuat dari polyethene (PE), suatu bahan thermoplastic yang tidak mudah terurai oleh alam. Sampah kantong dari jenis ini baru dapat terurai secara sempurna setelah terendap di alam selama kurun waktu 500 – 1000 tahun. Hanya sekitar 1% kantong plastik bekas yang dapat didaur ulang, terutama karena sulitnya memilah berbagai jenis plastik yang digunakan dan tak sebandingnya biaya daur ulang dengan harga jualnya, sehingga hampir semua kantong plastik dipastikan terbuang menjadi sampah.

Selama kurun waktu tersebut, ketika sampah kantong plastik mengendap di tanah, terapung-apung di air, maka berandil besar dalam perusakan lingkungan, menghambat peresapan air, mengurangi kesuburan tanah, menyebabkan terjadinya banjir dan menyumbang percepatan pemanasan global.

Sudah Dilarang di Jakarta, Ini 5 Cara Asik Belanja Tanpa Kantong Plastik
source: https://www.sustainabilityoptions.org.nz/single-post/2018/07/02/Are-compostable-bags-as-good-as-we-think

Berdasarkan hal itulah, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan peraturan gubernur (pergub) tentang larangan kantong plastik sekali pakai di mal, swalayan, hingga pasar. Larangan ini tertuang di Pergub Nomor 142 Tahun 2019 tentang Kewajiban Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan Pada Pusat Perbelanjaan, Toko Swalayan, dan Pasar Rakyat. Rencananya larangan ini akan efektif pada Juli 2020.

Pergub tersebut diteken Anies pada 27 Desember 2019 dan diundangkan pada 31 Desember 2019. Dan larangan ini akan terus disosialisasi hingga tanggal efektif berlaku seperti dilansir melalui DetikFood.

Mengubah kebiasaan yang selalu berbelanja menggunakan kantong plastik memang cukup sulit, karena dibutuhkan kebulatan tekad dan niat dari diri kita sendiri untuk mengurangi sampah plastik yang akhirnya akan merusak lingkungan dan akan berdampak ke anak cucu kita nantinya, Moms.

Untuk itu, Mommyasia merangkum beberapa tips berbelanja tanpa menggunakan kantong plastik ini.

Belanja tanpa kantong plastik

1. Selalu membawa kantong belanja guna ulang

Cara ini paling praktis yang bisa Moms lakukan untuk mengurangi penggunaan kantong plastik. Karena bahan kantong belanja guna ulang yang ramah lingkungan, reusable dan cukup praktis. 

Sekarang ini kantong belanja guna ulang banyak dijual dalam berbagai bahan dan ukuran di supermarket ataupun minimarket. Pilih yang berbahan ringan, yang memungkinkan untuk dilipat menjadi kecil, lalu dimasukkan ke dalam tas sehari-hari kita. Dengan begitu kita bisa membawa tas belanja ini sepanjang waktu.

Sudah Dilarang di Jakarta, Ini 5 Cara Asik Belanja Tanpa Kantong Plastik
source: https://www.thespruce.com/keep-reusable-bags-clean-and-usable-2147015

2. Kardus

Jika Moms berbelanja bahan cukup banyak, tak ada salahnya menggunakan kardus bekas yang biasanya telah disediakan pihak supermarket. Penggunaan kardus ini lebih baik ketimbang menaruhnya di banyak kantong plastik.

Pihak supermarket biasanya memanfaatkan kardus bekas makanan kemasan atau produk kemasan lainnya yang ada dalam jumlah banyak. Ukuran kardus yang besar bisa menampung bahan makanan sekaligus.

baca juga

3. Membawa wadah plastik atau kaca

Berbelanja makanan seperti snack, minuman kaleng atau kotak dan kebutuhan rumah tangga lainnya memang praktis jika menggunakan kardus. Namun bagaimana jika berbelanja bahan makanan mentah seperti daging ayam atau ikan?

Moms bisa menyiasatinya dengan membawa wadah plastik atau kaca. Atau bisa juga memanfaatkan kotak bekal. Moms cukup menaruh potongan daging ayam, ikan, hingga lembaran daging di dalam wadah guna ulang ini. Jangan lupa minta tambahan es untuk ditaruh di dalamnya agar kesegaran daging terjaga.

Sudah Dilarang di Jakarta, Ini 5 Cara Asik Belanja Tanpa Kantong Plastik

4. Menggunakan kantong kertas

Cara ini biasa kita temui saat berbelanja di luar negeri. Dibandingkan kantong plastik, berbelanja menggunakan kantong kertas ini tentu saja lebih ramah lingkungan. 

Kantong ini biasa juga disebut paper bag, berwarna coklat atau terkadang putih. Kantong kertas ini berguna untuk membungkus makanan kering, seperti roti, kacang-kacangan, beras ataupun pasta. Kantong kertas ini dapat Moms jadikan alternatif berbelanja guna ulang jika Moms hanya belanja sedikit bahan makanan.

5. Pilihlah tampat belanja dengan tidak menggunakan kantong plastik

di Indonesia memang belum semua toko atau supermarket memberikan kebijakan tanpa kantong plastik, kalaupun ada, dikenakan biaya untuk membeli kantong plastik tersebut, bukan melarangnya sama sekali. Dan tidak semua konsumen juga yang dapat menerima pengertian seperti ini. Meminimalisir penggunaan kantong plastik, diperlukan kepedulian semua pihak.

Di Jakarta sendiri, ada toko yang mengusung konsep belanja bebas plastik. Salah satunya diusung 'The Bulkstore & Co' di Jl KH Wahid Hasyim.

Semua barang di sini dijual tanpa kantong plastik. Pengunjung dianjurkan membawa wadah sendiri, tapi kalau mau beli wadah nonplastik juga bisa. Toko ini sediakan tolebag, paper bag, toples hingga botol dengan berbagai ukuran dengan variasi harga.

Sudah Dilarang di Jakarta, Ini 5 Cara Asik Belanja Tanpa Kantong Plastik
source: https://nowjakarta.co.id/city-guide/explore-jakarta/jakarta-s-eco-friendly-bulk-stores

Menyelamatkan bumi dari sampah plastik menjadi tanggung jawab semua. Menggunakan kantong plastik memang bukan barang haram, namun kepedulian semua pihak untuk meminimalisir penggunaannya akan sangat membantu dalam menghambat pemanasan global yang sekarang ini banyak dibicarakan. Semoga informasi ini bermanfaat, Moms!