Penyebab Kelahiran Lewat Bulan

Bayi Lahir Lewat Tanggal HPL, Apa Saja Risikonya?
source: https://www.todaysparent.com/

Persalinan yang terjadi setelah lewat dari HPL memang bukan kasus yang baru. Pasalnya, ini dapat terjadi karena banyak faktor. Salah satu yang juga umum terjadi adalah karena kesalahan dalam menghitung usia kandungan dari hari pertama menstruasi terakhir. Namun, melansir dari Alodokter, masih ada banyak faktor lain yang juga menyebabkan persalinan lewat bulan, di antaranya:

  • Kehamilan anak pertama
  • Janin dengan jenis kelamin laki-laki
  • Ibu hamil yang obesitas
  • Kasus persalinan yang sama sebelumnya
  • Adanya masalah pada plasenta dan janin

7 Risiko Bayi Lahir Lewat Bulan

Bayi Lahir Lewat Tanggal HPL, Apa Saja Risikonya?
source: https://www.justthefacts.org/

Nah, saat bayi lahir melewati tanggal HPL atau tercatat lebih dari 42 minggu, ada beberapa risiko yang dapat terjadi pada bayi, di antaranya:

  1. Asupan oksigen ke kandungan berkurang, bayi kekurangan oksigen.
  2. Pertumbuhan dan perkembangan bayi melambat atau terhenti, karena fungsi plasenta yang menurun saat usia kehamilan memasuki 38 minggu.
  3. Bayi sulit melewati jalan lahir karena tubuhnya yang semakin besar.
  4. Air ketuban yang semakin berkurang jumlahnya hingga memengaruhi denyut jantung janin.
  5. Janin berisiko menelan dan menghirup kotoran pertamanya (mekonium) yang ada di dalam air ketuban. Kondisi ini berisiko mengganggu saluran pernapasan hingga menghambat perkembangan paru-paru.
  6. Mengalami kondisi gawat janin, di mana detak jantung bayi melemah dan melambat. 
  7. Janin meninggal dalam kandungan atau sesaat setelah lahir.
baca juga

Itulah beberapa risiko yang dapat terjadi pada kasus janin lahir lewat bulan. Pada beberapa kasus, kandungan yang sudah melewati usia 40 minggu biasanya akan direkomendasikan untuk menjalani prosedur operasi sesar oleh dokter.