BABY BLUES

Tak sedikit ibu yang mengalami baby blues sehabis melahirkan bayinya. Bahkan terhitung 70-80 persen ibu di dunia pernah mengalaminya. Buat yang belum kenal dengan baby blues, mereka akan bingung kenapa moodnya bisa berubah dalam waktu cepat, misalnya sedih berganti menjadi marah dalam sekejap. 
 

source: https://www.weinbergerlawgroup.com

Untuk mengetahui apakah seorang ibu benar-benar mengalami baby blues, maka ada baiknya untuk mengenali gejalanya. 

Gejala: 

1. Merasa sedih, rapuh dan emosional sepeti sedang PMS. 
2. Gejalanya biasanya berlangsung selama 2 minggu pasca melahirkan. 
3. Mood naik turun (mood swings), cepat kesal, sedih, cemas, dan sulit berkonsentrasi. 

 

baca juga

Penyebab Baby Blues

Dilansir dari American Pregnancy Association, sebenarnya belum diketahui apa penyebab baby blues secara pasti. Namun ada yang mengaitkannya dengan perubahan hormon saat hamil dan setelah melahirkan. Perubahan hormon ini yang memengaruhi perubahan kimiawi pada otak yang berakibat pada stres. 

Selain itu, perubahan kehidupan ibu setelah memiliki bayi, di antaranya perubahan waktu tidur, mental, emosi, pengalaman melahirkan, disebut-sebut menjadi faktor penyebab baby blues
 

source: https://www.verywell.com


 

POSTPARTUM DEPRESSION

Gejala-gejala yang terjadi saat ibu mengalami depresi pasca melahirkan atau postpartum depression cenderung lebih berat daripada baby blues yaitu: 

1.  Gejala berlangsung lebih dari 2 minggu dan mengganggu peranmu sebagai ibu dalam merawat si kecil. 
2. Perasaan negatif yang dialami lebih parah daripada baby blues, antara lain gelisah, tertekan, rasa bersalah, tidak ingin dekat-dekat dengan bayi, tidak nafsu makan. Selain itu, kadang berniat melukai diri sendiri, tidak merasa berharga dan tidak berminat pada apapun. 
3. Postpartum depression biasanya berlangsung lebih lama. Biasanya dimulai 2 hingga 3 bulan pasca persalinan dan harus ditangani psikilogis ataupun psikiater untuk membantu kesembuhan. 
 

source: https://www.neuropsychiatrichospitals.net

Adapun penyebab depresi pasca melahirkan ini antara lain: 

1. Pernah mengalami stres sebelum kehamilan yang berlanjut hingga pasca melahirkan. 
2. Cemas berlebihan selama hamil sampai setelah melahirkan, dan rumah tangga tidak harmonis. 
3. Faktor genetik, misalnya ada salah satu orangtua yang pernah depresi. 
4. Kehamilan yang tidak diinginkan.
5. Perubahan hormon.