Hai Moms, perkenalkan saya Nita ! Saya adalah lulusan Sarjana Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus di salah satu universitas negeri di Jakarta yang saat ini lebih memilih menjadi Stay at Home Mom dengan satu anak perempuan bernama Aruna berumur satu tahun. Ini adalah kali pertama saya menulis blog di mommynesia.id, semoga bisa seterusnya ya saya menulis blog ini agar bisa berbagi mengenai hal apa saja yang bermanfaat kepada para orang tua dan calon orang tua. Selamat membaca !

Moms, pasti setuju kan kalau peran ayah dalam mengasuh dan mendidik anak itu sangat penting. Bahkan peran ayah sudah sangat dibutuhkan sejak bayi masih berada di dalam kandungan ibu. Ayah bisa menciptakan bonding antara dirinya dengan bayi yang ada di dalam kandungan ibu, salah satu caranya adalah dengan mengajaknya berkomunikasi melalui perantara perut ibu, setelah itu bayi pun kerap kali memberikan respon terhadap suara ayah melalui gerakan yang beragam dari dalam perut ibu.

Menurut salah satu artikel dalam forum parenting yang pernah saya baca, di artikel tersebut menyatakan bahwa peran ayah sangat menentukan pembentukan karakter seorang anak. Wow, ternyata bisa sampai sejauh itu ya ! Sudah jelas jika seorang ayah yang mencintai dan mengenal karakter anaknya dengan baik maka manfaat yang akan diperoleh anak ke depannya juga akan jauh lebih baik. Anak akan tumbuh menjadi generasi yang berkarakter positif berkat peran seorang ayah yang juga memberikan sikap positif terhadap anaknya.

Jangan sampai ayah lebih banyak waktu untuk urusan di luar rumah ya, Moms daripada mendidik dan mengasuh anak-anaknya sendiri lalu membebankan segala urusan anak-anak kepada istri. Lagipula kesuksesan dalam suatu parenting adalah bentuk dari kerja sama kedua orang tua, yaitu ayah dan ibu. Jadi tidak hanya soal finansial saja peran ayah, tetapi juga turut berperan dalam perkembangan kepribadian dan kecerdasan anak. Anak lebih percaya diri dan mudah bergaul dengan lingkungan baru.

Banyak cara agar ayah bisa turut berperan dalam mengasuh dan mendidik anak sejak bayi, diantaranya yaitu :

1. Bantu Mengganti Popok Bayi
Moms, tidak ada salahnya mengajarkan ayah untuk mengganti popok si kecil dengan baik. Lagipula tidak sulit kok daripada membetulkan perkakas rumah tangga yang rusak lho.

2. Bantu Memandikan dan Menggendong Bayi
Beruntung jika ayah pintar memandikan dan menggendong bayi, ibu jadi ada waktu untuk istirahat sejenak deh agar dapat mengumpulkan energi kembali.

3. Mengajak Anak Bermain
Ibu bisa menyelesaikan pekerjaan rumah yang tertunda saat ayah mengajak si kecil bermain. Ayah bisa mengajak anak bermain berdasarkan hobi dan kesukaan anak, seperti bermain bola, bermain balon, bermain kuda-kudaan, bermain sepeda, dan lainnya, dengan bermain ayah juga bisa melatih otot dan koordinasi gerak anak.

4. Membacakan Buku Cerita
Bukan hal yang membosankan bagi ayah untuk membacakan buku cerita kepada anak meskipun anak belum bisa membaca, yang penting anak sudah terbiasa dengan buku sejak kecil dan dengan membacakan buku cerita dapat juga melatih anak untuk berimajinasi.

5. Mengajarkan Anak Menyelesaikan Masalah
Kemampuan menyelesaikan masalah dapat diajarkan kepada balita. Ayah dapat mengajarkan apa yang harus dihadapi anak dari tindakan atau keputusan yang ia ambil.

6. Memberikan Contoh Perbuatan Baik Kepada Anak
Cara agar anak berhasil melakukan perbuatan baik adalah dengan melihat sendiri contoh dari ke dua orang tuanya, misal ayah membuang sampah pada tempatnya, makan tidak sambil mengoperasikan gadget, tidak tidur larut malam, dan sebagainya.


Behind every good kid is a great dad.

Ayo Moms, terus beri semangat ayah ya supaya lebih dekat dengan ananda tercinta !

Sampai bertemu di Nitta Story berikutnya ya, Moms. Jangan lupa beri komentarnya pada kolom di bawah tulisan ini ! Ceritakan juga apa dan bagaimana peran ayah di rumah yaa..

Trims,
Nitta Yunitasari