Beberapa hal yang perlu ibu hamil ketahui jelang persalinan

Membayangkan proses persalinan boleh-boleh saja, Moms. Namun jangan hanya terdokus pada rasa cemas dan takut untuk menghadapi persalinan tersebut. Karena jika pikiran Moms hanya diisi masalah ini justru Moms akan stres menghadapi persalinan.

Agar Siap Mental dan Fisik, Ini 5 Hal yang Perlu Moms Ketahui Jelang Melahirkan
source: https://www.irishmirror.ie/lifestyle/family/dad-moment-announces-daughters-birth-9331467

Sebaiknya coba untuk sedikit lebih rileks dan tenang menghadapinya. Agar lebih siap secara mental dan fisik, berikut ini beberapa hal yang perlu Moms ketahui jelang persalinan:

1. Kontraksi yang terjadi secara berkala

Tanda pertama yang akan Moms rasakan apabila persalinan akan terjadi dalam waktu dekat adalah terjadinya kontraksi secara berkala dan teratur. Gejala ini akan dirasakan ibu hamil sebagai kram dan tegang di rahim dan biasanya akan terjadi pada 10 menit sekali, berbeda dengan kontraksi palsu yang hanya terjadi sesekali saja dan tidak teratur.

Setiap kali kontraksi yang terjadi sekitar 40-50 detik, Moms akan merasakan nyeri dan tidak nyaman. Namun, hal ini wajar dirasakan jelang persalinan, karena si kecil sedang mencari posisi terbaik untuk segera bisa keluar. Moms harus tetap tenang menghadapinya dan atur napas serta perbanyak minum air putih untuk mengurangi rasa nyeri akibat kontraksi tersebut. Dan menuju ke Rumah Sakit agar mendapat penanganan yang tepat.

Agar Siap Mental dan Fisik, Ini 5 Hal yang Perlu Moms Ketahui Jelang Melahirkan
source: https://www.momjunction.com/articles/types-of-contractions-during-pregnancy-and-their-implications_0077215/?amp=1

2. Pembukaan jalan lahir

Seringkali Moms mendengar, jelang persalinan banyak orang menanyakan sudah pembukaan berapa? Karena hal ini memang salah satu tanda jika Moms sebentar lagi akan melahirkan. 

Pembukaan jalan lahir akan berlangsung bertahap, dari mulai mulut rahim yang tertutup sampai dengan pembukaan mulut rahim lengkap, yakni terbuka sekitar 10 sentimeter. Biasanya proses terbukanya jalan lahir sampai lengkap ini memakan waktu 10-15 jam.

Dokter atau bidan akan melakukan cek dalam (vagina touch) dengan memasukkan jari mereka untuk mengetahui pembukaan keberapa Moms pada saat itu. Proses ini mungkin membuat Moms merasa tak nyaman, tapi cobalah berpikir bahwa sebentar lagi Moms akan berjumpa dengan si kecil yang selama ini sudah dinantikan kehadirannya.

baca juga

3. Pecah ketuban dan keluar lendir darah

Ketuban adalah cairan yang menyimpan dan melindungi janin tumbuh di dalam rahim. Pecah ketuban ditandai dengan perasaan ingin buang air kecil namun tak bisa lagi ditahan dan keluar air dari miss V yang cukup banyak dan teratur, berwarna jernih dan tidak berbau. Tak perlu panik, Moms bisa langsung pergi ke Rumah Sakit karena tandanya persalinan akan terjadi dalam waktu dekat.

Namun, perlu menjadi perhatian jika warna ketuban Moms keruh dan kecoklatan, artinya air ketuban telah tercampur dengan mekoniun (kotoran bayi yang baru lahir). Jika si kecil sampai menelannya akan sangat berbahaya. Oleh karena itu, tak isah ragu lagi Moms harus menemui tenaga medis untuk mendapatkan pertolongan.

Selain itu, persalinan juga terkadang ditandai keluarnya lendir bercampur darah (blood show). Tak perlu bingung dan panik, karena hal ini wajar terjadi jelang persalinan. Perubahan dari struktur mulut rahim yang melunak sehingga akan mengeluarkan lendir yang disertai darah dari pembuluh darah serviks.

Agar Siap Mental dan Fisik, Ini 5 Hal yang Perlu Moms Ketahui Jelang Melahirkan

4. Mengejan

Pada proses selanjutnya setelah pembukaan cukup besar, Moms akan mengalami proses mengejan. Rasa mengejan ini secara alami akan timbul dibarengi dengan kontraksi yang terjadi semakin cepat, yaitu berjarak sekitar 4-5menit. 

Pada proses ini, sangat dibutuhkan ketenangan, bagaimana cara Moms mengatur napas dan jika perlu minta bantuan Dads untuk terus mendampingi Moms selama proses mengejan ini berlangsung. 

Posisi yang umumnya dirasakan nyaman saat mengejan adalah posisi supine lithotomy (terlentang di kasur). Moms juga akan secara langsung melakukan involuntary pushing yang secara natural bertujuan agar kepala bayi bisa keluar mengikuti jalan lahir.

5. Komunikatif dengan tenaga kesehatan

Tidak ada yang tahu pasti, apakah Moms akan mengalami kendala saat persalinan nanti ataupun berjalan lancar. Tapi tak ada salahnya untuk selalu menjalin komunikasi terhadap tenaga kesehatan, seperti dokter atau bidan. Karena mereka mengetahui kondisi Moms pada saat hamil tersebut.

Ketika jelang persalinan Moms merasakan nyeri hebat, Moms bisa menyampaikannya ke bidan atau dokter untuk mendapatkan pilihan obat anti nyeri. Pun juga dengan metode persalinan yang akan ditempuh. Normal atau dengan jalan operasi sesar.

Agar Siap Mental dan Fisik, Ini 5 Hal yang Perlu Moms Ketahui Jelang Melahirkan
source: https://www.fiercehealthcare.com/hospitals-health-systems/report-80-obstetrics-liability-claims-involve-high-severity-injuries

Nah, jadi sudah siapkah Moms mengahadapi proses persalinan ini? Intinya jangan panik dan terlalu fokus terhadap perasaan cemas memikirkan persalinan nanti. Rajin kontrol dan terus berdoa. Semoga persalinan Moms berjalan lancar ya!