Jarak kelahiran anak paling ideal di rentang 2 hingga 4 tahun. Hal ini berguna untuk mengurangi angka kematian ibu dan anak. Sehingga moms dan ayah wajib menentukan alat kontrasepsi apa yang akan digunakan pasca kelahiran buah hati. Ada banyak metode kontrasepsi mulai dari jangka pendek hingga panjang. Moms bisa pilih sesuai dengan kebutuhan. Jika moms memilih metode kontrasepsi jangka pendek, kondom bisa menjadi pilihan.

Kondom memang jarang dipilih moms. Metode kontrasepsi hormonal dengan disuntik dan berupa pil lebih jadi primadona. Namun bukan berarti alat ini tidak bisa digunakan untuk mewujudkan keluarga berencana, sebagaimana program pemerintah ya. Selain menjauhkan moms dari berbagai penyakit seksual, kondom juga bisa digunakan bagi moms yang ingin menunda kehamilan. Berikut keuntungan menggunakan kondom untuk cegah kehamilan.

Lebih Praktis

Menggunakan kondom jauh lebih praktis dibanding moms melakukan KB suntik atau obat. Hal ini karena moms tak perlu repot-repot menghitung tanggal ya. Seperti diketahui metode KB suntikdan pil wajib tepat waktu agar efektif. Dengan menggunakan kondom moms tinggal meneydiakan di rumah dan bisa digunakan kapan saja. Memang alat yang satu ini masih terdengar negatif di masyarakat kita ya moms. Tapi coba deh berpikir lebih ke fungsinya, dan bukan pada perspektif.

Lebih Praktis
baca juga

Tak Perlu Khawatir Efek Sampingnya

Bukan rahasia lagi ya moms, alat kontrasepsi hormonal memiliki efek samping. Metode KB suntik per bulan sangat tidak dianjurkan karena berdampak bururk pad ASI. Hal ini mungkin yang membuat moms bingung dalam memutuskan menggunakan alat kontrasepsi. Di sisi lain moms dan ayah harus memilih salah satu untuk mencegah jarak kelahiran anak terlalu dekat. Meski demikian cerita efek samping akan penggunaan alat kontrasepsi hormonal jangka pendek, seperti metode suntik dan obat membuat moms tak memilih alat kontrasepsi.

Dan akhirnya mengandalkan tanggal masa subur. Metode ini juga bisa jadi pilihan namun hanya untuk moms yang memiliki jadwal menstruasi tetap. Sementara yang memiliki siklus menstruasi terbilang acak tentu tidak efektif. Jadi kondom bisa jadi pilihan.

Tak Perlu Khawatir Efek Sampingnya

Tambah Kompak dengan Suami

Saat memutuskan untuk menunda kehamilan berdiskusi dengan suami menjadi hal yang utama. Karena moms dan ayah perlu menentukan alat kontrasepsi yang akan digunakan. Kondom pria lebih mudah ditemukan, memilih kondom sebagai alat kontrasepsi menambah kekompakkan dengan ayah moms. Ayah pun ikut berpartisipasi dalam menjaga rentang waktu kelahiran anak demi kesejahteraan ibu dan anak yang telah lahir. Jika kondom merupakan alat yang asing bagi Ayah, tentu menambah wawasan sebelum menggunakannya sangat dianjurkan.

Tambah Kompak dengan Suami
baca juga

Efektif Cegah Kehamilan

Selain untuk mencegah penularan penyakit dari aktivitas seksual. Kondom juga efektif cegah kehamilan. Kondom bisa jadi pilihan untuk kontrasepsi jangka pendek. Keefektifannnya pun bergantung pada kualitas dari alat itu sendiri. Pilih kondom dengan kualitas terbaik. Jangan lupa memotong kuku sebelum menggunakannya, untuk mencegah kebocoran karena tergores.

Efektif Cegah Kehamilan

Meski terbuat dari bahan khusus, namun moms dan ayah perlu mempertimbangkan menggunakan pelumas agar lebih nyaman. Tersedia dalam berbagai merek, moms bisa pilih sesaui  dengan kebutuhan. Oia moms metode ini bisa digabungkan dengan kontrasepsi kalender. Ayah memiliki peran cukup besar dalam menggunakan alat kontrasepsi ini, terutama kondom pria. Jadi dibutuhkan komitmen yang kuat dari ayah untuk memilih kondom sebagai alat penunda kehamilan tersebut.

Kondom Wanita dan Pria

Kondom sendiri terdiri dari dua macam moms. Terdapat kondom untuk pria dan wanita. Mungkin untuk kondom wanita masih agak sulit ditemukan di apotik atau minimarket, namun moms bisa mempetimbangkan menggunakannya. Agar kekompakkan dengan ayah bisa terjaga. Untuk kondom wanita digunakan dengan cara memasukannya ke miss V. Fungsinya sama dengan kondom pria, yakni untuk menahan cairan sperma membuahi sel telur.