Seiring pertumbuhan dan perkembangan si kecil, Beautynesian pasti akan menemukan sejumlah masalah, salah satunya ketika si kecil sulit buang air besar. Tentunya hal ini tidaklah baik untuk kesehatannya, karena itu berarti si kecil menyimpan kotoran beserta zat-zat yang seharusnya dibuang dan tidak mengendap dalam tubuh. Namun, tidak sedikit orang tua yang belum mengetahui apa penyebab balita susah buang air besar. Oleh sebab itu, kali ini beautynesia.id akan membagikan informasi mengenai 5 faktor yang dapat menyebabkan balita susah buang air besar. Let’s check it now!
 

source: http://www.parentscanada.com/toddler/helpful-hints-for-dealing-with-the-ins-and-outs-of-constipation

 

Kurangnya Konsumsi Serat dan Air

Salah satu penyebab yang paling sering ditemukan pada kasus sulitnya BAB pada balita ialah kurangnya konsumsi serat dan air lho, Beautynesian. Serat dan air akan sangat membantu mempermudah proses pencernaan sehingga si kecil dapat buang air besar dengan lancar. Selain itu, serat dan air juga dapat membuat poop si kecil tidak menjadi keras sehingga ia tidak akan merasa sakit dan malas untuk buang air besar.

Untuk meningkatkan konsumsi serat, Beautynesian dapat mengajak dan mengajari si kecil untuk mengkonsumsi sayur-mayur, buah-buahan, dan air mineral secara rutin. Bila si kecil termasuk sulit mengonsumsi sayur, buah, maupun air, Beautynesian dapat menyulap sayur dan buah-buahan menjadi bentuk makanan yang lucu karena si kecil pasti suka dan menjadi tertarik untuk menikmatinya, memberikan jus yang berisikan campuran beberapa buah dan sayur, atau memberikan suplemen yang mengandung ekstrak sayur dan buah.

baca juga


Menahan BAB

Meskipun terdengar klise, Beautynesian perlu mengetahui bahwa penyebab anak susah buang air besar yang paling terutama ialah kebiasaan menahan BAB. Yep, it is. Mungkin pada awalnya si kecil hanya sesekali menahan buang aing besar, tetapi karena sering dilakukan berulang-ulang, si kecil akan memutuskan untuk menahannya saja setiap keinginan untuk BAB muncul.

Kebiasaan menahan BAB ini bisa dipengaruhi oleh berbagai hal lho, mulai dari rasa takut untuk buang air besar sendirian di toilet, toilet yang tidak bersih, tidak terbiasa dengan kondisi toilet yang baru dimasuki, merasa toilet tidak memberikan privasi yang si kecil butuhkan, hingga trauma akibat rasa sakit yang sebelumnya si kecil alami ketika buang air besar karena poop-nya keras.



Alergi Terhadap Susu

Meski produk dairy seperti susu dan keju biasanya digemari oleh balita, Beautynesia tetap perlu berhati-hati dalam memberikan produk ini untuk dikonsumsi anak. Mengapa? Karena produk dairy memiliki potensi menyebabkan sulitnya buang air besar jika tubuh si kecil alergi terhadap kandungan zat pada susu sapi.

baca juga



Keturunan

Penyebab lain balita sulit buang air besar ialah faktor keturunan. Jika kamu memiliki ayah, ibu,, kakek, atau nenek yang juga mengalami masalah buang air besar, maka kemungkinan besar si kecil juga dapat membawa faktor genetik ini yang membuatnya sulit buang air besar.

 

Perubahan Rutinitas

Meski merupakan proses perkembangan yang harus dijalani oleh seorang anak, perubahan pada rutinitas, seperti jenis makanan yang dikonsumsi ataupun aktivtas yang dilakukan, dapat mempengaruhi sulitnya buang air besar pada si kecil lho. Ketika menu makanan balita beralih dari makanan cair seperti susu formula dan ASI menjadi makanan padat, sistem pencernaannya akan kaget sehingga dapat menghambat kerja sistem pencernaan dan membuat si kecil sulit buang air besar. Tidak hanya itu, Mayoclinic bahkan menuturkan bahwa balita akan mengalami kesulitan BAB ketika pertama kali meninggalkan rumah untuk berakhtivitas di sekolah.


Well, semoga Beautynesian dapat semakin memahami penyebab balita susah buang air besar sehingga ketika si kecil mengalaminya, kamu tahu apa yang harus dilakukan untuk membantu si kecil menghilangkan kondisi itu.

source: http://www.childcarefinder.ie/wait-before-you-begin-toilet-training/