Akhir pekan kemarin tepatnya hari Sabtu, 28 Oktober 2017 adalah hari yang menyenangkan bagi keluarga kami (saya, suami, dan anak perempuan saya Aruna), pasalnya kami sekeluarga diundang untuk menghadiri acara kantor suami yang diselenggarakan di Dunia Fantasi (Dufan) - Taman Impian Jaya Ancol Jakarta.

"Wah, bisa sekalian rekreasi sekeluarga gratis nih !" begitu pikir saya.

Perbekalan pun segera kami persiapkan sebelum pergi ke sana, terutama yang berkaitan dengan kebutuhan Aruna mulai dari pakaian ganti, diapers, toiletries, handuk kecil, tisu basah dan kering, obat-obatan anak jika diperlukan, cemilan berupa buah-buahan dan biskuit, makanan, minuman, sampai dengan baby carrier andalan kami saat bepergian. Kami sengaja tidak membawa stroller karena kami pikir dengan membawa baby carrier saja sudah cukup untuk memudahkan aktivitas kami saat membawa anak. Kami masih bisa mobile ke sana ke mari dengan anak tetap aman dan nyaman dalam dekapan orang tuanya.

Pada akhirnya hari keberangkatan kami ke Dufan pun tiba, begitu sampai sana Aruna sangat senang dan antusias sekali, terlihat dari matanya yang berbinar-binar dan wajahnya yang menunjukkan keceriaan. Sepanjang perjalanan dari tempat parkir menuju pintu gerbang masuk Dufan, ia tidak berhenti mengoceh dan tertawa-tawa sendiri.

"Wah, syukurlah kalau begitu !" gumam saya.



Acara yang bertajuk "Together We Will Achieve The Greatest Things" ini dibuka secara resmi mulai pukul 09.00 dan berakhir pada pukul 11.00 setelah itu acara bebas hingga pukul 17.00. Acara bebas artinya kami bisa naik wahana yang ada di Dufan sesuai pilihan masing-masing dengan sesuka hati.

Mengingat saya dan suami pergi dengan membawa Aruna, otomatis wahana yang dipilih harus disesuaikan dengan usia Aruna yang saat ini baru setahun. Ada banyak wahana di Dufan yang cocok untuk kriteria anak-anak namun beberapa diantaranya hanya memperbolehkan anak-anak dengan tinggi badan tertentu agar dapat menaikinya.

Wahana yang cocok untuk anak-anak, diantaranya seperti : Istana Boneka, Treasure Land (pertunjukkan pentas aksi langsung oleh stuntman), Alap-Alap (roller coaster ukuran mini untuk anak-anak dengan tinggi minimum 100 centimeter), Rumah Jahil (rumah kaca), Rango-Rango (rumah miring), Ubanga-Banga (bumper car untuk anak-anak dengan tinggi minimum 125 centimeter), Turangga-Rangga (merry go around), Happy Feet (teater simulasi tiga dimensi untuk anak-anak dengan tinggi minimum 125 centimeter), Ice Age, Gajah Bledug (untuk anak-anak dengan tinggi minimum 125 centimeter), dan Bianglala.



Menyenangkan sekali jika dapat menaiki semua wahana untuk anak-anak tersebut selama di Dufan tetapi karena kami ke sana akhir pekan alias weekend pasti pengunjung yang datang sangat padat, otomatis antrian pun menjadi sangat panjang dan melelahkan. Akhirnya kami hanya mencoba tiga diantaranya saja, yaitu Istana Boneka, Treasure Land, dan Hello Kitty Adventure. Oiya, wahana Hello Kitty Adventure adalah wahana baru di Dufan berupa bangunan berbentuk kapsul apel didominasi warna pink yang menjadi ciri khas Hello Kitty. Wahana ini dibagi menjadi beberapa ruangan yang berisi patung-patung maupun gambar-gambar Hello Kitty.



Ada beberapa tips dan saran yang harus diperhatikan lho, Moms bagi yang berencana mengajak anaknya untuk rekreasi ke Dufan agar liburan bersama si kecil tetap aman, nyaman, dan terasa menyenangkan. Beberapa tips dan sarannya, yaitu :

1. Membuat Perencanaan Wahana Mana Saja yang Akan Dikunjungi
Ini penting sekali, Moms untuk menghemat waktu dan tenaga agar si kecil tidak terlalu lelah. Sebaiknya kita perlu tahu lokasi setiap wahana yang akan dituju, berikut saya lampirkan peta informasinya ya.



2. Menggunakan Fasilitas yang Disediakan oleh Pihak Dufan
Dufan sangat memperhatikan fasilitas untuk orang tua yang membawa anak, seperti ruang bagi ibu menyusui dan mengganti diaper disebut Baby Care, penyewaan stroller gratis, ruang perawatan atau P3K yang dapat dimanfaatkan jika anak mengalami cedera, sakit, atau butuh pengobatan dengan bantuan dokter tentunya, dan drinking fresh water (air segar yang dapat diminum secara langsung dari kran dan gratis tetapi dijamin bersih dan sehat).

3. Membawa Topi, Payung, dan Kipas (Kipas Biasa atau Kipas Angin Portable)
Wah, udara di Dufan terasa panas dan gerah terlebih pada saat mengantri di tempat yang kurang sirkulasi udaranya ! Aruna sampai berkeringat banyak dan terasa lengket kulitnya.

4. Menggunakan Gendongan yang Nyaman
Mau gendongan tradisional jarik, baby wrap, baby carrier, atau pun gendongan kaos yang penting anak dan yang menggendong merasa aman dan nyaman karena pada saat mengantri wahana tidak memungkinkan untuk membawa stroller masuk ke tempat antrian.

5. Membawa Stroller Pribadi
Dikarenakan penyewaan stroller gratis di Dufan kuotanya terbatas maka disarankan lebih baik membawa stroller sendiri saja dan kalau pun gratis tetap ada batas waktunya untuk dapat bergantian dengan pengunjung lain. Lumayan kan bisa untuk anak tidur jika kelelahan dan mengantuk.

Nah, itu tadi beberapa tips dan saran dari saya. Semoga dapat memberikan informasi yang bermanfaat ya, Moms !

Semoga ke depannya pihak pengelola Dufan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan bagi fasilitas penunjang untuk bayi dan anak-anak.

Selamat berwisata ke Dufan. Jangan lupa share dan beri komentarnya ya ! Sampai bertemu lagi di Nitta Story selanjutnya...



Trims,
Nitta Yunitasari